Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Di MTs Negeri 4 Mandailing Natal
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.6167Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Multikulturalisme, Model PembelajaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) multikultural berbasis nilai lokal Mandailing di MTs Negeri 4 Mandailing Natal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang berorientasi pada aspek teoritis dan kurang mengintegrasikan nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran kurang kontekstual dan belum optimal dalam membangun karakter toleransi, kerja sama, serta penghormatan terhadap keberagaman peserta didik. Oleh sebab itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu menghubungkan nilai-nilai Islam dengan budaya lokal masyarakat Mandailing. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan validasi ahli. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik MTs Negeri 4 Mandailing Natal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Pendidikan Agama Islam multikultural berbasis nilai lokal Mandailing dinilai layak dan efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Integrasi nilai budaya lokal seperti dalihan na tolu, marsialap ari, gotong royong, dan musyawarah mampu meningkatkan aktivitas belajar, partisipasi peserta didik, sikap toleransi, kerja sama, serta penghormatan terhadap keberagaman. Selain itu, model pembelajaran yang dikembangkan juga membantu peserta didik memahami hubungan antara ajaran Islam dengan kehidupan sosial budaya masyarakat Mandailing secara lebih kontekstual. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di madrasah berbasis budaya lokal dan pendidikan multikultural.
References
Akbar, A., . W., & Kurniawan, S. (2024). Komparasi Desain Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Model Jerrold E Kemp,Walter Dick dan Lou Carey serta I Nyoman Sudana Degeng. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(3), 336–346. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v12i3.16259
Alaudin, N., & Nurjanah. (2024). Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Pendiri: Jurnal Riset Pendidikan, 1(2), 58–66. https://doi.org/10.63866/pendiri.v1i2.61
Alhasbi, F., Fathurrahman, M., & Ahmad, A. A. M. (2024). Agama sebagai Anugerah Semesta: Memahami Makna Islam Rahmatan lil ’Alamin. Pawarta: Journal of Communication and Da’wah, 2(2), 113–131. https://doi.org/10.54090/pawarta.718
Andi Rustandi, & Rismayanti. (2021). Penerapan Model ADDIE dalam Pengembangan Media Pembelajaran di SMPN 22 Kota Samarinda. JURNAL FASILKOM, 11(2), 57–60. https://doi.org/10.37859/jf.v11i2.2546
Andini, D. R., & Sirozi, M. (2024). Integrasi Kearifan Lokal dalam Perencanaan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(3), 465–471. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i3.566
Arikarani, Y., Suradi, S., Ngimadudin, N., & Wulandari, Y. (2025). Pendidikan Agama Islam Multikultural: Konsep, Nilai dan Praktiknya di Lingkungan Madrasah. Ej, 7(2), 233–254. https://doi.org/10.37092/ej.v7i2.993
As Sajidah, A., Anindya, S., Khadafiah, H., Umam, B. H., & Maryamah, M. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Identitas Budaya Melayu di Madrasah. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 12(1), 419–425. https://doi.org/10.69896/modeling.v12i1.2803
Aurora Citra Ayu, N., & Sinta Bela, L. (2023). PERUBAHAN POLA PIKIR GENERASI MUDA TERHADAP BUDAYA TRADISIONAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF GLOBAL. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 3(03), 26–31. https://doi.org/10.69957/tanda.v3i03.1884
Awaliya, T. P., & Utami, R. D. (2024). Strengthening the gotong royong character of elementary school students through cooperative learning. Inovasi Kurikulum, 21(3), 1763–1780. https://doi.org/10.17509/jik.v21i3.73624
Azizah, F. N., Sarwanto, S., & Roemitoyo, R. (2025). Culturally Responsive Teaching Approach to Improve Science Material Mastery in Elementary School Students: A Systematic Literature Review. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(1), 556. https://doi.org/10.20961/shes.v8i1.99007
Firmansyah, A., & Jiwandono, N. R. (2022). Kecenderungan Guru dalam Menerapkan Pendekatan Student Centre Learning dan Teacher Centre Learning dalam Pembelajaran. Jurnal Guru Indonesia, 2(1), 33–39. https://doi.org/10.51817/jgi.v2i1.229
Fitri Lintang, F. L., & Ulfatun Najicha, F. (2022). Nilai-Nilai Sila Persatuan Indonesia Dalam Keberagaman Kebudayaan Indonesia. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 79–85. https://doi.org/10.33061/jgz.v11i1.7469
Hadana Harahap, R., Harahap, M., & Mayasari Siregar, L. (2020). Tarbiyah Ukhwah Islamiyah Dalam Tradisi Kearifan Lokal Marsialap Ari. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(2), 33–42. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5980
Hamid, A., Ritonga, S., & Nst, A. M. (2024). Kearifan Lokal Dalihan Na Tolu sebagai Pilar Toleransi Beragama pada Masyarakat Tapanuli Selatan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 13(1), 132–143. https://doi.org/10.23887/jish.v13i1.74809
Hanum Tanjung, N. (2024). Meningkatkan Keterampilan Dan Pemahaman Siswa Melalui Model Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Pendidikan Agama Islam. Analysis, 2(1), 165–170. https://doi.org/10.65311/j.analysis.v2i1.1455
Hidayat, T., & Syahidin, S. (2019). Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Model Contextual Teaching And Learning Dalam Meningkatkan Taraf Berfikir Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16(2), 115–136. https://doi.org/10.14421/jpai.2019.162-01
