Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Powerpoint dalam Memotivasi Siswa Belajar pada Pembelajaran Ipas Materi Perubahan Wujud Benda Kelas V SDN 3 Peguyangan Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7198Keywords:
Discovery Learning, Powerpoint, Motivasi BelajarAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan model dan media pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menarik, dan bermakna bagi siswa. Dalam pembelajaran IPAS materi perubahan wujud benda, proses pembelajaran yang masih monoton menyebabkan peserta didik kurang aktif, kurang antusias, serta memiliki motivasi belajar yang rendah. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan mengimplementasikan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media PowerPoint. Adapun masalah yang dibahas dalam penelitian ini meliputi: (1) implementasi model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media PowerPoint pada pembelajaran IPAS materi perubahan wujud benda, (2) kendala yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran, dan (3) implikasi model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media PowerPoint dalam memotivasi siswa belajar pada pembelajaran IPAS materi perubahan wujud benda kelas V SDN 3 Peguyangan Denpasar.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konstruktivisme, teori motivasi belajar, dan teori behaviorisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, wali kelas V, dan siswa kelas V SDN 3 Peguyangan Denpasar. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media PowerPoint mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, keaktifan, pemahaman konsep perubahan wujud benda, serta kemampuan kerja sama peserta didik. Selain itu, penggunaan media PowerPoint mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan tidak monoton. Adapun kendala yang ditemukan yaitu keterbatasan waktu, siswa yang mudah terdistraksi saat diskusi kelompok, serta keterbatasan fasilitas pembelajaran.
References
Ali, M., & Adelia. (2025). Penerapan Discovery Learning dalam Pembelajaran Sekolah Dasar. Jakarta: Prenada Media.
Agusdianita, N., dkk. (2023). Model Pembelajaran Inovatif di Sekolah Dasar. Bandung: Alfabeta.
Aprilyada, & Zidan. (2020). Kajian pustaka dalam penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 168–175.
Bagaskara. (2024). Teori Fungsionalisme Talcott Parsons dalam Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.
Habibah. (2020). Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: CV Pustaka Media.
Israwaty, I., Hasnah, & Asdar. (2021). Penggunaan model pembelajaran Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perubahan wujud benda kelas V UPTD SD Negeri 111 Baru. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 45–53.
Latuheru. (2022). Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Maimufi. (2021). Pengaruh media pembelajaran menarik terhadap pemahaman materi peserta didik. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 22–30.
Majid, A. (2022). Strategi dan Model Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mardhiyana, D., dkk. (2020). Mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan rasa ingin tahu melalui model Discovery Learning. Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 674–682.
Masgumelar, & Mustafa. (2023). Penggunaan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan PowerPoint interaktif untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas V. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 8(1), 55–64.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). California: Sage Publications.
Meylovvia, & Julianto. (2023). Pembelajaran IPAS materi perubahan wujud benda di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(1), 85–92.
Ngalimun. (2017). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Norhikmah. (2022). Implementasi Discovery Learning dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(4), 3097–3105.
Purnomo, A. (2022). Model Pembelajaran Abad 21. Malang: Media Nusa Creative.
Rahmadani, S., Hamna, Mustakim, & Ikbal. (2022). Implementasi Discovery Learning dengan media video dan PowerPoint untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 101–110.
Ruth Cahyani, dkk. (2024). Pemanfaatan model Problem Based Learning berbantuan PowerPoint untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sawojajar 1 Kota Malang. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1), 77–86.
Septiani. (2023). Kelebihan dan Kekurangan Discovery Learning dalam Pembelajaran. Bandung: CV Media Sains Indonesia.
Setiawan. (2025). Pemanfaatan PowerPoint sebagai Media Pembelajaran Interaktif. Jakarta: Bumi Aksara.
Sudjana, N. (2023). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Syarif, M. (2021). Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendidikan Dasar. Makassar: Pustaka Pendidikan.
Syamsu. (2022). Teori kerucut pengalaman Edgar Dale dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 3(2), 55–63.
Windiani, & Suniasih. (2022). Penggunaan media pembelajaran berbasis visual untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(1), 33–41.
Wulandari. (2022). Keunggulan media PowerPoint dalam proses pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan, 4(2), 88–95.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wayan Santa Purna Irawan, I Made Wiguna Yasa, Made Gautama Jayadiningrat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a