Model Pembelajaran Social Emotional Learning (SEL) Terhadap Perkembangan Sosial Generasi Alpha Pada Mata Pelajaran PPKN Kelas IV Di MIN 2 Bandar Lampung

Authors

  • Dewanti Intan Lestari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Nurul Hidayah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Yuliyanti Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Mardiyah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.8402

Keywords:

Pembelajaran Sosial Emosional (SEL), perkembangan sosial, Generasi Alpha, PPKn, siswa sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan sosial generasi alpha pada peserta didik kelas IV, khususnya dalam kemampuan berinteraksi sosial berbasis teknologi pada mata pelajaran PPKn di Madrasah Ibtidaiyah. Pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam berpartisipasi dan berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Social Emotional Learning (SEL) terhadap perkembangan sosial generasi alpha pada mata pelajaran PPKn kelas IV di MIN 2 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experimental Design melalui desain Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 112 peserta didik kelas IV, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur indikator perkembangan sosial generasi alpha meliputi kemampuan menghargai orang lain dan norma sosial, kemandirian, responsivitas terhadap informasi, kemampuan berinteraksi sosial berbasis teknologi, fleksibilitas sosial, dan kreativitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (t-test). Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SEL efektif dalam meningkatkan perkembangan sosial generasi alpha pada mata pelajaran PPKn. Model SEL juga diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan aspek sosial emosional peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustian, I., Saputra, H. E., & Imanda, A. (2019). Pengaruh sistem informasi manajemen terhadap peningkatan kualitas pelayanan di PT. Jasa Raharja Putra Cabang Bengkulu. Profesional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 6(1), 42–60.

Ahmad, H. (n.d.). Pendidikan generasi Alpha: Tantangan masa depan guru Indonesia.

Amin, N. F., et al. (2023). Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 14(1), 15–31.

Anggraini, F. D. P., Hartanto, A. A., Aprianti, V. A. V., & Setyawati, V. A. (2022). Pembelajaran statistika menggunakan software SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Jurnal Basicedu, 6(4), 6491–6504.

Anwar, A. (2009). Statistika untuk penelitian pendidikan dan aplikasinya dengan SPSS dan Excel.

Yulianto, A., Fatchan, A., & Astina, I. K. (2017). Penerapan model pembelajaran project based learning berbasis lesson study untuk meningkatkan keaktifan. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2, 448–453.

Atkins, J. L., et al. (2023). Social and emotional learning and ninth-grade students’ academic achievement. Journal of Intelligence.

Azizah, R. N., & Syafi’i, I. (2022). Peningkatan perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui permainan tradisional. Jurnal Lentera Anak, 3(4), 53–62.

Barat, P. J. (2024). Metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif untuk ilmu sains.

Caesilia, I. K. W. (2020). Pembelajaran sosial emosional. E-book.

Damayanti, N., Marpaung, A. K., & Koresy, A. (2023). Strategi pembelajaran project based learning (PjBL). Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2), 706–719.

Dasar, J. P., Siswa Kelas, & III Sekolah. (2023). Efektivitas model Think Pair Share dan STAD terhadap karakter toleransi. Jurnal Pendidikan Dasar, 7, 614–623.

Dian Aprelia Rukmi, et al. (2023). Pengembangan instrumen untuk mengukur keterampilan kreatif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 6(1), 75–86.

Febri, J., et al. (2025). Dampak teknologi digital dalam. Jurnal Ilmiah, 2, 1–6.

Fitri, A., et al. (2023). Dasar-dasar statistika untuk penelitian. Yayasan Kita Menulis.

Hasan, L., & Osronita. (2021). Pelatihan pembelajaran sosial emosional bagi guru sekolah dasar. Jurnal Arsy, 2(2), 23–29.

Herwanti, K., Nugrohadi, S., & Baatarkhuu, K. (2022). Importance of data-based planning in Kurikulum Merdeka implementation.

Hildawati, et al. (2024). Buku ajar metodologi penelitian kuantitatif & aplikasi pengolahan analisa data statistik.

Indana Zulfa Majidah, & Ahmadi, A. (2024). Pembelajaran sosial emosional dalam kurikulum merdeka. Ilmu Budaya, 8, 579–596.

Jefri, M., Anggraini, D., & Oktora, M. Z. (2022). Validitas dan reliabilitas kuesioner. Scientific Journal, 1(1), 36–45.

Khoerunnisa, et al. (2025). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk etika digital remaja. Didaktik, 11, 167–186.

Kholif. (2025). Pembelajaran sosial emosional dalam kurikulum Indonesia. Jurnal Pendidikan Tuntas, 3(2), 6.

Latifah, A., Eppang, M., & Buraerah, S. (2023). Metodologi penelitian kesehatan.

Maya Nurfitriyanti. (2016). Model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Formatif, 6(2), 149–160.

Mundarto, W. S., Wijayanti, A., et al. (2024). Implementasi pembelajaran sosial dan emosional. Innovative Journal, 4(2), 7531–7542.

Muzaki, A. N., Rohmah, A., & Ngaini, D. N. (2025). Studi literatur pembelajaran sosial emosional. JMA, 3(6), 3031–5220.

Nuraeni, I., et al. (2023). Mengintegrasikan pembelajaran sosial dan emosional di SD. Cermin: Jurnal Penelitian, 7(2), 449–458.

Nuralimah, S., Alamsyah, M. N., & Ningsih, N. W. (2025). Strategi integratif pendidikan Islam generasi Alpha. Jurnal QOSIM, 3(2), 626–643.

Paolini, A. (2019). Social emotional learning: Role of the school counselor. Anatolian Journal of Education, 4(1), 1–12.

Prodeita, T. V. (2025). Menggali peluang pendidikan digital generasi Alpha. Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 25(1), 55–67.

Redhana, I. W. (2025). Pembelajaran sosial emosional. Goresan Pena Publishing.

Sianturi, R. (2022). Uji homogenitas sebagai syarat pengujian analisis. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama, 8(1), 386–397.

Sihite, R. R., Adam, A., & Musthafa, W. (2023). Efektivitas pengelolaan anggaran dana desa. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pemerintahan, 2(2), 92–98.

Sinta, T., et al. (2024). Pembelajaran sosial emosional dalam kurikulum merdeka. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 8, 579–596.

Usia, A., et al. (2025). Strategi guru dalam mengembangkan pembelajaran sosial emosional. Pendas, 10, 2548–6950.

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Dewanti Intan Lestari, Nurul Hidayah, Yuliyanti, & Mardiyah. (2026). Model Pembelajaran Social Emotional Learning (SEL) Terhadap Perkembangan Sosial Generasi Alpha Pada Mata Pelajaran PPKN Kelas IV Di MIN 2 Bandar Lampung. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 3562–3569. https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.8402

Issue

Section

Articles