Fitnah Terhadap Harta dan Anak dalam Al-Qur’an Surah Al-Anfal Ayat 28: Analisis Tematik Konsep Ujian Kehidupan
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7780Keywords:
Fitnah, Harta, Anak, Ujian Kehidupan, Surah Al-Anfal Ayat 28.Abstract
Masyarakat awam sering menyalahartikan kata "fitnah" sebatas tuduhan palsu. Padahal, Al-Qur'an Surah Al-Anfal ayat 28 menegaskan bahwa harta kekayaan dan anak keturunan adalah bentuk fitnah, yang artinya ruang ujian hidup berupa kesenangan. Penelitian kepustakaan ini bertujuan untuk mengupas makna, karakteristik, serta solusi praktis Al-Qur'an dalam menghadapi ujian harta dan anak menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujian harta memiliki karakteristik yang memanipulasi batin manusia melalui kenyamanan fisik. Kelimpahan materi rawan memicu penyakit hati seperti kesombongan, budaya pamer kemewahan (flexing), hingga hilangnya kesadaran akan akhirat karena manusia merasa uang bisa mengendalikan segalanya. Sementara itu, ujian anak bekerja di wilayah emosional dan kasih sayang terdalam. Rasa cinta yang buta dan cemas akan masa depan anak sering kali membuat orang tua goyah, hingga rela menghalalkan segala cara seperti korupsi atau menipu di tempat kerja, serta mengubah kepribadian orang tua menjadi kikir dan penakut demi mempertahankan jabatan. Sebagai solusi nyata, Al-Qur'an menawarkan konsep manajemen hati yang seimbang. Untuk urusan harta, manusia dididik menempatkan materi sebatas alat di tangan dengan rutin membersihkannya melalui zakat, infak, dan sedekah. Untuk urusan anak, orang tua harus mengubah sudut pandang dari "memiliki" menjadi "mengemban amanah" dengan fokus menanamkan fondasi iman dan akhlak. Melalui langkah praktis ini, posisi harta dan anak akan berbalik arah dari sumber malapetaka spiritual menjadi investasi amal jariah yang menyelamatkan manusia di akhirat.
References
Al-Qur'an dan Terjemahannya. (2017). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Al-Mubarakfuri, S. R. (2016). Sirah Nabawiyah: Ar-Rahiq al-Makhtum. Ummul Qura.
https://books.google.co.id/books?id=vVpIDwAAQBAJ
Al-Munawar, S. A. H. (2015). Fikih Hubungan Keluarga dalam Islam. Ciputat Press.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=945203
Al-Qaradawi, Y. (2011). Hukum Zakat: Studi Komparatif Mengenai Status dan Filsafat Zakat. Litera Antarnusa. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=384721
Ali, Y. (2020). Konsep Hubbud Dunya dalam Pandangan Mufasir Klasik. Jurnal Riset Teologi Islam, 8(1), 21–35. https://doi.org/10.30821/jrti.v8i1.7132
Aminah, S. (2023). Tuntutan Gaya Hidup Anak sebagai Pemicu Perilaku Menyimpang Orang Tua. Jurnal Kajian Keluarga dan Gender, 7(1), 30–45.
https://doi.org/10.26740/jkkg.v7n1.p30-45
Arifin, M. (2020). Korelasi antara Keterikatan Emosional Keluarga dengan Tingkat Kedermawanan Sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 10(2), 80–95.
https://doi.org/10.15642/jki.2020.10.2.80-95
As-Suyuthi, J. (2002). Lubaabun Nuquul fii Asbaabin Nuzuul. Darul Kutub al-Ilmiyyah.
https://archive.org/details/LubabunNuqul
Az-Zuhaili, W. (2009). Tafsir Al-Munir fi al-Aqidah wa al-Syari'ah wa al-Manhaj. Dar al-Fikr.
https://archive.org/details/TafsirAlMunirAzZuhaili
Baqi, M. F. A. (2018). Al-Lu'lu' wal Marjan: Kumpulan Hadis Shahih Bukhari Muslim. Pustaka Al-Kautsar. https://books.google.co.id/books?id=9S9hDwAAQBAJ
Chodjim, A. (2018). Membangun Resiliensi Spiritual Berbasis Teologi Al-Qur'an. Pustaka Pelajar. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1173612
Daradjat, Z. (2012). Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Sekolah. Ruhama.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=521094
Faiz, F. (2021). Psikologi Qurani: Menata Hati Menggapai Ilahi. Mizan.
https://books.google.co.id/books?id=E_YpEAAAQBAJ
Hafidhuddin, D. (2013). Zakat dalam Perekonomian Modern. Gema Insani Press.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=835102
Hidayat, R. (2021). Analisis Kriminologi Islam terhadap Penyebab Korupsi Kepala Keluarga. Jurnal Hukum dan Keadilan, 15(3), 105–120.
https://doi.org/10.20473/ydk.v15i3.24152
Ibnu Katsir, I. (2000). Tafsir al-Qur'an al-Azhim. Dar al-Hadits.
https://archive.org/details/TafsirIbnuKatsir_201903
Ibnu Manzhur, M. (1994). Lisan al-Arab. Dar Shadir.
https://archive.org/details/LisanAlArab_Arabic
Mansur, H. (2022). Dampak Budaya Flexing terhadap Kesehatan Mental Perspektif Hukum Islam. Jurnal Studi Al-Qur'an Kontemporer, 12(2), 40–55.
https://doi.org/10.21009/jsq.012.2.03
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1138244
Razak, N. (2014). Dinamika Amal Jariah dalam Perspektif Hukum Islam. Bina Ilmu.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=234812
Riza, S. (2017). Sifat Kikir dan Takut Miskin dalam Tinjauan Hadis Nabi. Darul Haq.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1039401
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an. Lentera Hati. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=581023
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1194821
Syafii, A. (2019). Sosiologi Islam: Membedah Penyakit Sosial Masyarakat Modern. Remaja Rosdakarya. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1152011
Thabathaba'i, M. H. (1997). Tafsir al-Mizan. Muassasahi al-A'lami.
https://archive.org/details/TafsirAlMizan
Ulwan, A. N. (2016). Tarbiyatul Aulad fil Islam: Panduan Mendidik Anak dalam Islam. Darus Salam. https://archive.org/details/TarbiyatulAulad
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Mardhatillah, ‘Aidil ‘Azza Mu’izzuddin, Agustiar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a