Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Bahan Alam dalam Menstimulasi Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di SD Negeri 6 Songan Kintamani Bangli

Authors

  • Ni Kadek Dewi Yanti PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Gusti Ngurah Triyana PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Kd Jayanthi Riva Prathiwi PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.7581

Keywords:

Problem Based Learning, bahan alam, keterampilan berpikir kritis, IPAS

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Namun, pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih cenderung bersifat konvensional dan berpusat pada guru, sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kritis. Selain itu, pemanfaatan bahan alam sebagai sumber belajar yang kontekstual belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) berbantuan bahan alam, menganalisis implikasinya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 6 Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan bahan alam dilakukan melalui tahapan orientasi masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan, penyajian hasil, serta evaluasi. Penerapan model ini memberikan implikasi positif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, yang ditunjukkan melalui kemampuan menganalisis masalah, mengemukakan pendapat, bekerja sama, dan menarik kesimpulan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan bahan alam dan lingkungan yang mendukung, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa. Dengan demikian, PBL berbantuan bahan alam efektif dalam menstimulasi keterampilan berpikir kritis siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, D., Latifah, S., & Hamid, A. (2021). Problem Based Learning (PBL) model: Its effect in improving students’ critical thinking skill. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 2(2), 183–190. https://doi.org/10.24042/ijsme.v4i2.8660

Andriani, T., & Sari, D. D. (2024). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar pada muatan IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di sekolah dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(2), 381–396. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v11i2.74405

Berta, B., & Margaretha, L. S. (2025). Penerapan Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 01 Bengkayang. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(3). https://doi.org/10.57008/jjp.v5i03.1574

Cahyani Lestari, I., & Sulistya Wardani, N. (2022). The effectiveness of the Problem Based Learning approach on critical thinking ability in thematic learning. Thinking Skills and Creativity Journal, 5(2), 28–35. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1157/4/042063

Hasanah, N., Sofelma, S., & Syarifuddin, H. (2021). Peningkatan aktivitas dan berpikir kritis pada pembelajaran matematika berbasis pendekatan PBL di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 974–982. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971

Hidayati, T., & Purwaningsing, D. (2023). The effect of applying Problem-Based Learning model on students’ critical thinking ability science subjects in grade V elementary school. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(3), 576–585. https://doi.org/10.23887/tscj.v6i1.61901

Huda, A. I. N., & Abduh, M. (2020). Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model Problem Based Learning pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1547–1554. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971

Isnaeni, A. (2020). Meningkatkan keterampilan motorik halus melalui kegiatan menganyam menggunakan bahan alam pada anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Sengi 2, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 123–130. https://journal.student.uny.ac.id/index.php/paud/article/view/16383

Istiqomah, I., Sunardi, S., & Sulistyowati, L. (2025). Keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 9(3), 630–637. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v9i3.1226

Komariah, K., et al. (2023). IPAS implementation in elementary schools: How teachers build student understanding. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(3), 1399–1412. https://doi.org/10.51276/edu.v4i3.533

Kurniawan, A., & Indarini, E. (2025). Upaya peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS melalui model Problem Based Learning siswa sekolah dasar. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(4), 1594–1601.

Muftiyah, D. A. F. (2024). Implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Fiqih di MTsN 3 Jembrana. Fatawa: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 188–199.

Ngatminiati, Y., Hidayah, Y., & Suhono. (2024). Keterampilan berpikir kritis untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 8210–8216. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/issue/view/353

Nurkhotimah, U., & Barokah, A. (2025). Pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3). https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.33738

Safrudin, S., et al. (2023). Penelitian kualitatif. Journal of Social Science Research, 3(2), 1–15. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1536

Sururuddin, M., Suriyani, I., & Yul A. H. (2023). Pengembangan desain pembelajaran IPAS berorientasi kemampuan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(3), 878–886. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i3.1194

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1). https://ojs.stkip-pgri-sumbar.ac.id/index.php/jpsh/issue/view/45

Thalib, M. A. (2022). Pelatihan analisis data model Miles dan Huberman untuk riset akuntansi budaya. Jurnal Pengabdian Ilmiah, 5(1), 13–24. https://doi.org/10.30603/md.v5i1.2581

Wardani, K. W., & Setyawan, A. (2023). The effect of Problem-Based Learning model on the improvement of students’ critical thinking and learning outcomes in social science learning subject in class 5A of SD Kristen 03 Eben Haezer Salatiga. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(4), 1139–1151. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v12i4.9785

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.36706/jbti.v9i2.18333

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Ni Kadek Dewi Yanti, I Gusti Ngurah Triyana, & Kd Jayanthi Riva Prathiwi. (2026). Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Bahan Alam dalam Menstimulasi Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di SD Negeri 6 Songan Kintamani Bangli. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 1633–1654. https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.7581

Issue

Section

Articles