Konsep Wasathiyah dalam Moderasi Beragama Islam: Studi Literatur

Authors

  • Zunairoh Asma Nur Azizah Universitas Islam 45 Bekasi
  • Abdul Ghofur Universitas Islam 45 Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i2.3945

Keywords:

Konsep Wasathiyah; Moderasi; Beragama Islam.

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mendefinisikan dan mengelaborasi konsep wasathiyah sebagai jalan tengah dalam moderasi beragama Islam. Latar belakang penelitian ini adalah adanya polarisasi pemikiran keagamaan di kalangan umat Islam yang memicu perpecahan internal, yaitu antara kecenderungan ekstremisme yang kaku dan tekstualis serta liberalisme yang mengedepankan rasionalitas dan kebebasan tanpa batas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap jurnal dan artikel ilmiah yang relevan dan diperoleh dari basis data akademik bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wasathiyah yang berlandaskan Q.S. Al-Baqarah ayat 143 (ummatan wasathan) mengandung makna kebaikan, keadilan, keseimbangan, dan moderasi. Konsep ini diimplementasikan melalui empat prinsip utama, yaitu keadilan (al-‘adl), keseimbangan (at-tawazun), toleransi (at-tasamuh), dan konsistensi (istiqamah). Keempat prinsip tersebut menjadi kerangka penting dalam penguatan moderasi beragama dan menjaga persatuan umat Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan wasathiyah merupakan kunci untuk menghindari sikap berlebihan maupun kebebasan tanpa batas dalam kehidupan beragama.

References

Abidin, M. Z., & Zahid, R. A. (2024). Konsep toleransi antar umat beragama perspektif Islam. Jurnal Studi Keagamaan, 5(2).

Arif, M. K. (2020). Moderasi Islam (Wasathiyah Islam) perspektif Al-Qur’an, As-Sunnah serta pandangan para ulama dan fuqaha. Al-Risalah, 11(1), 22–43. https://doi.org/10.34005/alrisalah.v11i1.592

At-Tafâsîr, W. A., At-Tanwîr, D. A., & Aisar, A. (2015). Konsep wasathiyah dalam Al-Qur’an: Studi komparatif antara Tafsir Al-Tahrîr wa at-Tanwîr dan Aisar at-Tafâsîr. Jurnal Studi Al-Qur’an, 4(2), 205–225.

Baru, S., Area, R., & City, P. (2025). Al-Hikmah: Journal of religion studies. Al-Hikmah: Journal of Religion Studies, 11(2), 98–111.

Semit, M. E., & Pandor, P. (2025). Refleksi filosofis transformasi menuju masyarakat terbuka: Wawasan liberalisme Indonesia perspektif Francis Fukuyama. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(1), 150–160.

Syawal, M., & Darman, R. (2022). Konsep washatiyah Islam perspektif Quraish Shihab. Jurnal Kritik dan Telaah Nalar Islam, 2(2), 147–159.

Nurdin, F. (2021). Moderasi beragama menurut Al-Qur’an dan hadis. Jurnal Studi Keislaman, 18(1), 59–70.

Pramanan, A., Muafa, M. N., Gozali, H. W., & Ghofur, A. (2024). Prinsip moderasi beragama dalam Islam. Jurnal Ilmu Keislaman, 8(12), 461–468.

Program Studi Pendidikan Agama Islam, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (2025). Loyalitas atau ghuluw? Telaah fiqih terhadap fenomena fanatisme berlebihan terhadap organisasi Islam di Indonesia. Jurnal Fiqh Kontemporer, 3, 544–552.

Syaf, M. N. (2022). Moderasi beragama dalam Islam. Jurnal Pemikiran Islam, 17(2), 1–14.

Ulya, E. I. (2024). Tawazun sebagai prinsip moderasi beragama perspektif mufasir moderat. Jurnal Tafsir dan Pemikiran Islam, 4, 7–9.

Downloads

Published

2026-04-04

How to Cite

Zunairoh Asma Nur Azizah, & Abdul Ghofur. (2026). Konsep Wasathiyah dalam Moderasi Beragama Islam: Studi Literatur. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 62–67. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i2.3945

Issue

Section

Articles