Pengaruh Literasi Syariah Dan Persepsi Risiko Terhadap Pinjol Ilegal Dengan Pendapatan Sebagai Moderasi
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.8761Keywords:
Literasi Keuangan Syariah, Persepsi Risiko, Pinjol Ilegal, Pendapatan, Sumatera Utara.Abstract
Fenomena maraknya pinjaman online ilegal di Sumatera Utara menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, dengan 690 laporan tercatat sepanjang 2025. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya indeks literasi keuangan syariah nasional yang hanya 43,42%. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh literasi keuangan syariah dan persepsi risiko terhadap keputusan menggunakan pinjol ilegal, serta peran moderasi tingkat pendapatan. Pendekatan kuantitatif dengan survei diterapkan terhadap 112 responden dari tiga kabupaten dengan kasus pinjol ilegal tertinggi di Sumatera Utara melalui purposive sampling. Analisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian membuktikan bahwa literasi keuangan syariah (β = -0,436; p < 0,05) dan persepsi risiko (β = -0,378; p < 0,05) secara simultan memengaruhi keputusan menggunakan pinjol ilegal dengan kontribusi 41,8% (R² = 0,418). Tingkat pendapatan terbukti memoderasi secara signifikan pengaruh literasi syariah (p = 0,027) dan persepsi risiko (p = 0,018) dengan ΔR² = 0,055. Efektivitas literasi dan persepsi risiko lebih kuat pada kelompok berpendapatan tinggi.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Al-Qur'an al-Karim. (n.d.). Surat Al-Baqarah ayat 275, 278-279.
Amrie, I. S., Evriyenni, & Dianah, A. (2026). Peran literasi risiko syariah dan efikasi diri digital dalam pencegahan pinjaman online ilegal. Journal of Sharia Economics, 7(1). https://doi.org/10.22373/jose.v7i1.9817
Analisadaily. (2025). Satgas PASTI terima 17.965 laporan pinjol ilegal, 690 pengaduan dari Sumut. https://analisadaily.com/berita/baca/2025/12/05/1069424/
ANTARA News. (2025). OJK catat deposit judi online di Sumatera Utara capai Rp1,7 triliun. https://www.antaranews.com/berita/5258805/
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2025a). Persentase penduduk miskin Maret 2025 naik 0,17 poin menjadi 7,36 persen. Medan: BPS Sumatera Utara. https://sumut.bps.go.id/id/pressrelease/2025/07/25/1382/
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2025b). Statistik kesejahteraan rakyat Provinsi Sumatera Utara 2025. Medan: BPS Sumatera Utara. https://sumut.bps.go.id/id/publication/2025/11/28/
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2025c). Welfare indicators of Sumatera Utara Province 2025. Medan: BPS Sumatera Utara. https://sumut.bps.go.id/en/publication/2025/12/30/bd6e83255d12bd31ed6eaea9/
Bank Indonesia. (2025). Laporan ekonomi dan keuangan syariah 2025. Jakarta: Bank Indonesia.
Beck, T., & De Jonghe, O. (2020). The role of financial literacy in financial inclusion. World Bank Policy Research Working Paper, 9456.
Chen, H., & Volpe, R. P. (2022). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Andover: Cengage Learning.
Huda, N., & Rini, E. S. (2025). Persepsi risiko dan keputusan investasi: Pendekatan teori perilaku. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(3), 201–218.
Ismahani, N., Pospos, A. F. F. W., & Maulana, Z. (2025). Keuangan syariah bertransformasi: Literasi dan inklusi digital untuk memerangi jebakan pinjaman online ilegal. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia. https://core.ac.uk/outputs/658872696/
Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara. (2025a). Satgas PASTI terima 17.965 laporan pinjol ilegal, 690 pengaduan dari Sumut. Analisadaily. https://analisadaily.com/berita/baca/2025/12/05/1069424/
Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara. (2025b). OJK mencatat deposit judi online di Sumatera Utara capai Rp1,7 triliun. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/5258805/
Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara. (2025c). OJK Singgung tren pinjol ilegal-penipuan online masih marak di Sumut. detikSumut. https://www.detik.com/sumut/bisnis/d-8244605/
Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara. (2025d). OJK Ungkap bahaya pinjol ilegal & judi online di Deliserdang, warga diminta waspada. MetroDaily. https://metrodaily.jawapos.com/ekonomi/2356594317/
Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara. (2025e). Sepanjang 2025, OJK terima 15.000 pengaduan pinjol ilegal secara nasional, 573 dari Sumut. (Data internal OJK yang dirilis dalam konferensi pers, Desember 2025).
