Tazkiyatun Nafs dalam Perspektif Al-Ghazali: Upaya Mengatasi Disorientasi Nilai dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7391Keywords:
tazkiyatun nafs, Al-Ghazali, Psikologi Pendidikan Islam, Disorientasi Nilai, Pendidikan Agama IslamAbstract
Disorientasi nilai telah menjadi salah satu tantangan utama dalam Pendidikan Agama Islam kontemporer, karena praktik pendidikan cenderung lebih menekankan pencapaian akademik dan penguasaan kognitif dibandingkan internalisasi nilai-nilai moral dan spiritual. Orientasi semacam ini menyebabkan munculnya kesenjangan antara pemahaman peserta didik terhadap ajaran Islam dan kemampuan mereka dalam mengimplementasikan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tazkiyatun nafs menurut perspektif Al-Ghazali serta menelaah relevansinya sebagai kerangka dalam psikologi pendidikan Islam untuk mengatasi permasalahan disorientasi nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yang memanfaatkan karya-karya Al-Ghazali sebagai sumber utama serta didukung oleh berbagai literatur ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama dan hubungan konseptual yang terkandung di dalamnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar permasalahan disorientasi nilai terletak pada orientasi pendidikan yang lebih mengutamakan capaian kognitif dibandingkan pembinaan moral dan kesadaran spiritual. Dalam konteks ini, konsep tazkiyatun nafs Al-Ghazali yang meliputi tahapan takhalli, tahalli, dan tajalli menawarkan suatu model komprehensif untuk menumbuhkan penyucian jiwa, pengendalian diri, serta pengembangan karakter yang luhur. Selain itu, konsep tersebut memiliki keterkaitan yang erat dengan konstruksi psikologis berupa kesadaran diri (self-awareness), pengaturan diri (self-regulation), dan pengendalian diri (self-control), yang merupakan dimensi penting dalam psikologi pendidikan Islam. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa tazkiyatun nafs dapat berfungsi sebagai pendekatan psikologis-spiritual yang efektif dalam merekonstruksi orientasi Pendidikan Agama Islam menuju proses pembelajaran yang lebih bermakna, berpusat pada pengembangan manusia secara holistik, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
References
Adzkia, A. S., Nirwani, W. S., Yatima, D., Arief, A., & Nurdiansyah, N. M. (2025). Integrasi psikologi Islam dan pendidikan Islam dalam menghadapi krisis akhlak di era digitalisasi. Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 23(2), 314–323.
Al-Ghazali. (2005). Ihya’ ‘Ulumuddin. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Aslami, H. (2016). Konsep Tazkiyatun Nafs Dalam Kitab Ihya Ulumuddin Karya Imam Al-Ghazali. http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/1391
Aulia, D., Bestari, N., & Lestari, Y. I. (2026). Tazkiyatun Nafs dan Tantangan Digital: Integrasi Psikologi Islam dalam Menjaga Kesehatan Mental. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(1), 504–514.
Azhari, D. S., & Mustapa, M. (2021). Konsep Pendidikan Islam Menurut Imam Al-Ghazali. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 4(2), 271–278. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jrpp.v4i2.2865
Bakri, S. (2020). Akhlaq Tasawuf. In Surakarta: Efudepress.
Defika, S. (2024). Gejala Disorientasi Pendidikan Indonesia Dan Dampaknya Bagi Generasi Bangsa. Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). https://uici.ac.id/gejala-disorientasi-pendidikan-indonesia-dan-dampaknya-bagi-generasi-bangsa/#
Ega Melinda, P. (2025). DAMPAK PROBLEMATIKA PAI (PENDIDIKAN AGAMA ISLAM) DI SEKOLAH UMUM. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i4.37277
Hanafani, L. F., & Hambali, R. Y. A. (2023). Hakikat Penyucian Jiwa (Tazkiyat An-Nafs) Dalam Perspektif Al-Ghazali. Gunung Djati Conference Series, 19, 530–540.
Harahap, M. Y., & Ependi, R. (2023). Tazkiyatun Nafs Dalam Membentuk Akhlakul Karimah. PT. Green Pustaka Indonesia.
Hidayati, A. (2025). Pendidikan Akhlak sebagai Inti Konsep Pendidikan Islam dalam Pemikiran Al-Ghazali: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2606–2616.
Jufri, D., & Tobroni, T. (2024). Kajian Materi Pendidikan Agama Islam Dengan Pendekatan Psikologi. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 1(4), 11–27.
Khusnadin, M. H., & Shihab, M. F. (2025). Al-Ghazali’s concept of tazkiyatun nafs as a method in moral education. Oasis: Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 9(2), 151–163.
KPAI, H. (2025). Perlindungan Anak : Ancaman serius generasi emas indonesia. KPAI. https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindungan-anak-ancaman-serius-generasi-emas-indonesia
Kusmanto, T. Y. (2013). Mereka yang Tercerabut dari Masa Depannya: Analisis Sosiologis Problem Sosial Anak di Indonesia. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 8(2), 225–244.
Mulyadi, Ismaraidha, & Siregar, B. (2025). The Concept of Tazkiyatun Nafs (Purification of the Soul) in Al-Ghazali’s Thought and It’s Implications for Character Education. Proceedings of International Conference on Islamic Community Studies, 6533–6539.
Putra, A. A. (2016). Konsep pendidikan agama islam perspektif imam Al-Ghazali. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 1(1), 41–54. https://doi.org/https://doi.org/10.25299/althariqah.2016.vol1(1).617
Sahduari, Abdullah, & Lutfi, S. (2026). Implementasi Nilai-nilai Tazkiyatun Nafs Dalam Pendidikan Islam Kontemporer Perspektif Imam al-Ghazali. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 9(1), 64–77. https://doi.org/10.37329/kamaya.v9i1.5133
Samsudin, M. (2018). Disorientasi Pendidikan Prasekolah: Literature Review. Jurnal Pendidikan UNIGA, 12(1), 16–31. https://doi.org/https://doi.org/10.52434/jp.v12i1.834
Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian kepustakaan (library research) dalam penelitian pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA, 6(1), 41–53.
Siregar, K. (2020). Concept Of Islamic Education Psychology In Ihya ’ ‘ Ulum Al -Din by Al-Ghazali. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 3.
Suriadi, H., & Sriwahyuni, N. (2025). Problematika karakter generasi muda di era digital: Analisis kritis terhadap tantangan moral dan sosial di era teknologi informasi. Journal of Social, Educational and Religious Studies, 1(2), 20–37.
Sutisna, A., Asy’ari, M., & Shobahiya, M. (2025). Bumi Kotak: Krisis Epistemologi Islam Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Islam di Era Disorientasi Pengetahuan. Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices, 9(2), 279–286.
Utomo, M. I. C. (2026). Rekonstruksi Nilai-Nilai Tazkiyatun Nafs dalam penguatan Kecerdasan Emosional siswa: Analisis Pemikiran al-Ghazali dan Daniel Goleman. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4), 1019–1028.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reyhan Aditya Julianto, Mahasri Shobahiya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a