Penerapan Model Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 23 Pemecutan

Authors

  • Ni Kadek Yuliana Dewi PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Heny Perbowosari PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ni Nyoman Tri Wahyuni PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.7101

Keywords:

pembelajaran berbasis penyelidikan, hasil pembelajaran, IPAS, penelitian tindakan kelas

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya minat dan hasil belajar IPAS di kalangan siswa kelas V SD Negeri 23 Pemecutan, yang disebabkan oleh pembelajaran berpusat pada guru yang membatasi partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri dan untuk mendeskripsikan penerapannya di kelas. Penelitian ini didasarkan pada teori konstruktivis, yang menekankan bahwa pengetahuan secara aktif dibangun oleh siswa melalui pengalaman belajar. Model pembelajaran inkuiri dipilih karena mendorong siswa untuk berpikir kritis, melakukan investigasi, dan secara mandiri menemukan konsep. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 22 siswa kelas 5 SD Negeri 23 Pemecutan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase penguasaan belajar, dan secara kualitatif melalui analisis deskriptif untuk meneliti perubahan aktivitas belajar dan minat siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan hasil belajar IPAS siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata dan persentase penguasaan pembelajaran dari kondisi awal hingga Siklus I, dan peningkatan yang lebih signifikan pada Siklus II hingga kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan tercapai. Selain itu, minat dan partisipasi siswa dalam belajar juga meningkat, yang tercermin dalam keterlibatan aktif mereka dalam bertanya, berdiskusi, dan melakukan investigasi. Oleh karena itu, model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas lima SD Negeri 23 Pemecutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, A. N., & Boleng, B. (2021). Penerapan model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(6), 9992–9999. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.3779

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2019). Penelitian tindakan kelas (Edisi revisi). Bumi Aksara.

Hamalik, O. (2013). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Hosnan, M. (2016). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Panduan pembelajaran berbasis inkuiri pada kurikulum 2013. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kurniasih, I., & Sani, B. (2017). Model pembelajaran: Konsep dan penerapannya. Kata Pena.

Lumbanraja, A., Lumbanraja, B., Sembiring, R. K., Sipayung, R. F., & Gaol, R. L. (2023). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Ilmiah Aquinas.

Majid, A. (2017). Strategi pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Manullang, S. M., Gaol, R. L., Simarmata, E. J., Sinaga, R., & Pinem, I. (2023). Perbedaan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri dan project based learning. Jurnal Ilmiah Aquinas.

Mulyasa, E. (2018). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.

Permendikbud Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Menengah.

Permendikbud Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Menengah.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Sari, W. S. B., Ambarwati, N. F., Simarmata, E. J., Sinaga, R., & Sari, D. W. (2024). Pengaruh model inkuiri berbasis literasi sains terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa. Jurnal Ilmiah Aquinas.

Silalahi, E. K. (2023). Integrasi tingkat aktivitas siswa dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1). https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.5638

Simatupang, J. (2024). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Kualitas Pendidikan, 2(2), 237–242.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Trianto. (2017). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum 2013. Bumi Aksara.

Widodo, A., & Widayanti, L. (2020). Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(2), 145–156.

Yamin, M. (2017). Paradigma baru pembelajaran. Referensi.

Yuni Ismaeti, & Hajar, I. (2024). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora.

Downloads

Published

2026-06-14

How to Cite

Ni Kadek Yuliana Dewi, Heny Perbowosari, & Ni Nyoman Tri Wahyuni. (2026). Penerapan Model Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 23 Pemecutan. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 2671–2693. https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.7101

Issue

Section

Articles