Systematic Literature Review Dampak Konten Tiktok Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Semester Akhir Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Manda Laila Muzaina Universitas Ahmad Dahlan, Ilmu Komunikasi
  • Rendra Widyatama Universitas Ahmad Dahlan, Ilmu Komunikasi

DOI:

https://doi.org/10.61104/jq.v4i2.5458

Keywords:

TikTok, kesehatan mental, mahasiswa semester akhir, Uses and Gratifications, systematic review

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan TikTok terhadap kesehatan mental mahasiswa yang berada di semester akhir dengan menerapkan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang berlandaskan pedoman PRISMA. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari artikel jurnal ilmiah yang terindeks di Google Scholar, Scopus, dan SINTA dalam rentang waktu 2020–2025 melalui proses seleksi sistematis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 22 artikel yang relevan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara penggunaan TikTok dan kondisi psikologis mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak TikTok bersifat ambivalen, yang ditentukan oleh intensitas penggunaan, jenis konten, serta motif penggunaan media. Berdasarkan kerangka teori Uses and Gratifications yang dikemukakan oleh Elihu Katz, Jay G. Blumler, dan Michael Gurevitch, ditemukan bahwa motif hiburan, interaksi sosial, dan pelarian berperan penting dalam menentukan dampak psikologis yang dihasilkan. Penggunaan TikTok secara moderat dengan konten edukatif dan dukungan sosial dapat memberikan manfaat berupa relaksasi dan peningkatan kesejahteraan psikologis, sementara penggunaan yang berlebihan yang didominasi oleh perbandingan sosial dan pelarian dari tekanan akademik cenderung meningkatkan stres, kecemasan, serta prokrastinasi. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis yang hanya berbasis intensitas penggunaan tidaklah cukup, sehingga diperlukan pendekatan yang mempertimbangkan motif dan mekanisme psikologis pengguna. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital dan pengelolaan penggunaan media sosial secara bijak sebagai strategi untuk menjaga kesehatan mental mahasiswa di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrioza, S., Sawita, N. D., & Zai, K. (2025). Tiktok Sebagai Ruang Sosial Gen Z: Analisis Risiko Kecanduan Dan Perundungan Siber Dalam Perspektif Manajemen Risiko. JEDBUS (Journal of Economic and Digital Business), 2(2), 68–74.

Anderson, K. A. (2022). Moral distress in The Last of Us: Moral agency, character realism, and navigating fixed gaming narratives. Computers in Human Behavior Reports, 5, 100163. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.chbr.2021.100163

Anggraeni, L. (2024). Perspektif global kesehatan mental kaum pemuda (Remaja, adolesen & dewasa awal) di Amerika Serikat, Eropa, negara persemakmuran & Asia Tenggara tahun 2024: Sebuah tinjauan pustaka sistematis. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada, 10(2), 34–61.

Aprina, H., & Regoza, A. C. (2024). HUBUNGAN INTENSITAS FREKUENSI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL PADA SISWA SMAN 3 SAMPIT. Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences), 13(2), 261–269.

Ariani, P., & Astuti, A. (2024). Konten TikTok Kesehatan Mental dan Dampaknya Terhadap Pengetahuan Mengenai Toxic Relationship. 11(01), 82–98.

Bamazruk, A. H., Yudhistira, K., Hartanto, K. Y., Putra, P., Faizal, A. R., & Zaimasuri, Z. (2025). Budaya flexing di TikTok: Dampaknya terhadap perilaku konsumtif dan kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Lampung. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 8(5), 11–20.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Cahyani, S. T., & Subardjo, R. Y. S. (2024). Perbedaan Kecemasan Pada Mahasiswa Ditinjau Dari Penggunaan Media Sosial Ig & Tiktok. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(12).

Conner, K. R., Abar, B., Aldalur, A., Chiang, A., Hutchison, M., Maisto, S. A., & Stecker, T. (2022). Alcohol-related consequences and the intention to seek care in treatment naïve women and men with severe alcohol use disorder. Addictive Behaviors, 131, 107337. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.addbeh.2022.107337

Dian, S., Mojokerto, H., Kebidanan, P. S., Dian, S., & Mojokerto, H. (2026). Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, Volume 18 Nomor 1 Februari 2026 Halaman | 1. 18, 1–15.

Meliawati, R., & Lukman, D. (2026). Pengaruh Penggunaan Instagram dan Tiktok terhadap Kesehatan Mental pada Strawberry Generation. 14, 81–102.

Nurdin, A. A., & Septialti, D. (2024). Paparan Media Sosial (Tiktok dan Instagram) Ditinjau dari Status Kesehatan Mental pada Mahasiswa Kesehatan. Health Promotion and Community Engagement Journal, 2(2), 122–130.

Rezki, A. N., Naryoso, A., & Pradekso, T. (2024). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Tingkat Stres. Interaksi Online, 12(2), 79–88.

Sohrabi, C., Franchi, T., Mathew, G., Kerwan, A., Nicola, M., Griffin, M., Agha, M., & Agha, R. (2021). PRISMA 2020 statement: What’s new and the importance of reporting guidelines. In International Journal of Surgery (Vol. 88, p. 105918). Elsevier.

Downloads

Published

2026-04-22

How to Cite

Muzaina, M. L., & Rendra Widyatama. (2026). Systematic Literature Review Dampak Konten Tiktok Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Semester Akhir Di Daerah Istimewa Yogyakarta. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(2), 183–191. https://doi.org/10.61104/jq.v4i2.5458

Issue

Section

Articles