Studi Kualitatif Penerapan Deep Learning Terhadap Minat dan Motivasi Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Murid Kelas VIII di SMP Sapta Andika Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.8384Keywords:
Deep Learning, Minat Belajar, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama Hindu dan Budi PekertiAbstract
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual murid. Namun, dalam proses pembelajaran masih ditemukan rendahnya minat dan motivasi belajar murid yang ditunjukkan melalui kurangnya partisipasi aktif, perhatian, dan keterlibatan murid selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif murid serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah deep learning yang menekankan pemahaman materi secara mendalam, pembelajaran yang bermakna, dan keterkaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan penerapan deep learning terhadap minat dan motivasi belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti murid kelas VIII di SMP Sapta Andika Denpasar, (2) untuk mengetahui kendala dan upaya yang dilakukan dalam penerapan deep learning, dan (3) untuk mengetahui dampak penerapan deep learning terhadap minat dan motivasi belajar murid.Penelitian ini dianalisis menggunakan teori konstruktivisme dan teori humanistik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan deep learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti murid kelas VIII di SMP Sapta Andika Denpasar dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran bermakna, sadar, dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan keterlibatan aktif murid dalam proses pembelajaran. (2) Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan belajar murid, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kurangnya konsentrasi sebagian murid selama proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, memberikan motivasi dan pendampingan kepada murid, serta menyesuaikan strategi pembelajaran dengan karakteristik dan kebutuhan murid. (3) Dampak penerapan deep learning terlihat dari meningkatnya minat belajar murid yang ditunjukkan melalui antusiasme dan partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta meningkatnya motivasi belajar yang tercermin dari kesungguhan, tanggung jawab, dan keinginan murid untuk memahami materi secara lebih mendalam.
References
Arikunto, S. (2021). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Combs, A. W. (1982). A Theory of Therapy: Guidelines for Counseling Practice. California: Sage Publications.
Djamarah, S. B. (2020). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Ginting, S. A. F. B., dkk. (2025). Pengaruh Deep Learning terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 di SD Muhammadiyah 01 Binjai. Jurnal Pendidikan.
Hattie, J. (2009). Visible Learning: A Synthesis of Over 800 Meta-Analyses Relating to Achievement. London: Routledge.
Julianingsih, D. A. (2025). Revitalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada Sistem Gurukula Berbasis Deep Learning. Jurnal Pendidikan Agama Hindu.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Nurhaliza, S. (2021). Deep Learning sebagai Alat untuk Mendorong Motivasi dan Minat Belajar Siswa Kelas VIII SMP dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia.
Piaget, J. (1972). The Psychology of the Child. New York: Basic Books.
Salsabilla, I. I., Jannah, E., & Juanda. (2023). Analisis Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33–41.
Sardiman, A. M. (2021). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sufiati, V., & Afifah, N. (2019). Perencanaan Pembelajaran dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru.
Syafi'i, A., & Darnaningsih. (2025). Pendekatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning: Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning. Jurnal Pendidikan.
Uno, H. B. (2022). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahyudin, N. S., dkk. (2025). Inovasi Pembelajaran Agama Islam dengan Deep Learning dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman dan Minat Belajar Siswa di SMAN 1 Cikarang Timur. Jurnal Pendidikan Agama Islam.
Witasari, R. (2024). Belajar dan Pembelajaran dari Perspektif Teori Kognitif, Behaviorisme, Konstruktivisme dan Sosiokultural. BASICA: Journal of Primary Education, 3(2), 257–268.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Kadek Mariyanti, Ni Wayan Budiasih, Ni Kadek Supadmini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a