Urgensi Pendidikan Islam Transformatif di Indonesia

Rekontruksi Epistemologi dan Praksis di Era Disrupsi

Authors

  • Abdul Hamid Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Nur Cholid Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • M. Ahsanul Husna Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Wahid Hasyim Semarang

DOI:

https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.6496

Keywords:

Pendidikan Islam Transformatif, Dekonstruksi Epistemologi, Era Disrupsi, Ekoteologi, Pedagogi Kritis, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan signifikansi penerapan paradigma pendidikan Islam transformatif di tengah dinamika disrupsi teknologi dan kompleksitas problem sosiologis di Indonesia. Fenomena stagnasi pendidikan Islam yang cenderung terjebak pada aspek kognitif-ritualistik dan pola pembelajaran konservatif (banking concept) menyebabkan output pendidikan seringkali teralienasi dari realitas sosial, seperti krisis ekologi, intoleransi, dan degradasi moral. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan (library research), penelitian ini mengeksplorasi dekonstruksi epistemologi pendidikan Islam menuju model yang lebih inklusif, dialogis, dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam menjadi sebuah keharusan melalui tiga pilar utama: (1) integrasi-interkoneksi antara ilmu agama dan sains modern (seperti ekoteologi dan literasi digital); (2) reorientasi pedagogi dari pusat guru (teacher-centered) menuju dialog emansipatoris yang menumbuhkan kesadaran kritis (conscientization); dan (3) internalisasi nilai-nilai moderasi (Aswaja) serta kearifan lokal (Islam Nusantara) sebagai benteng ideologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam transformatif mampu merekonstruksi peran agama sebagai kekuatan pembebas yang responsif terhadap tantangan zaman. Implikasi dari penelitian ini menuntut adanya perombakan kebijakan kurikulum yang lebih fleksibel dan pengembangan kapasitas pendidik sebagai agen perubahan sosial yang adaptif terhadap era kecerdasan buatan (AI).

References

Abdullah, M. A. (2020). Multidisiplin, Interdisiplin, dan Transdisiplin Metode Studi Islam. Yogyakarta: IB Pustaka.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium Ketiga. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Freire, P. (2021). Pedagogy of the Oppressed: 50th Anniversary Edition. New York: Bloomsbury Academic.

Hafiz, M. (2023). Ekoteologi Islam: Menanamkan Kesadaran Lingkungan dalam Kurikulum Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(2), 145-160.

Kartanegara, M. (2021). Essentials of Islamic Epistemology: A Philosophical Approach to Knowledge. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nata, A. (2021). Pendidikan Islam di Era Disrupsi 4.0. Jakarta: Rajawali Pers.

Rahman, F. (2022). Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual. Bandung: Pustaka.

Shihab, M. Q. (2020). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Abdul Hamid, Nur Cholid, & M. Ahsanul Husna. (2026). Urgensi Pendidikan Islam Transformatif di Indonesia : Rekontruksi Epistemologi dan Praksis di Era Disrupsi. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 406–411. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.6496

Issue

Section

Articles