Latifah, I. (2025). Persepsi masyarakat terhadap pinjaman online dan risiko yang dihadapi (Studi pada masyarakat Kecamatan Mundu) [Skripsi, UIN Syekh Nurjati Cirebon]. https://repository.syekhnurjati.ac.id/15689/
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Marpaung, M., Kaspia, Y., Dalilah, N., & Fahnisa. (2025). Analisis literasi syariah dan persepsi masyarakat terhadap penggunaan pinjaman online di Desa Kampung Baru. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 8(1). https://journalversa.com/s/index.php/ieb/article/view/3502
Nababan, D., & Sadalia, I. (2024). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan masyarakat menggunakan pinjaman online ilegal di Medan. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 7(2), 112–125.
Nunnally, J. C., & Bernstein, I. H. (1994). Psychometric theory (3rd ed.). New York: McGraw-Hill.
Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Satgas PASTI blokir 507 aktivitas dan entitas keuangan ilegal minta masyarakat waspadai penipuan yang semakin marak. Jakarta: OJK. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Pages/Satgas-PASTI-Blokir-507-Aktivitas-dan-Entitas-Keuangan-Ilegal-Minta-Masyarakat-Waspadai-Penipuan-yang-Semakin-Marak.aspx
Otoritas Jasa Keuangan. (2025a). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2025b). *Laporan triwulan II-2025*. Jakarta: OJK. https://www.ojk.go.id/id/data-dan-statistik/laporan-triwulanan/Documents/Laporan%20Triwulan%20II-2025.pdf
Otoritas Jasa Keuangan. (2025c). *Roadmap pengembangan keuangan syariah Indonesia 2024-2029*. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan & Badan Pusat Statistik. (2025). Siaran pers bersama: Indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat meningkat, OJK dan BPS umumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025. Jakarta: OJK. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-SNLIK-Tahun-2025.aspx
Purnamasari, D., & Kurniawan, A. (2024). Analisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan generasi milenial di pedesaan. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 20(1), 55–68.
Rahman, A., & Hakim, M. (2025). Financial technology and sharia compliance: A study on Indonesian Islamic fintech. Journal of Islamic Economics and Finance, 5(1), 45–62.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Chichester: John Wiley & Sons.
Sharia Knowledge Centre. (2025). Mengapa literasi keuangan syariah masih tertinggal? https://www.shiariaknowledgecentre.id/id/berita-dan-artikel/news/
Slovic, P. (1987). Perception of risk. Science, 236(4799), 280–285.
Sumar'in, Ardi, P., Sumin, & Kusnadi, I. (2025). Empowering loan awareness: The role of Sharī'ah financial literacy, blockchain, and fintech trust. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 14(1), 179–196. https://doi.org/10.15408/sjie.v14i1.44735
Suryani, T., & Hendryadi. (2024). Metode penelitian kuantitatif: Teori dan aplikasi. Depok: Rajawali Pers.
Tribun Medan. (2025). Sepanjang 2025, OJK ungkap Sumut tertinggi kasus laporan pinjol ilegal dengan 690 kasus. https://medan.tribunnews.com/sumut-terkini/1771943/
Ubaidilla, M. S., & Sahliyah, F. (2024). Pengaruh literasi keuangan syariah, religiusitas, persepsi risiko dan manfaat terhadap intensitas penggunaan aplikasi pinjaman online (Studi kasus pada masyarakat Desa Sidokumpul). Jurnal Qiema (Qomaruddin Islamic Economics Magazine), 10(2), 145–157. https://doi.org/10.36835/qiema.v10i2.4487
Wijaya, R., & Hasanah, N. (2024). Digital financial literacy and its impact on online loan behavior among rural communities. Journal of Digital Economics, 3(2), 112–128.
Yudesti, R., & Matoati, R. (2024). Persepsi risiko terhadap minat melakukan pinjaman online sebagai alternatif pembiayaan pendidikan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 11(2). https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/158681
Zainuddin, A., & Fauzi, M. (2025). Islamic financial literacy and financial inclusion in North Sumatra: A survey-based analysis. International Journal of Islamic Economics, 8(1),
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muslim Marpaung, Dinda Tazkiyah Harahap, Mutiara Kesuma, Siti Hajar Bahzar, Anjali Marwiyah Siregar, Rahman Jalaludin Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a