Kajian Perspektif Ian G. Barbour Mengenai Hubungan Sains Dan Agama
Model Konflik, Independensi, Dialog, Dan Integrasi Serta Implikasinya di Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i1.2892Keywords:
Sains dan Agama, Ian G. Barbour, Hubungan, ModelAbstract
Relasi antara sains dan agama pada era modern menuntut suatu kerangka konseptual yang tidak hanya mampu menjelaskan perbedaan epistemologis keduanya, tetapi juga membuka ruang harmonisasi nilai ilmiah dan spiritual dalam pengembangan pengetahuan dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sistematis model hubungan sains dan agama menurut perspektif Ian G. Barbour yang meliputi konflik, independensi, dialog, dan integrasi, serta menelaah relevansinya dalam konteks pemikiran dan praktik keilmuan kontemporer. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis berbasis kajian pustaka dengan menelaah karya-karya utama Barbour dan literatur akademik terkait guna mengidentifikasi karakteristik, asumsi epistemologis, serta implikasi normatif dari masing-masing model. Hasil kajian menunjukkan bahwa model dialog dan integrasi memiliki potensi paling konstruktif dalam menjembatani ketegangan antara rasionalitas ilmiah dan nilai-nilai keagamaan, karena keduanya mendorong keterbukaan, kolaborasi intelektual, dan penguatan dimensi etis dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan paradigma pendidikan dan wacana akademik yang bersifat holistik, kontekstual, dan berorientasi pada keseimbangan antara kemajuan sains dan pembentukan nilai spiritual dalam kehidupan modern
References
Abdullah, A. (2022). Integrasi Agama dan Sains dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 13(1),
Aminuddin, L. H. (2010). INTEGRASI ILMU DAN AGAMA: Studi Atas Paradigma Integratif Interkonektif UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta. KODIFIKASIA Jurnal Penelitian Keagamaan dan Sosial-Budaya Nomor 1 Volume 4, 181-214.
Diska Firzan, N. F. (2024). Dimensi Konflik, Independensi, Dialog Dan. PERMAI Jurnal Pendidikan dan Literasi Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3, No. 2, 76-83.
Hatija, M. (2024). PARADIGMA INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. TA’LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 , 265-289.
Jendri. (2019). HUBUNGAN SAINS DENGAN AGAMA PERSPEKTIF PEMIKIRAN IAN G BARBOUR. Tajdid, 18(1), 57-78.
Junaedi, M. (2018). Mengkritisi Tiplogi Hubungan Sains dan Agama Ian G. Barbour. Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 18(2), 36-63.
Malau, T. W. (2024). Dialog Antaragama Dan Kontribusi Tokoh Agama Dalam Penyelesaian Konflik Dan Implementasinya Untuk Memperkuat Toleransi . Jurnal Magistra Vol. 2 No. 1, 2-18.
Maran, R. R. (2022). Hubungan antara Sains dan Agama menurut Ian G. Barbour. Tesis-Driyarkara School of Philosophy, -.
Meliani, F., Natsir, N. F., & Haryanti, E. (2021). Sumbangan Pemikiran Ian G. Barbour mengenai Relasi Sains dan Agama terhadap Islamisasi Sains. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(7), 673-688. doi:https://doi.org/10.54371/jiip.v4i7.331
Selfiyana, S. (2014). Integrasi Sains dan Agama dalam Perspektif Pendidikan Islam: Pendekatan Dialektika. Al-Miskawaih, 5(2), 75-87.
Sutarto, D. (2018). KONFLIK ANTARA AGAMA DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT. Jurnal Trias Politika, Vol 2. No.1 : 29 - 39, 29-39.
Warisin, K. (2018). RELASI SAINS DAN AGAMA PERSPEKTIF IAN G. BARBOUR DAN ARMAHEDI MAZHAR. Rahmatan Lil Alamin Journal of Peace Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 1, 15-20.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ade Solihah, Ismu Fahsa Rohaliana, Anisa Rahmasari, Arditya Prayogi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








This work is licensed under a