Ketangguhan Psikospiritual Anak Sekolah Dasar dalam Bayang Migrasi
Perbandingan antara Anak Migran dan Non-Migran
DOI:
https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i1.4289Keywords:
resiliensi anak, migrasi keluarga, perkembangan psikospiritualAbstract
Migrasi keluarga di Indonesia memiliki dampak psikologis dan spiritual yang kompleks terhadap anak usia sekolah dasar, terutama dalam konteks pendidikan Islam. Pemisahan fisik dan emosional dari orang tua menimbulkan tekanan emosional, yang mendorong anak untuk menyeimbangkan kebutuhan pribadi dengan harapan spiritual yang penting bagi perkembangan moral mereka. Dalam Islam, resiliensi bukan hanya kemampuan untuk menghadapi kesulitan, tetapi juga merupakan manifestasi iman, di mana ujian dipandang sebagai bagian dari tazkiyah an-nafs (penyucian jiwa). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resiliensi psikospiritual pada anak migran dan non-migran serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan mixed-methods eksplanatori berurutan digunakan dalam studi ini. Lima puluh peserta (25 anak migran dan 25 anak non-migran) mengisi Children’s Psychospiritual Resilience Scale (CPRS), yang menunjukkan validitas dan reliabilitas yang baik (α > 0,70). Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa anak migran memiliki ketahanan spiritual yang lebih tinggi (M = 4,53), sementara anak non-migran menunjukkan kemandirian akademik yang lebih besar (M = 4,35). Temuan kualitatif menyoroti pentingnya dukungan keluarga, hubungan positif antara guru dan murid, serta internalisasi nilai-nilai Islam dalam membangun resiliensi. Pendidikan Islam berperan sebagai lingkungan pendukung yang memperkuat iman, keseimbangan emosi, dan keterampilan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan Islam dapat menjadi sistem pendukung utama dalam memperkuat resiliensi anak dalam konteks migrasi
References
Ahmed, M. A., Hashim, S., Rosila, N., & Yaacob, N. (2020). Islamic Spirituality , Resilience and Achievement Motivation of Yemeni Refugee Students : A Proposed Conceptual Framework. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 19(4), 322–342. https://doi.org/10.26803/ijlter.19.4.19
Borualogo, I. S., & Jefferies, P. (2019). Adapting the Child and Youth Resilience Measure-Revised for Indonesian Contexts. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 8(4), 480–498. https://doi.org/10.12928/jehcp.v8i4.12962
BPS Statistics Indonesia. (2025). Population and Labor Mobility Statistics 2024. BPS Statistics Indonesia.
Bukhori, B., Ma, S., Aisyah, S., Siaputra, I. B., Azzam, A., & Afghani, A. (2022). A Study on Muslim University Students in Indonesia : The Mediating Role of Resilience in the Effects of Religiosity , Social Support , Self-Efficacy on Subjective Well-being. Islamic Guidance and Counseling Journal, 5(2), 152–171. https://doi.org/10.25217/igcj.v5i2.2972
Farhan, M., & Shobahiya, M. (2024). The Dynamics of Student Mental Health in perspective Psychology of Islamic Education: Factor Analysis and Psychological Spiritual Development Strategy. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 18(2), 192–205. https://doi.org/10.51672/alfikru.v18i2.531
Fauk, N. K., Seran, A. L., Aylward, P., Mwanri, L., & Ward, P. R. (2024). Parental Migration and the Social and Mental Well-Being Challenges among Indonesian Left-Behind Children : A Qualitative Study. Int. J. Environ. Res. Public Health, 21(6), 793. https://doi.org/10.3390/ijerph21060793
Gumiandari, S., Madjid, A., Nafi’a, I., Safii, S., & Hidayat, A. (2022). Islamic Resilience as Spiritual and Psychological Coping Strategies for Muslims during COVID-19 Pandemic. Jurnal Akidah & Pemikiran Islam. https://doi.org/10.22452/afkar.sp2022no1.10
Gusman, Y. (2024). The Endeavour of Indonesian Female Migrant Workers in Taiwan in Building Family Resilience. Journal of Social Development Studies, 5(1), 16–30. https://doi.org/10.22146/jsds.11361
He, X., Zhang, R., & Zhu, B. (2022). A Prospective Study on Resilience Among Children with Different Migrant and Left-behind Trajectories. Child Indicators Research, 15, 2065–2091. https://doi.org/10.1007/s12187-022-09945-1
Irpan, I., & Sain, Z. H. (2024). The Crucial Role of Islamic Religious Education in Shaping Children ’ s Character : Psychological and Spiritual Review. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 16(1), 383–392. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v16i1.4902
Masten, A. S. (2025). Ordinary magic: Resilience processes in development. (2nd ed.). Guilford Publications.
Ramdani, Z., Mardhiana, R., & Busro, B. (2024). PENAMAS PATIENCE AS A RELIGIOUS COPING MECHANISM IN THE LEARNING PROCESS AMONG MUSLIM STUDENTS IN HIGHER. Journal of Religion and Society, 37(1), 100–115. https://doi.org/10.31330/6pbg0r93
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-Determination Theory and the Facilitation of Intrinsic Motivation, Social Development, and Well-Being. In American Psychologist (Vol. 55, Issue 1). the American Psychological Association. https://doi.org/10.1037110003-066X.55.1.68
Saleh, A. A., Marissangan, H., Abdullah, S., Hamid, H., & Sulvinajayanti, S. (2024). Religious Practices and Psychological Resilience: Insights from South Sulawesi’s Muslim Communities During the Pandemi. International Journal of Religion, 5(10), 4804 – 4818. https://doi.org/10.61707/pdgekd27
Susilo, Khoiruddin, M. A., Pratomo, D. S., Al Ayyubi, M., & Salahudin. (2024). Does internal parental migration affect child school participation and work in Indonesia ? Cogent Social Sciences, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2363037
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sifa'ul Af'idah, Khoiriyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








This work is licensed under a