Integrasi Ilmu Agama Dan Sains Modern Dalam Pendidikan Tinggi Islam

Studi Terhadap Rekonstruksi Kurikulum Akademik

Authors

  • Dukhroini Ali Universitas Darul ‘Ulum Lamongan
  • Muhammad Faisal STAIN Sultan Abdurrahman Kepri

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i4.8746

Keywords:

Integrasi Ilmu Agama, Sains Modern, Rekonstruksi Kurikulum, Pendidikan Tinggi Islam, Transdisiplinaritas

Abstract

Artikel ini mengkaji problematika rekonstruksi kurikulum akademik dalam konteks integrasi ilmu agama dan sains modern di pendidikan tinggi Islam. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis hermeneutik dan studi komparatif, penelitian ini mengembangkan kerangka konseptual lima dimensi rekonstruksi kurikulum yang mencakup dimensi filosofis-fondasional, epistemologis-metodologis, struktural-organisasional, pedagogis-praktis, dan evaluatif-asessmentif. Model transformasi kurikulum empat fase yang dirumuskan meliputi dekonstruksi, desain ulang, implementasi, dan institutionalisasi, yang berfungsi sebagai panduan sistematis bagi perguruan tinggi Islam dalam merekonstruksi kurikulum secara integratif. Studi kasus terhadap UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum memerlukan komitmen institusional berkelanjutan, pengembangan kapasitas dosen transdisipliner, serta sinergi antara kebijakan top-down dan inisiatif bottom-up. Analisis kritis mengidentifikasi empat risiko utama, yaitu fragmentasi kurikuler, dikotomi epistemologis, resistensi institusional, dan dekontekstualisasi kurikulum, yang berpotensi menghambat efektivitas rekonstruksi jika tidak dimitigasi secara tepat. Penelitian ini berkontribusi dalam menawarkan model rekonstruksi kurikulum yang operasional dan kontekstual bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam yang integratif

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. A. (2020). Multidisiplin, Interdisiplin, dan Transdisiplin: Metode Studi Agama dan Studi Islam di Era Kontemporer. Yogyakarta: IB Pustaka.

Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of Knowledge: General Principles and Work Plan. Herndon, VA: IIIT.

Al Mubarok, A., Maimun, A., & Riyadi, D. E. (2024). Implementasi integrasi keilmuan dalam pendidikan pesantren melalui Islamisasi ilmu pengetahuan. JSP: Jurnal Studi Pesantren.

Amin, M., Alfiyah, H. Y., & Sasmita, F. E. (2026). Paradigma integratif-holistik sebagai model transdisipliner pendidikan Islam abad ke-21: Kritik atas keterbatasan Islamisasi pengetahuan. Jurnal Al-Muta'aliyah.

Arbi, A., Herlina, H., & Syarifuddin, S. (2024). Mendamaikan Islam dan sains: Studi integrasi interkoneksi ilmu di sekolah dasar Islam terpadu Kabupaten Bengkalis. Potensia: Jurnal Kependidikan Islam.

Azra, A. (2014). Reforms in Islamic education: A global perspective seen from the Indonesian case. Journal of Indonesian Islam, 8(1), 1–20.

Hakim, L. (2020). Pendidikan Islam Integratif: Best Practice Integrasi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi. Yogyakarta: Deepublish.

Halstead, J. M. (2004). An Islamic concept of education. Comparative Education, 40(4), 517–529.

Hanifah, U. (2018). Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer (Konsep integrasi keilmuan di universitas-universitas Islam Indonesia). TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 273–294.

Harahap, F. D. S., Arbi, A., & Yusrianto, E. (2025). Integrasi sains dan Islam dalam pendidikan Islam: Model, tantangan, dan implementasi di madrasah dan pesantren. Kutubkhanah.

Hassan, M. K. (2010). A return to the Qur'anic paradigm of development and integrated knowledge. Intellectual Discourse, 18(2), 183–210.

Jamil, S., Dewi, E., & Toedien, F. A. (2025). Integrasi agama dan sains dalam perspektif Syed Muhammad Naquib Al-Attas serta relevansinya bagi pengembangan pendidikan agama Islam di era modern. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam.

Mahfuzah, G. S., & Sabda, S. (2026). Integrasi Islam dan sains dalam pendidikan kontemporer. Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam.

Marzuki, M., Ghifari, A., & Dirman, D. (2023). Relasi antar disiplin ilmu: Paradigma integrasi dan interkoneksi (transdisiplinaritas) ilmu pengetahuan dengan pendidikan Islam. Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 16(2).

Memon, N., & Ahmed, F. (2020). Curriculum integration in Islamic higher education: Emerging challenges and opportunities. British Journal of Religious Education, 42(3), 295–308.

Nasr, S. H. (2006). Islamic Science: An Illustrated Study. Chicago: Kazi Publications.

Nata, A. (2018). Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum. Jakarta: Rajawali Pers.

Permadi, M. S., Fahmi, M., & Muluk, M. I. A. (2025). Quo Vadis the integrating Islam and science: A comparative study of the thoughts of Al-Faruqi, Al-Attas, and Amin Abdullah. Halaqa: Islamic Education Journal.

Qiso, A. A., Nafisah, A., & Pebrikarlepi, E. (2025). Merekonstruksi paradigma integratif pendidikan Islam: Analisis kritis terhadap sekolah Islam terpadu di Indonesia. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam.

Rosnani Hashim. (2014). Educational Dualism in Malaysia: Implications for Theory and Practice. Kuala Lumpur: Oxford University Press.

Sahin, A. (2018). Critical issues in Islamic education studies: Rethinking Islamic and Western liberal secular values of education. Religions, 9(11), 335

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Dukhroini Ali, & Muhammad Faisal. (2026). Integrasi Ilmu Agama Dan Sains Modern Dalam Pendidikan Tinggi Islam: Studi Terhadap Rekonstruksi Kurikulum Akademik. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(4), 46–60. https://doi.org/10.61104/jq.v4i4.8746

Issue

Section

Articles