Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Pada Pembelajaran PAIBP di SMAN 2 Rambatan
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.5796Keywords:
Problem Based Learning, Keterampilan Berpikir Kritis, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP).Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang ditentukan menggunakan teknik total sampling, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen berdasarkan uji Paired Sample t-Test. Namun, hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model PBL belum memberikan pengaruh yang signifikan dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpotensi meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, namun efektivitasnya belum lebih unggul secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional, sehingga diperlukan optimalisasi dalam penerapannya.
References
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois, 2(4), 1–8.
Halimah, H., Haikal, M., & RAMADANI, S. H. D. (2024). Efektivitas Problem-Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis: Sebuah Studi Komparatif. Journal Of Authentic Research Учредители: Lembaga Penelitian Dan Pemberdayaan Masyarakat-LITPAM, 3(1), 65–80.
Hermansyah, H. (2020). Problem based learning in indonesian learning. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 3(3), 2257–2262.
Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 16(3), 235–266.
Kirschner, P., Sweller, J., & Clark, R. E. (2006). Why unguided learning does not work: An analysis of the failure of discovery learning, problem-based learning, experiential learning and inquiry-based learning. Educational Psychologist, 41(2), 75–86.
Lamusiah, S. (2026). Kajian Kurikulum Nasional Dalam Pembelajaran Berbasis Tcl (Teacher Centered Learning) Dan Scl (Student-Centered Learning). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 730–744.
Masrinah, E. N., Aripin, I., & Gaffar, A. A. (2019). Problem based learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 1, 924–932.
Nabilah, A., & Syamsurizal. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Edukasi Biologi, 10(1), 42–48.
PISA. (2022). PISA Result. In Journal Pendidikan. Paris: OECD Publishing. https://www.oecd.org/publication/pisa-2022-results/country-notes/malaysia-1dbe2061/
Prasasty, A. T., Handayani, Y., & Suharyati, H. (2025). Pendekatan Konstruktivisme: Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Pembelajaran Aktif di Sekolah. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2048–2054.
Rasyidi, A. (2024). Pendidikan Agama Islam dan Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis sebagai pengembang pemahaman serta pengamalan ajaran Islam kehidupan sehari-hari. Islamic Education Review, 1(1), 1–21.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Quratul Aulia, Sulaiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a