Implementasi Pendidikan Al Qur'an Bersanad Berbasis Online
Studi Kasus Lembaga Maisura Foundation, Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.7019Keywords:
online learning, sanad Qur’anic education, talaqqi, musyafahah, Islamic educationAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan Al-Qur’an bersanad berbasis online di Maisura Foundation Banyumas. Perkembangan pembelajaran daring sejak masa pandemi Covid-19 mendorong lembaga pendidikan Islam untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran digital, termasuk dalam pendidikan Al-Qur’an. Namun, pembelajaran Al-Qur’an secara online sering dianggap kurang efektif karena proses talaqqi dan musyafahah secara tradisional menuntut adanya interaksi tatap muka langsung antara guru dan murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pendiri lembaga, guru, dan peserta didik di Maisura Foundation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Al-Qur’an bersanad berbasis online dapat dilaksanakan secara efektif apabila didukung oleh guru yang kompeten, jaringan internet yang stabil, sistem pembelajaran privat, interaksi visual melalui video call, serta penerapan adab belajar yang baik. Implementasi talaqqi dan musyafahah secara online tetap mampu menjaga kesinambungan sanad apabila dilakukan sesuai standar pembelajaran dan berada dalam pengawasan guru. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendidikan Al-Qur’an berbasis online memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat di daerah terpencil, pekerja dengan keterbatasan waktu, dan pembelajar dewasa yang merasa kurang nyaman belajar secara offline. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Al-Qur’an bersanad berbasis online menjadi inovasi pendidikan penting di era digital tanpa menghilangkan autentisitas dan kualitas transmisi keilmuan Al-Qur’an.
Downloads
References
Ananda Siddik, M., Rahman, A., & Harahap, F. (2025). Penerapan kurikulum Al-Qur’an bersanad di Rumah Tahfiz Kawan M77 Medan. Mesada: Journal of Islamic Education, 2(2), 815–826.
Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hasanah, N. (2021). Dampak pandemi Covid-19 terhadap proses pembelajaran TPQ. Jurnal Pendidikan Islam Anak, 1(1), 70–88.
Marjuni, A., & Harun, H. (2020). Penggunaan media online dalam pembelajaran pendidikan Islam. Journal of Islamic Education, 5(2), 101–112.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Munir, M. (2016). Pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Alfabeta.
Nurike, K., Sari, D., & Putra, M. (2024). Manfaat teknologi informasi untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap Al-Qur’an. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 1(2), 45–58.
Nurdin, A., Fauzi, M., & Rahmat, I. (2024). Tradisi sanad Al-Qur’an: Implementasi pemberian sanad Al-Qur’an di Pondok Pesantren Qiro’atus Sab’ah Kudang Garut. Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis, 8(1), 33–47. https://doi.org/10.24235/jskh.v8i1.15422
Pannen, P. (2013). Pembelajaran jarak jauh. Universitas Terbuka.
Siddik, A., Hidayat, T., & Ramadhan, M. (2025). Sanad dan pendidikan karakter dalam pembelajaran Al-Qur’an bersanad. Mesada: Journal of Islamic Education, 2(2), 815–826.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Zulkifli, Z. (2020). Pengajaran dan pembelajaran Al-Qur’an melalui media online. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 88–99.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuli Irawan, Afifudin Ahmad Robbani, Dedi Andrianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a