Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam antara Tradisi, Modernitas dan Spiritualitas

Authors

  • Iyad Suryadi Universitas Islam Nusantara
  • Rikha Destya Rahmadanti Universitas Islam Nusantara
  • Rizki Akbar Mubaroq Azhar Universitas Islam Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7417

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, rekonstruksi pendidikan, tradisi Islam, modernitas, spiritualitas.

Abstract

Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi telah membawa perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Kondisi tersebut menuntut adanya pembaruan paradigma pendidikan yang mampu mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep rekonstruksi Pendidikan Agama Islam, menganalisis peran tradisi, modernitas, dan spiritualitas dalam pendidikan Islam, serta merumuskan model rekonstruksi yang sesuai dengan tantangan pendidikan masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik, kemudian dianalisis melalui teknik analisis isi secara sistematis dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pendidikan Islam yang tercermin dalam turats, pesantren, dan nilai adab masih memiliki peran penting sebagai dasar pembentukan identitas pendidikan Islam. Di sisi lain, modernitas membuka peluang bagi pengembangan pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi, inovasi metode, dan penguatan kompetensi peserta didik. Sementara itu, spiritualitas menjadi unsur yang tidak dapat dipisahkan karena berfungsi membentuk karakter, akhlak, dan kesadaran religius. Kajian ini menghasilkan model rekonstruksi Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan tradisi, modernitas, dan spiritualitas sebagai satu kesatuan yang saling mendukung dalam mewujudkan pendidikan Islam yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan manusia yang berilmu serta berakhlak mulia.

References

Aisy, S. (2024). Tantangan pendidikan agama Islam di era globalisasi. Maliki Interdisciplinary Journal, 5(1), 52–64.

Arifin, M. (2022). Filsafat pendidikan Islam: Tinjauan teoritis dan praktis. Jakarta: Bumi Aksara.

Kamaludin, K., Mujahidin, E., & Andriani, N. (2024). Landasan Pendidikan Adab Santri Di Pondok Pesantren Modern. Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman, 9(2), 162–173. https://doi.org/10.36420/ju.v9i2.6882

Lestari, T., Maulida, H. S., & Ubabuddin. (2024). Tantangan pendidikan Islam di era globalisasi. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (Edunomi), 6(2), 71–83.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mursalin, H., Mujahidin, E., & Hidayat, T. (2023). ANALISIS KONSEP TAZKIYATUN NAFS AHMAD ANAS KARZON UNTUK PESERTA DIDIK.

Nasiri. (2020). Urgensi pendidikan agama Islam di era globalisasi. Jurnal Keislaman, 3(2), 109–118.

Norhidayah, Wulandzari, & Ajahari. (2025). Strategi pendidikan Islam menghadapi era globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 88–98.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Ubaidillah. (2023). Relevansi turats dalam pendidikan Islam kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(1), 61–72.

Wulandzari, A. (2025). Strategi Pendidikan Islam Menghadapi Era Globalisasi. 9.

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Iyad Suryadi, Rikha Destya Rahmadanti, & Rizki Akbar Mubaroq Azhar. (2026). Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam antara Tradisi, Modernitas dan Spiritualitas. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 659–672. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7417

Issue

Section

Articles