Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam sebagai Landasan Pembaruan Sistem Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7615Keywords:
Rekonstruksi pemikiran, pendidikan agama Islam, sistem pendidikan, integrasi ilmu, pendidikan transformatifAbstract
Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi digital, globalisasi, dan perubahan sosial yang berlangsung secara cepat menuntut adanya pembaruan sistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak lagi cukup dipahami sebagai proses transmisi pengetahuan keagamaan yang bersifat normatif, tetapi harus direkonstruksi menjadi paradigma pendidikan yang mampu mengintegrasikan dimensi spiritual, intelektual, moral, dan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi rekonstruksi pemikiran Pendidikan Agama Islam sebagai landasan pembaruan sistem pendidikan serta merumuskan arah pengembangannya dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi pemikiran Pendidikan Agama Islam perlu diarahkan pada paradigma integratif, transformatif, dan kontekstual yang menghilangkan dikotomi ilmu agama dan ilmu umum. Rekonstruksi tersebut mencakup pembaruan aspek epistemologi, kurikulum, metode pembelajaran, kompetensi pendidik, serta pemanfaatan teknologi digital. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam dapat berfungsi sebagai fondasi dalam membangun sistem pendidikan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia serta memiliki daya saing global.
References
Anwar, A. (2025). Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Agama Islam Integratif-Transformatif dalam Merespons Tantangan Pendidikan Abad Ke-21. 02(04), 2437–2443.
Hadi, I. A., Azhar, M. H. D. S., & Nurbanani, G. G. (2026). Reconstructing Islamic Education Paradigms to Address Social Pluralism and Contemporary Religious Value Crises. 10(1). https://doi.org/10.21111/educan.v10i1.18
Ibnu Rusydi. (2012). PARADIGMA PENDIDIKAN AGAMA INTEGRATIF-TRANSFORMATIF. I.
Iswati. (2017). TRANSFORMASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK YANG HUMANIS RELIGIUS. 3(20), 41–55.
Kamalov, F., Calonge, D. S., & Gurrib, I. (2023). New era of artificial intelligence in education: towards a sustainable multifaceted revolution. 1–36.
Mizar Aulia. (2026). Rekonstruksi Epistemologi Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Pendidikan Kontemporer. 3(3), 1–11.
Purnamasari, A. M., Priarni, R., & Adibah, I. Z. (2026). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Multikultural dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik. 9, 3740–3745.
Qiso, A. A., Nafisah, A., Pebrikarlepi, E., & Wahyudi, M. (2025). Al-Ishlah : Jurnal Pendidikan Islam Reconstructing the Integrative Paradigm of Islamic Education : A Critical Analysis of Integrated Islamic Schools in Indonesia. 23(1), 49–61. https://doi.org/10.35905/alishlah.v23i1.13625
Rusmanto. (2023). Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum di Jambi. 1–23.
Syahri, H., & Shidiq, A. (2025). Rekonstruksi Sistem Pendidikan Islam Berdasarkan IHES ( Integrated Holistic Education System ) Melalui Peran Guru. 04(01), 51–55.
Tsaniyah, R. I., Hidayah, N., & Saputri, I. A. (2025). Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam Adaptif : Integrasi Tauhid , Teknologi dan Sains untuk Mewujudkan Generasi Qur ’ ani Modern. 5(4), 370–383.
Widia Yelsa, Fatmawati, A. L. (2026). REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM: SINTESIS NORMATIF, HISTORIS, DAN FILOSOFIS MENUJU MODEL BERKELANJUTAN. 12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iskandar Mirza, Aris Warisman, Tri Ahmad Syarif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a