Islamic Worldview in Science

Transformasi Paradigma Ilmu di Era Disrupsi Digital

Authors

  • Sudirman Anwar IAI Ar-Risalah INHIL Riau
  • Said Maskur IAI Ar-Risalah INHIL Riau
  • Muhammad Faisal STAIN Sultan Abdurrahman Kepri

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i4.8742

Keywords:

Islamic Worldview, Islamisasi Ilmu, Epistemologi Islam, Disrupsi Digital, Integrasi Sains-Agama

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi paradigma ilmu dalam perspektif Islamic worldview di tengah era disrupsi digital, dengan fokus pada analisis kritis terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum serta rekonstruksi epistemologi integratif yang berbasis pada tauhid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis hermeneutis terhadap literatur akademis kontemporer mengenai islamisasi ilmu, integrasi sains-agama, dan epistemologi Islam. Kerangka teoretis penelitian mengintegrasikan konsep Islamisasi Ilmu Al-Faruqi, de-westernization of knowledge Al-Attas, dan sacred science Nasr untuk membangun model analisis transformasi paradigma ilmu yang holistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) dikotomi ilmu agama dan ilmu umum merupakan warisan epistemologis kolonial yang terus berlanjut dalam sistem pendidikan Islam kontemporer dan diperparah oleh logika disrupsi digital yang cenderung sekular-materialistis; (2) paradigma sains bebas nilai yang menjadi fondasi ilmu pengetahuan modern mengalami krisis etis yang signifikan, terutama dalam konteks perkembangan teknologi digital yang menimbulkan problem dehumanisasi dan disorientasi pengetahuan; (3) rekonstruksi epistemologi Islam yang integratif, dengan menjadikan tauhid sebagai dasar ontologis dan epistemologis, mampu menawarkan paradigma alternatif yang mengharmoniskan dimensi spiritual dan rasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan di era digital. Artikel ini mengusulkan model transformasi paradigma ilmu berbasis Islamic worldview yang terdiri dari empat dimensi: ontologis, epistemologis, aksiologis, dan teleologis, sebagai kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang bermoral dan bermakna di era Society 5.0

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of Knowledge: General Principles and Workplan. Virginia: IIIT.

Arifin, M. Z., & Sofa, A. R. (2025). Epistemologi Pendidikan Agama Islam dalam Era Digital. Educational Journal of Religion and Innovation, 1(1), 1–18.

Asy’ari, H., & Sassi, K. (2025). Integrasi Sains dan Nilai-Nilai Islam sebagai Epistemologi Baru dalam Pengembangan Pendidikan Islam. Ilmuna Journal, 1(1), 1–20.

Bakar, O. (1999). The History and Philosophy of Islamic Science. Kuala Lumpur: ISTAC.

Fathonah, E. S. N., Rindiani, A., Rabi’ah, C. S., & Komariah, R. (2025). Epistemologi Islam dan Rekonstruksi Paradigma Ilmu di Era Modern. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(1), 1–16.

Firnanda, R., & Husnaini, M. (2025). Islamisasi Ilmu di Tengah Arus Modernitas: Analisis Tantangan dan Peluang Berdasarkan Pandangan Al-Faruqi dan Al-Attas. Al-Hikmah, 1(1), 1–22.

Firzatullah, M. A., & Prayogi, A. (2026). The Islamization of Science: The Intellectual Response of Indonesian Muslims to the Integration of Religion and Science in the Millennial Era. Averroes Journal for Science and Civilization, 1(1), 1–19.

Golshani, M. (2004). Issues in Islam and Science. Tehran: Institute for Humanities and Cultural Studies.

Guessoum, N. (2011). Islam’s Quantum Question: Reconciling Muslim Tradition and Modern Science. London: I.B. Tauris.

Jaeni, M., Mufidah, E., Basith, A., Ta’rifin, A., & Fahmy, A. F. R. (2026). Harmonisasi Sains dan Agama: Paradigma Baru Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Jakarta: Prenada Media.

Jamil, S., Dewi, E., & Toedien, F. A. (2025). Integrasi Agama dan Sains dalam Perspektif Syed Muhammad Naquib al-Attas serta Relevansinya bagi Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Era Modern. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(1), 1–18.

Kartanegara, M. (2005). Integrasi Ilmu: Sebuah Rekonstruksi Holistik. Bandung: Mizan.

Khozin, K., & Umiarso, U. (2019). The Philosophy and Methodology of Islam-Science Integration. Ulumuna, 23(1), 1–24.

Kuntowijoyo. (2006). Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Kusmana, K. (2017). The Integration of Knowledge and UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Islamika Indonesiana, 1(1), 1–22.

Nasr, S. H. (1996). Religion and the Order of Nature. Oxford University Press.

Nasr, S. H. (2006). Islamic Science: An Illustrated Study. World Wisdom.

Putra, F. M. A., Anshari, A., & Irmawati, I. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan pada Era Society 5.0. Media Riset Bisnis Manajemen dan Akuntansi, 1(1), 1–16.

Putri, D. A., & Lubis, Z. H. (2026). Renaissance dan Pergeseran Epistemologi Barat: Analisis Kritis terhadap Paradigma Sains Bebas Nilai dan Krisis Etika Teknologi Modern. Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(1), 1–20.

Qolbi, R. A., & Noviani, D. (2025). Globalization and the Modernization of Islamic Education: An Analysis of the Islamization of Knowledge and the Role of Technology. International Journal on Advanced Science Education Research, 1(1), 1–18.

Saputro, Y. M., Arif, M., & Afandi, A. (2026). Pendidikan Berbasis Filsafat Islam dalam Konteks Global. Journal of Multidisciplinary Islam, 1(1), 1–16.

Shofiyuddin, A., & Kholiluddin, T. (2025). Rekonstruksi Integrasi Agama, Sains, dan Teknologi dalam Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital. Al-Aufa Journal, 1(1), 1–18.

Sutisna, A., & Asy’ari, M. (2025). Bumi Kotak: Krisis Epistemologi Islam dan Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Islam di Era Disorientasi Pengetahuan. Iseedu Journal of Islamic Educational Thought, 1(1), 1–22.

Syahyudi, A., & Anwar, K. (2026). Epistemologi Studi Islam Kontemporer: Kritik terhadap Dikotomi Ilmu Agama dan Ilmu Umum. Ratio Divina, 1(1), 1–18

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Sudirman Anwar, Said Maskur, & Muhammad Faisal. (2026). Islamic Worldview in Science: Transformasi Paradigma Ilmu di Era Disrupsi Digital. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(4), 16–27. https://doi.org/10.61104/jq.v4i4.8742

Issue

Section

Articles