Perbandingan Kebugaran Fisik Siswa Kelas IV dan Kelas V di SD Negeri 19 Kota Jambi

Authors

  • Ardie Rachmad Universitas Negeri Jambi
  • Muhammad Rizki Kurniadi Universitas Negeri Jambi
  • Muhammad Rezki Universitas Negeri Jambi
  • Ely Yuliawan Universitas Negeri Jambi
  • Anggel Hardi Yanto Universitas Negeri Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.5878

Keywords:

kebugaran fisik, siswa sekolah dasar, perbandingan, pendidikan jasmani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kebugaran fisik siswa kelas IV dan kelas V di SD Negeri 19 Kota Jambi. Kebugaran fisik merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung aktivitas belajar dan perkembangan peserta didik secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan kelas V, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kebugaran jasmani yang mengacu pada standar pengukuran kebugaran siswa sekolah dasar. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran fisik antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kebugaran fisik antara siswa kelas IV dan kelas V. Siswa kelas V cenderung memiliki tingkat kebugaran fisik yang lebih baik dibandingkan siswa kelas IV, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata hasil tes yang lebih tinggi. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor usia, tingkat aktivitas fisik, serta perkembangan fisik siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat kebugaran fisik antara siswa kelas IV dan kelas V di SD Negeri 19 Kota Jambi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru pendidikan jasmani dalam merancang program pembelajaran yang sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan siswa.

Kata Kunci: kebugaran fisik, siswa sekolah dasar, perbandingan, pendidikan jasmani

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, A. (2013). Psikologi sosial. Jakarta: Rineka Cipta.

Anwar, K., & Fitriani, L. (2021). Analisis aktivitas fisik siswa sekolah dasar dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(1), 45–53.

Arsyad, A. (2015). Media pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Cahyani, D., & Pramono, H. (2022). Motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 120–128.

Desmita. (2014). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Fadli, M., & Nugraha, R. (2020). Perbedaan aktivitas fisik siswa berdasarkan tingkat kelas di sekolah dasar. Jurnal Sportif, 6(3), 210–218.

Hamalik, O. (2015). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Haryanto, E., & Kurniawan, A. (2019). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap aktivitas fisik siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga, 8(2), 89–97.

Hidayat, T., & Prasetyo, Y. (2022). Tingkat partisipasi siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 21(1), 55–63.

Husdarta, J. S. (2011). Manajemen pendidikan jasmani. Bandung: Alfabeta.

Iskandar, R., & Sari, D. (2023). Peran guru dalam meningkatkan motivasi siswa pada pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 12(1), 33–41.

Kompri. (2017). Motivasi pembelajaran perspektif guru dan siswa. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lestari, N., & Wibowo, H. (2023). Analisis partisipasi siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani, 11(2), 77–85.

Lutan, R. (2013). Pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar. Jakarta: Depdiknas.

Mahendra, A. (2015). Teori belajar gerak. Bandung: FPOK UPI.

Mutohir, T. C., & Maksum, A. (2017). Sport development index. Jakarta: Kemenpora.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pratama, A., & Sari, M. (2021). Hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 9(2), 150–158.

Rahmawati, E., & Hidayah, N. (2020). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap aktivitas fisik anak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(1), 66–74.

Sagala, S. (2013). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Samsudin. (2008). Pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SD/MI. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Soetjiningsih. (2012). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.

Suyanto. (2009). Psikologi pendidikan anak usia dini. Yogyakarta: UNY Press.

Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Widiastuti. (2015). Tes dan pengukuran olahraga. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-05-07

How to Cite

Ardie Rachmad, Muhammad Rizki Kurniadi, Muhammad Rezki, Ely Yuliawan, & Anggel Hardi Yanto. (2026). Perbandingan Kebugaran Fisik Siswa Kelas IV dan Kelas V di SD Negeri 19 Kota Jambi. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 433–444. https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.5878

Issue

Section

Articles