Hoktaviandri, H., & Mislaini, M. (2020). Pentingnya Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural Di Sekolah. Jurnal Kawakib, 1(1), 13–22. https://doi.org/10.24036/kwkib.v1i1.9
Hulaimi, A., Suprapto, Thoib, I., & Laila, N. (2025). Pengembangan Model Pendidikan Islam Berbasis Budaya Lokal. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 12(2), 58–70. https://doi.org/10.69896/modeling.v12i2.2907
Jamil, S. (2020). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda. Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 1(2), 221–226. https://doi.org/10.23969/wistara.v1i2.11236
Kemal Husen, & Muhammad Husni. (2025). Peran Pesantren Dalam Meneguhkan Identitas Budaya Indonesia di Tengah Arus Modernisasi. Jurnal IHSAN Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 387–397. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.847
Khoeriyah, Y., Ruswandi, U., & Erihadiana, M. (2022). Pendidikan Multikultural: Konsepsi, Urgensi dan Relevansinya dalam Manajemen Pendidikan Islam di Indonesia. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(7), 2523–2532. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i7.708
Majid, M. K., Ilham Prayogo, T., Fuadi Nuriz, M. A., Karomi, K., * F., * M., Indah, N., & Kausar, R. (2024). The Existence Of Dalihan Na Tolu As Local Wisdom And Its Relevance To Community Social Dynamics: A Literature Review. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 24(1), 17–25. https://doi.org/10.32795/ds.v24i1.5910
Munawir, M., Salsabila, W., & Sudibyo, I. B. J. (2024). Analisis Pendidikan Agama Islam melalui Pendekatan Studi Literatur Terkini: Pemahaman Mendalam untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Basicedu, 8(2), 1156–1167. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7282
Nur Mashani Mustafidah, Mutmainah, & Ibnu Mas ud Luthfi. (2025). Inovasi Pendidikan Agama Islam Di Madrasah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 23–39. https://doi.org/10.59829/1beckp29
Nur’aini, N., & Hamzah, H. (2023). Kecerdasan Emosional, Intelektual, Spiritual, Moral dan Sosial Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(4), 1783–1790. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.5867
Nurhasanah, S. (2021). Integrasi Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Untuk Membentuk Karakter Toleran. Al-Hasanah : Islamic Religious Education Journal, 6(1), 133–151. https://doi.org/10.51729/6135
Nursakinah, N., Sulistian, E., & Muhammad, M. (2025). Transformasi Peran Guru Sekolah Dasar Sebagai Fasilitator Pembelajaran Abad ke-21. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 6(2), 289–295. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.1954
Pohan, S. E. T., Ismail, I., Sitorus, M. R., & OK, A. H. (2024). Pendidikan Multikultural dalam Konteks Global: Tantangan dan Peluang. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(4), 460–472. https://doi.org/10.69896/modeling.v11i4.2720
Raisul Umam, & Husain, A. M. (2024). Pengintegrasian Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Kritikalitas dan Alternatif Solusi berdasarkan Literatur. ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab, 5(2), 1–12. https://doi.org/10.20885/abhats.vol5.iss2.art1
Rudiansyah Siregar. (2022). Martahi: Pesan Moral dalam Tradisi Lisan Masyarakat Mandailing. Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia, 2(1), 137–141. https://doi.org/10.57251/sin.v2i1.367
Saadah, M., Prasetiyo, Y. C., & Rahmayati, G. T. (2022). Strategi Dalam Menjaga Keabsahan Data Pada Penelitian Kualitatif. Al-’Adad : Jurnal Tadris Matematika, 1(2), 54–64. https://doi.org/10.24260/add.v1i2.1113
Salim, A. (2020). The Madrasa Resistance Against Radicalism. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 315–336. https://doi.org/10.21580/nw.2019.13.2.5173
Shinta, J., & Albina, M. (2024). Pendidikan Multikulturalisme Untuk Mewujudkan Harmoni Sosial. ADIDAYA : Aplikasi Pendidikan Dan Sosial Budaya, 1(3), 81–86. https://doi.org/10.58466/adidaya.v1i3.1724
Subechina, C., & Ratnawati, N. (2024). Integrasi Budaya Islam pada Pendekatan Culturally Relevant Teaching dalam Kurikulum Merdeka. JoLLA Journal of Language Literature and Arts, 4(5), 496–502. https://doi.org/10.17977/um064v4i52024p496-502
Suyadi, S. (2024). Pentingnya Membangun Karakter Sejak Usia Dini Agar Berdaya Saing Global. Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 3(2). https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v3i2.9002
Warini, S., Hidayat, Y. N., & Ilmi, D. (2023). Teori Belajar Sosial Dalam Pembelajaran. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(4), 566–576. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i4.181
Wati, A., Salim, A., & Utama, A. H. (2023). Pengembangan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Di Sekolah Dasar (Sd). J-INSTECH, 4(2), 80. https://doi.org/10.20527/j-instech.v4i2.8827
Winatha, K. R. (2018). Pengembangan E-modul Interaktif Berbasis Proyek Mata Pelajaran Simulasi Digital. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 15(2). https://doi.org/10.23887/jptk-undiksha.v15i2.14021
Witasari, R. (2024). Belajar dan Pembelajaran dari perspektif Teori kognitif, behaviorisme Konstruktivisme dan sosiokultural. BASICA, 3(2), 257–268. https://doi.org/10.37680/basica.v3i2.5764
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuriza Acela, Zainal Effendi Hasibuan, Muhammad Darwis Dasopang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a