Optimalisasi Peran Guru sebagai Garda Terdepan Etika Digital dalam Mencegah Hoaks dan Penyalahgunaan Teknologi di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.6572Keywords:
etika digital, guru, literasi digital, pencegahan hoaksAbstract
Masifnya transformasi teknologi di lingkungan sekolah saat ini memicu tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks dan degradasi moral komunikasi di kalangan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran guru sebagai garda terdepan etika digital dalam mencegah hoaks dan membimbing teknologi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan (library Research). Data penelitian dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari artikel jurnal ilmiah, buku, serta referensi yang relevan, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahap reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan kesimpulan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru dalam komunikasi digital yang santun, kebiasaan memverifikasi informasi, pengelolaan emosi dalam keberanian interaksi, serta konsistensi sikap berkontribusi terhadap terbentuknya kesadaran etika peserta didik digital. Selain itu, literasi digital terbukti efektif memperkuat kemampuan berpikir kritis peserta didik sehingga mereka lebih memilih dalam menerima maupun menyebarkan informasi di ruang siber. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi kompetensi pedagogis, literasi digital, dan kesadaran etis guru menjadi faktor krusial dalam membangun budaya sekolah digital yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Agma, A. R. (2025). Hoaks dan disinformasi di media sosial: Strategi literasi digital untuk meningkatkan kesadaran publik. Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED), 1(1), 30–36.
Alfiyansyah, H., Nurlela, E., Fakhury, A. N., & Kurahman, O. T. (2025). Etika digital dalam profesionalisme guru pendidikan agama Islam: Menjaga nilai spiritualitas di tengah inovasi pembelajaran. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(3).
Aprilia, U. N., Lestari, F. H., Sahara, L. A., & Suttrisno. (2025). Strategi guru MI dalam membentuk etika digital pada peserta didik di era media sosial. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2).
Arifin, Z. (2021). Peran guru di sekolah dan masyarakat. Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 5(1).
Azizah, A. N., Azzahra, S. A., Wulandari, A., Aprilia, R. D., & Sabillah, S. N. (2024). Tinjauan literatur tentang tantangan dan peluang profesi guru di era digital. PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum, 2(4), 56–64.
Hanik, E. U., Puspitasari, D., Safitri, E., Firdaus, H. R., Pratiwi, M., & Inayah, R. N. (2022). Integrasi pendekatan TPACK (technological, pedagogical, content knowledge) guru sekolah dasar sikl dalam melaksanakan pembelajaran era digital. JEID: Journal of Educational Integration and Development, 2(1), 15–27.
Latief, A., Khuluq, A. F., Rinaldhi, M. A., Hafifah, M. N., Athiya, S. A., & Asitah, N. (2025). Optimalisasi peran guru dalam menerapkan metode pembelajaran untuk meningkatkan literasi siswa di era digital. Nusantara Educational Review, 3(1), 93–100.
Lestari, W., Isnaningrum, I., & Hidayat, N. (2024). Pengembangan profesional berkelanjutan untuk guru: Meningkatkan kualitas pengajaran di era digital. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(12), 13286–13292.
Malik, I., Nugraha, M. A., & Ramadhan, M. R. (2025). Strategi debunking informasi: Penguatan kapasitas literasi digital dalam menangkal disinformasi dan misinformasi di lingkungan sekolah. Junal ABDIRAHMA, 1(3), 42–45.
Mualimin, M., Hafidz, M. A., Kamila, D. Z., & Rofiah, K. (2025). Optimalisasi peran guru sebagai agen perubahan dalam pendidikan dan masyarakat di era digital. Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, 6(1), 124–130.
Munadzifah, M., & Fradana, A. N. (2025). Efektivitas literasi digital untuk pembelajaran di sekolah dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 938–954.
Putra, L. D., Niarna, I. N., Nauroh, A. N., & Aulia, S. (2026). Implementasi dan tantangan technological pedagogical content knowledge (TPACK) pada guru pendidikan agama Islam di SDIT Bakti Insani. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 21–31.
Rany, RM, Lusiana, E., & Perdana, F. (2025). Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis di Era Teknologi Informasi. Philosophiamundi , 3 (4), 47-56.
Safiqo, T., & Ghofur, A. (2025). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius peserta didik di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam , 4 (1), 81-90.
Van Thera, M. I. (2026). Peran guru PAI dalam membentuk etika digital siswa di era media sosial. An (Placeholder3)-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education, 2(2), 263–274.
Zebua, FRS (2023). Analisis tantangan dan peluang guru di era digital. Jurnal Informatika Dan Teknologi Pendidikan , 3 (1), 21-28.
Selwyn, N. (2016). Education and Technology: Key Issues and Debates (2nd ed.). Bloomsbury Academic.
Younie, S., & Bradshaw, P. (2017). Debates in Computing and ICT Education. Routledge.
Turner, K. H. (2019). The Ethics of Digital Literacy: Developing Knowledge and Skills Across Grade Levels. Bloomsbury Academic.
Barnes, M. E., & Marlatt, R. (Eds.). (2024). Teaching for equity, justice, and antiracism with digital literacy practices: Knowledge, tools, and strategies for the ELA classroom. Taylor & Francis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faizul Muna, Yasirly Nayla Rahma, Putri Nurul Adesta, Muhlisin Muhlisin, Abul Mafaakhir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a