Reposisi Nilai Moderasi Beragama dalam Kebijakan Pendidikan Agama Islam

Analisis Kitab Adab al-Alim wa al-Muta’allim di Era Digital

Authors

  • Anwar Ilham Mahbubi STAI Alhikmah Jakarta
  • Muhammad Husni Abdul Majid STAI Alhikmah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.4251

Keywords:

Kebijakan PAI, Moderasi Beragama, Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif reposisi nilai-nilai moderasi beragama dalam kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui kajian analitis terhadap Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya KH Hasyim Asy’ari sebagai basis inovasi karakter peserta didik di era digital. Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, seperti banjir informasi, lemahnya etika bermedia, serta maraknya penyebaran paham radikal dan intoleran di kalangan pelajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) dan metode analisis isi (content analysis). Sumber data utama meliputi dokumen kebijakan PAI, khususnya yang berkaitan dengan Kurikulum Merdeka, serta teks klasik karya KH Hasyim Asy’ari, yang diperkuat oleh literatur ilmiah kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama yang ditekankan dalam kebijakan PAI memiliki kesesuaian konseptual yang kuat dengan ajaran adab menuntut ilmu dalam pemikiran KH Hasyim Asy’ari. Reposisi nilai ini melahirkan inovasi karakter berupa penguatan sikap tabayyun, pengembangan etika komunikasi digital, serta internalisasi nilai tawadhu‘ dan toleransi. Integrasi nilai-nilai etika klasik ke dalam kebijakan pendidikan modern terbukti efektif sebagai filter moral bagi pelajar dalam menghadapi kompleksitas informasi di era digital. Dengan demikian, reposisi ini menegaskan bahwa pendidikan Islam tetap relevan dan mampu memberikan fondasi spiritual yang kokoh di tengah dinamika perubahan teknologi global.

References

Asy’ari, H. (2017). Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim. Jombang: Maktabah al-Turats al-Islami.

Azhar. (2024). Transformasi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di era Society 5.0. Al-Karim: Journal of Islamic and Educational Research, 2(4), 260–275.

Hanafi, M. M. (2012). Moderasi Islam. Jakarta: Pusat Studi Al-Qur’an.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Implementasi moderasi beragama dalam pendidikan Islam. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muvid, M. B., et al. (2023). Transformasi PAI dalam penguatan sikap moderasi beragama di era digital. Jawa Timur: CV. Global Aksara Pers.

Nurhadi. (2022). Analisis kebijakan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI. Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(1), 30–45.

Rahayu, Y. N., Farihah, U., & Anwar, K. (2025). Menakar kebijakan PAI di era global: Kajian konseptual atas reformasi pendidikan Islam di Indonesia dan dunia. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 250–265.

Salisah, S. K., Darmiyanti, A., & Arifudin, Y. F. (2024). Peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik di era digital: Tinjauan literatur. Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 35–50.

Zahrudin, Z., & Hasanah, U. (2021). Moderasi beragama dalam pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan PAI, 10(2), 145–160.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Anwar Ilham Mahbubi, & Muhammad Husni Abdul Majid. (2026). Reposisi Nilai Moderasi Beragama dalam Kebijakan Pendidikan Agama Islam: Analisis Kitab Adab al-Alim wa al-Muta’allim di Era Digital. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 638–646. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.4251

Issue

Section

Articles