Pengaruh Metode Debat Terhadap Daya Kritis Berargumentasi Peserta Didik pada Mata Pelajaran Fikih di MAN 1 Kotamobagu

Authors

  • Adinda Fauziah Mamonto IAIN Sultan Amai Gorontalo
  • Jhems Richard Hasan IAIN Sultan Amai Gorontalo
  • Anugrah Lestari IAIN Sultan Amai Gorontalo
  • DJafrin Hamzah IAIN Sultan Amai Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.8790

Keywords:

metode debat, daya kritis berargumentasi, pembelajaran Fikih, pendidikan Islam, madrasah.

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh metode debat terhadap daya kritis berargumentasi peserta didik pada mata pelajaran Fikih di MAN 1 Kotamobagu. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengubah pembelajaran Fikih yang masih cenderung berpusat pada guru menjadi proses belajar aktif yang melatih peserta didik menganalisis persoalan hukum Islam, menyusun argumen berbasis dalil, serta menanggapi perbedaan pendapat secara rasional dan santun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis ex post facto dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 70 peserta didik kelas XI IPA dan IPS yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert sebanyak 40 butir yang mengukur variabel metode debat dan daya kritis berargumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, regresi linier sederhana, dan uji t parsial dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode debat berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 64,03, sedangkan daya kritis berargumentasi peserta didik memperoleh nilai rata-rata 65,14. Data berdistribusi normal dan hubungan kedua variabel bersifat linear. Analisis regresi menghasilkan koefisien positif sebesar 0,813, sementara uji t menunjukkan t-hitung 11,671 lebih besar daripada t-tabel 1,995 dengan signifikansi 0,000. Dengan demikian, metode debat berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya kritis berargumentasi peserta didik. Temuan ini mengimplikasikan bahwa debat dapat dijadikan strategi pembelajaran Fikih yang efektif untuk memperkuat penalaran, argumentasi, dan pemahaman keagamaan yang bertanggung jawab.

References

Abrar, M. (2025). Pendidikan Islam dalam perspektif epistemologi Islam: Tantangan dan peluang abad 21. Jurnal Seumubeuet: Jurnal Pendidikan Islam, 44–59.

Aminah, S., & Mauliyah, A. (2025). Stimulasi kemampuan metakognitif pada anak usia dini melalui aktivitas reflektif berbasis bermain, 5, 1–10.

Faiz, N., dkk. (2025). Inovasi pembelajaran berbasis debat untuk penguatan public speaking siswa pada era Kurikulum Merdeka, 1(2), 691–699.

Hikam, F., & Al Ghifari. (2025). Adab sebelum ilmu: Reaktualisasi nilai-nilai tarbiyah dalam pendidikan Islam dasar, 1(1), 12–28.

Ixfina, F. D. (2024). Dinamika interaksi sosial di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Yaqin Surabaya, 1, 1–9.

Jamil, S., & Murniati, A. (2025). Integrasi keterampilan abad 21 4C dalam pembelajaran Fikih di MAS Tahfidz Rokan Hulu, 10677–10685.

Latief, A. (2023). Peranan pentingnya lingkungan belajar bagi anak, 7(2), 61–66.

Lestari, R. T. (2024). Analisis pelaksanaan strategi debat dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Negeri 2 Silangkitang. Skripsi.

Maisarah, A., Zulaiqah, N. A., Fitri, A., Hakiki, N., & Mulyani, S. (2025). Pengaruh metode diskusi kelompok dan debat terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa, 5(2), 334–346.

Masykuri, M. F. (2023). Efektivitas pembelajaran Fiqh dengan metode diskusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis santri kelas Imrithi di PP Al-Luqmaniyyah Yogyakarta. Skripsi.

Modern, P. (2021). Pembelajaran modern: Membekali peserta didik keterampilan abad ke-21, 4(1), 93–114.

Nurizka, R. (2020). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter siswa melalui budaya sekolah, 7, 38–49.

Pasaribu, A. A. Y., Harahap, M. N., & Putri, R. A. (2025). Implementasi strategi metode debat di Madrasah Tsanawiyah Zia Salsabila Medan Tembung, 3(1), 1–11.

Rasyidi, A. (2024). Pendidikan Agama Islam dan peningkatan keterampilan berpikir kritis sebagai pengembang pemahaman serta pengamalan ajaran Islam kehidupan sehari-hari. Islamic Education Review, 1(1), 1–11.

Savitri, A. (2023). Peran pembelajaran Bahasa Indonesia di pendidikan tinggi. Jurnal Pendidikan dan Sains, 3(1), 13–20.

Toha, M., Hadi, F. N., Zulvia, N., & Agustine, J. R. (2025). Active debate: Strategi pembelajaran yang mengasah nalar dan keberanian berbicara, 11, 454–474.

Ummah, W. (2024). Penguatan nilai-nilai keislaman melalui pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Diniyah An-Nur Ngabar Ponorogo, 1(2), 1–14.

Zakaria, J., Atmaja, L. K., Arianti, T. D., dkk. (2024). Pemberdayaan kemampuan berbicara siswa melalui pelatihan debat dan diskusi di SMP Muhammadiyah Terpadu, 1, 20–30.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Adinda Fauziah Mamonto, Jhems Richard Hasan, Anugrah Lestari, & DJafrin Hamzah. (2026). Pengaruh Metode Debat Terhadap Daya Kritis Berargumentasi Peserta Didik pada Mata Pelajaran Fikih di MAN 1 Kotamobagu. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 1915–1922. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.8790

Issue

Section

Articles