Rekontruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai, Akhlak, dan Peradaban
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7681Keywords:
pendidikan Islam, rekonstruksi pendidikan, akhlak, nilai, peradaban, era globalAbstract
Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, termasuk pada bidang pendidikan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai persoalan, seperti melemahnya nilai-nilai moral, meningkatnya individualisme, serta tantangan dalam mempertahankan identitas keislaman di tengah arus modernisasi. Di sisi lain, pendidikan Islam masih menghadapi berbagai kendala, antara lain pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum, dominasi pendekatan pembelajaran yang bersifat teoritis, serta belum optimalnya penguatan karakter dalam proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi pemikiran pendidikan Islam yang berlandaskan nilai, akhlak, dan peradaban sebagai strategi dalam menjawab tantangan era global. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui kajian terhadap berbagai literatur pendidikan Islam klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam perlu dikembangkan melalui penguatan nilai-nilai spiritual, pembentukan akhlak sebagai inti pendidikan, serta pengembangan wawasan peradaban yang berorientasi pada kemajuan umat. Implementasi gagasan tersebut dapat diwujudkan melalui kurikulum yang integratif, pembelajaran yang holistik, lingkungan pendidikan yang kondusif, serta pemanfaatan teknologi yang berlandaskan etika dan nilai-nilai Islam. Rekonstruksi pendidikan Islam yang demikian diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, kepedulian sosial, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat berfungsi sebagai sarana pembentukan insan yang berkarakter sekaligus berkontribusi dalam pembangunan peradaban yang berkelanjutan
References
Abdurrahman. (2024). Metode Penelitian Kepustakaan dalam Pendidikan Islam. Adabuna : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 3(2), 102–113. https://doi.org/10.38073/adabuna.v3i2.1563
Aisy, J. R., Muzaki, M., Aiswara, L., & Khasanah, N. (2026). Pentingnya Pendidikan Berkarakter Untuk Menghadapi Tantangan Globalisasi. 4.
Akmansyah, M. (2015). AL-QUR’AN DAN AL-SUNNAH SEBAGAI DASAR IDEAL PENDIDIKAN ISLAM.
Anwar, S. (2025). Reorientasi Pendidikan Islam di Era Disrupsi Digital: Studi Kualitatif tentang Integrasi Nilai Akhlak dan Literasi Digital di Madrasah.
Dewi Murni Wulandari. (2023). TUJUAN PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN. Ilma Jurnal Pendidikan Islam, 1(2). https://doi.org/10.58569/ilma.v1i2.566
Haryono, E., Suprihatiningsih, S., Septian, D., Widodo, J., Ashar, A., & Sariman, S. (2024). New Paradigm Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) di Perguruan Tinggi. An-Nuur, 14(1). https://doi.org/10.58403/annuur.v14i1.391
Nasim, M. (2024). PERAN PENDIDIKAN. 17.
Saridudin, S. (2025). TRANSFORMASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) UNTUK MENJAWAB TANTANGAN ABAD 2. Jurnal Pendidikan Islam.
Siddik, A., Dila, I. Y., Irawan, A. Z., & Andini, D. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Dan Akhlak Mulia Peserta Didik. 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iyad Suryadi, Neni Sriyani, Rosalia Ananta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a