Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Filsafat Pendidikan Islam: Suatu Analisis Aplikatif
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.8349Keywords:
Ontologi, Epistemologi, Aksiologi, Pendidikan Islam, Filsafat PendidikanAbstract
Filsafat pendidikan Islam memiliki peran penting dalam memberikan landasan konseptual terhadap pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga spiritual dan moral. Permasalahan utama dalam kajian ini terletak pada perlunya pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antara ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam pendidikan Islam sebagai satu kesatuan sistem yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam filsafat pendidikan Islam serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi dari Al-Qur’an, hadis, buku, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, pendidikan Islam memandang manusia sebagai makhluk multidimensional yang memiliki potensi fitrah untuk dikembangkan secara seimbang antara aspek jasmani, akal, dan spiritual. Secara epistemologis, pendidikan Islam mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi dalam proses pembelajaran. Secara aksiologis, pendidikan Islam menegaskan bahwa ilmu harus berorientasi pada nilai-nilai ilahiyah dan insaniyah yang bertujuan untuk kemaslahatan manusia serta pembentukan karakter peserta didik. Ketiga aspek tersebut saling terintegrasi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan transendental. Kesimpulannya, integrasi ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam pendidikan Islam menjadi dasar penting dalam membentuk sistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan spiritualitas peserta didik.
References
Mahbubi, M. (2025). Filsafat Pendidikan Islam di Era AI: Integrasi Epistemologi dan Aksiologi Islam. An-Nuha, 5(1), 37–45. https://doi.org/10.24036/annuha.v5i1.591
Nurjadid, E. F., Ruslan, & Nasaruddin. (2025). Analisis Implementasi Ideologi Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Perkembangan Kognitif, Afektif, dan Psikomotor Peserta Didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(2), 1054–1065.
Porayska-Pomsta, K., Holmes, W., & Nemorin, S. (2024). The Ethics of AI in Education. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009387368
Rifki, M., Ferdiansyah, F., & Nurhayati, N. (2025). Peran Filsafat Pendidikan Islam dalam Penguatan Sistem Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 37008–37012. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.34327
Siswanto, A. H. (2023). Analisis Kritis Aksiologi Pendidikan Nasional Antara Filsafat Pendidikan Islam vs Nilai-Nilai Pancasila. Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam, 2(2), 103–116.
Sufiani, Zulkifli Musthan, & Shaleh, M. (2025). Kebenaran Pandangan Filsafat: Kajian Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi dalam Pendidikan Islam. Shautut Tarbiyah-IAIN Kendari, 31(2), 101–129.
Tobroni. (2025). Epistemologi Pendidikan Agama Islam (Konstruksi Pengetahuan dan Metodologi Pengetahuan). Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 166–181.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zikratul Fittri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a