Erosi Literasi di Era AI

Studi Kasus Peserta Didik SMK-SMAK Makassar

Authors

  • Muhammad Aswar Ahmad SMK-SMAK Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.6713

Keywords:

Artificial Intelligence (AI), Kedangkalan Kognitif, Self-Efficacy, Literasi.

Abstract

Artificial intelligence (AI) mendorong perubahan khususnya pendidikan, di sisi lain hal, ini berpotensi mereduksi kemampuan literasi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan akibat dari penggunaan artificial intelligence (AI) terhadap kemampuan literasi, kognitif dan perilaku sosial peserta didik di SMK-SMAK Makassar. Kualitatif fenomenologi digunakan dengan metode observasi partisipatif selama 12 bulan. Penelitian ini menungkap delegasi nalar atau black box syndrome, di mana peserta didik membebankan tugas kognitif pada mesin. Temuan penelitian ini adalah: Kedangkalan kognitif yang berakibat pada inflasi nilai, saat peserta didik mampu mendapatkan nilai yang baik tetapi tidak memahami makna kontekstual. Penumpulan makna komunikasi dan reduksi kosakata baku, serta kurangnya self-efficacy terwujud dalam learned helplessness dan ketidaktelitian membaca prosedur kerja analisa di laboratorium. Rekomendasi dari penelitian ini adalah adanya penyesuaian kurikulum yang mengedepankan aspek konfirmasi langsung (lisan) dan lebih fokus pada pembuktian manual untuk menjaga orisinalitas kompetensi lulusan di era AI.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bittle, K., & El-Gayar, O. (2025). Generative AI and academic integrity in higher education: A systematic review and research agenda. Infromation, 16(4), 1–15.

Crowston & Bolici. (2025). Deskilling and upskilling with AI systems. Information Research, 30(iConf), 1009–1023.

D Santi, E. (2026). Cognitive amplification vs cognitive delegation in human-AI systems: A metric framework. arXiv preprint, 1–20.

Gulzhaina, N., & Uldana, B. (2025). AI and language evolution: How artificial intelligence is reshaping human communication. INTERCONF, (251), 111–114.

ISO. (2017). ISO/IEC 17025. International Organization for Standardization.

Jose, B., Joseph, D., Mohan, V., Alexander, E., Varghese, S. K., & Roy, A. (2025). Outsourcing cognition: The psychological costs of AI-era convenience. Frontiers in Psychology, 16, 1645237.

Kolber, M. (2023). Learned helplessness of secondary-school students learning english during covid-19 distance education: A Research report. Multidisciplinary Journal of School Education, 12(2), 105–123.

Liang, Z., Yang, K., Sha, L., Gasevic, D., Yan, L., & Chen, G. (2026). A systematic review of generative AI in education: Empirical insights from a human–AI interaction perspective. British Journal of Educational Technology, 2026(00), 1–51.

Lianto. (2019). Self-efficacy: A brief literature review. Jurnal Manajemen Motivasi, 15(1), 55–61.

Maghfiroh, U., & Widhiastuti, R. (2025). Kemampuan Berpikir Kritis: Bagaimana Ketergantungan AI dan Cognitive offloading menjadi Faktor yang Mempengaruhi dengan Diperkuat oleh Adversity Quotient. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(3), 1464–1478.

Misnawati, D., Citrawijaya, O. R., Farida, & Arlusi, R. D. (2025). The impact of artificial intelligence on human interaction: Redefining communication norms. The Journal of Academic Science, 2(1), 435–443.

Munawaroh. (2024). Teknologi Sebagai Kegiatan Manusia Dalam Era Modern Kehidupan Masyarakat. Saturnus, 2(3), 66–74.

Niken Chita, A., & Hamidah. (2020). Learned helplessness pada Wanita Dewasa Awal Korban Kekerasan dalam Pacaran yang Masih Bertahan dengan Pasangannya. INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 4(1), 36–42.

Shaw, S. D., & Nave, G. (2026). Thinking—Fast, Slow, and Artificial: How AI is Reshaping Human Reasoning and the Rise of Cognitive Surrender. Rochester, NY: Social Science Research Network.

Stuhlmüller, A. (2019). Delegating open-ended cognitive work. Ought Research Forum.

Suwahyu, I. (2025). Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Agama Islam Di Era Digital. Teladan: Jurnal Pendidikan Umum Dan Karakter, 1(2), 34–44.

Syahputri, A., Siregar, M. E., & Joharis, M. (2025). Literasi Bahasa Indonesia dalam Era Digital: Tantangan dan Peluang. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(03), 179–185.

Wijaya, A. D. (2024). Dampak Rendahnya self efficacy pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 4(2), 115–126.

Downloads

Published

2026-06-11

How to Cite

Ahmad, M. A. (2026). Erosi Literasi di Era AI: Studi Kasus Peserta Didik SMK-SMAK Makassar. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 2179–2190. https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.6713

Issue

Section

Articles