Kemunafikan Pedagogis Perspektif Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i4.7830Keywords:
Kemunafikan Pedagogik, Al-Qur’an, Pendidikan Islam, Karakter, Integritas Moral, Tafsir Tematik.Abstract
Kemunafikan pedagogik merupakan suatu kondisi yang menunjukkan adanya ketidakharmonisan antara nilai yang diajarkan, keyakinan yang dikemukakan, dan perilaku yang diwujudkan dalam praktik pendidikan. Fenomena ini menjadi semakin penting untuk dikaji pada era kontemporer yang ditandai oleh krisis integritas, budaya pencitraan, berkembangnya hipokrisi di ruang digital, manipulasi akademik, serta menurunnya kualitas keteladanan di lingkungan pendidikan. Realitas tersebut memperlihatkan adanya jurang antara cita-cita pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dengan praktik pendidikan yang cenderung bersifat formalistik dan simbolis. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kemunafikan pedagogik berdasarkan perspektif Al-Qur’an serta menganalisis relevansinya terhadap berbagai persoalan pendidikan masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research) yang dikombinasikan dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Data primer bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’an yang menguraikan karakteristik kaum munafik, terutama QS. Al-Baqarah [2]: 8–20, QS. An-Nisa’ [4]: 142–145, QS. At-Taubah [9]: 67–68, dan QS. Al-Munafiqun [63]: 1–11. Adapun data sekunder diperoleh dari berbagai literatur tafsir klasik dan modern, referensi pendidikan Islam, serta artikel ilmiah mutakhir yang terindeks pada Google Scholar dan Publish or Perish. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan tahapan pengumpulan, reduksi, pengelompokan data, interpretasi, dan penyusunan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemunafikan pedagogik menurut perspektif Al-Qur’an memiliki tiga indikator utama, yaitu ketidaksesuaian antara perkataan dan perbuatan, kecenderungan menampilkan citra diri demi pengakuan sosial (riya’), serta melemahnya integritas moral akibat rendahnya komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran. Kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an mengungkapkan bahwa kemunafikan berakar pada penyakit hati (maradh al-qalb) yang berdampak negatif terhadap pembentukan karakter individu maupun budaya pendidikan secara kolektif. Dalam konteks pendidikan modern, gejala tersebut tercermin dalam praktik ketidakjujuran akademik, lemahnya keteladanan pendidik, dominasi formalisme pendidikan, dan berkembangnya hipokrisi digital melalui media sosial. Sebagai solusi, Al-Qur’an menegaskan pentingnya internalisasi nilai ṣidq (kejujuran), amanah (tanggung jawab), ikhlas (ketulusan), dan istiqamah (konsistensi) sebagai fondasi utama pendidikan yang berintegritas. Dengan demikian, konsep kemunafikan pedagogik yang terkandung dalam Al-Qur’an memiliki kontribusi signifikan dalam mewujudkan sistem pendidikan yang autentik, berkarakter, dan mampu mengintegrasikan dimensi ilmu, iman, serta amal secara harmonis.
References
Al-Qur’an al-Karim, QS. Al-Baqarah [2]: 8–20; QS. An-Nisa’ [4]: 142–145; QS. At-Taubah [9]: 67–68.
Fidzi, R., & Ma’ruf, H. (2025). Transformasi Pendidikan Islam dalam Mengantisipasi Dampak Negatif Budaya Instan dan Hipokrisi Digital: Telaah Al-Qur’an, Hadis dan Perspektif Keilmuan. Journal of Comprehensive Science.
Adeoye, M.A. (2025). Hoaxes in Islamic Perspective: Qur'anic Solutions for Building an Anti-Hoax Society. Al-Karim: International Journal of Quranic Studies.
Quraish Shihab, M. (2002). Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati.
Ibn Kathir. Tafsir al-Qur’an al-‘Azim (berbagai edisi dan terjemahan tersedia daring).
Al-Attas, S. M. N. (1999). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.
Fajri, N. C. (2025). Ketakutan dalam Iman: Analisis Semiotika Peirce pada Film Horor-Religi. Prosiding Kolita.
Fidzi, R., & Ma’ruf, H. (2025). Transformasi Pendidikan Islam dalam Mengantisipasi Dampak Negatif Budaya Instan dan Hipokrisi Digital: Telaah Al-Qur’an, Hadis dan Perspektif Keilmuan. Journal of Comprehensive Science.
Ibn Kathir. (2004). Tafsir al-Qur’an al-‘Azim. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Muhaimin. (2021). Paradigma Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Nata, A. (2020). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Qutb, S. (2004). Fi Zhilal al-Qur’an. Kairo: Dar al-Syuruq.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.
Tafsir, A. (2019). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Afdalyanti, A., & Sulisno, S. (2025). Studi Tafsir Maudhu'i: Landasan Teologis Pemikiran Pendidikan Islam dalam Al-Qur'an dan Hadits. El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.
Aulia, M. G., & Arif, M. (2025). Tafsir Tarbawi: Perspektif Pendidikan Islam dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur'an. QuranicEdu: Journal of Islamic Education.
Fadli, N. (2025). Tafsir Maudhu'i sebagai Pendekatan Integratif dalam Studi Al-Qur'an. Al-Qawanin: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam.
Saleh, M., Aksa, F. N., & Syaripudin, U. (2025). Tafsir Maudhu'i tentang Keadilan dalam Al-Qur'an dan Implementasinya dalam Sistem Hukum Nasional. Jurnal Al-Ianah.
Al-Attas, S. M. N. (1999). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.
Al-Qurtubi. (2006). Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Razi, F. (1999). Mafatih al-Ghaib. Beirut: Dar Ihya al-Turats.
Al-Tabari. (2001). Jami' al-Bayan fi Ta'wil al-Qur'an. Beirut: Muassasah al-Risalah.
Al-Zamakhsyari. (1998). Al-Kasysyaf. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Aulia, M. G., & Arif, M. (2025). Tafsir Tarbawi: Perspektif Pendidikan Islam dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur'an. QuranicEdu.
Fidzi, R., & Ma’ruf, H. (2025). Transformasi Pendidikan Islam dalam Mengantisipasi Dampak Negatif Budaya Instan dan Hipokrisi Digital. Journal of Comprehensive Science.
Ibn Kathir. (2004). Tafsir al-Qur'an al-'Azim. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Muhaimin. (2021). Paradigma Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Nata, A. (2020). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Qutb, S. (2004). Fi Zhilal al-Qur'an. Kairo: Dar al-Syuruq.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati.
Tafsir, A. (2019). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Yusuf, E. B. (2025). Relevansi Pembentukan Karakter Siswa Perspektif Tafsir At-Thabari dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Didaktik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Parhul Khairi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a