Quarter Life Crisis Mahasiswa: Analisis Kecemasan Eksistensial dan Pendekatan Konseling Islam
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.7112Keywords:
Quarter life crisis, kecemasan eksistensial, konseling Islam, mahasiswa, kesehatan mental.Abstract
Fenomena quarter life crisis pada mahasiswa menjadi isu yang semakin meningkat di era digital akibat tekanan akademik, tuntutan sosial, ketidakpastian karier, dan budaya perbandingan sosial di media digital. Kondisi tersebut sering memunculkan kecemasan eksistensial, ketidakstabilan emosional, kebingungan arah hidup, dan krisis identitas diri pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kecemasan eksistensial yang dialami mahasiswa pada fase quarter life crisis serta mengkaji relevansi pendekatan konseling Islam dalam mengatasi permasalahan psikologis tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui desain systematic literature review. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik yang relevan dengan tema quarter life crisis, kecemasan eksistensial, kesehatan mental, dan konseling Islam yang diterbitkan pada tahun 2020–2025. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengalami quarter life crisis cenderung mengalami kecemasan berlebihan, overthinking, rasa takut gagal, rendahnya kepercayaan diri, kebingungan identitas, dan ketidakpastian masa depan. Media sosial juga ditemukan berkontribusi dalam memperkuat budaya perbandingan sosial dan tekanan psikologis mahasiswa. Selain itu, kecemasan eksistensial mahasiswa berkaitan dengan hilangnya makna hidup dan ketidakstabilan spiritual. Pendekatan konseling Islam melalui nilai tawakal, syukur, sabar, muhasabah, dan penguatan spiritual dinilai mampu membantu mahasiswa membangun penerimaan diri, resiliensi emosional, dan ketenangan batin. Kesimpulannya, konseling Islam memiliki relevansi penting sebagai pendekatan psikospiritual dalam membantu mahasiswa mengatasi kecemasan eksistensial pada fase quarter life crisis.
References
Afandi, M., & Afandi, A. (2021). Pendekatan Konseling Islam dalam Mengatasi Problematika Psikologis Mahasiswa. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 18(2), 145–158.
Aisyah, N., & Zamroni, M. (2024). Kecerdasan Emosi dan Quarter Life Crisis pada Generasi Z. Jurnal Psikologi Islam, 8(2), 91–106.
Alfian, R., & Iriani, D. (2024). Self Efficacy dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Psychology Journal of Mental Health, 6(1), 33–45.
Anggraini, N., Wahyunengsih, W., & Aqila, S. (2022). Pengaruh Quarter Life Crisis terhadap Kepercayaan Diri Mahasiswa. Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 3(2), 112–124.
Ardian, M., Fadilah, R., & Suryani, D. (2025). Quarter Life Crisis pada Generasi Z: Analisis Psikodiagnostik Mahasiswa Tingkat Akhir. Publik: Jurnal Psikologi Dan Sosial Humaniora, 7(1), 22–37.
Dalimunthe, M., & Yusuf, H. (2023). Pengembangan Layanan Bimbingan Konseling Islam di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 130–145.
Ermita, F., Rifani, A., & Hamid, R. (2024). Religiusitas dan Dukungan Sosial terhadap Quarter Life Crisis Mahasiswa Tingkat Akhir. Jurnal Psikologi Islam, 11(1), 74–89.
Ermita, R., Rifani, R., & Hamid, H. (2024). Religiusitas dan Dukungan Sosial terhadap Quarter Life Crisis Mahasiswa. Jurnal Psikologi Islam, 11(1), 55–69.
Hafarinto, D., Putra, A., & Lestari, Y. (2024). Systematic Literature Review dalam Penelitian Kualitatif Kontemporer. Journal of Scientific Research Method, 4(2), 87–98.
Indonesia, R. (2024a). Diskusi Mahasiswa tentang Quarter Life Crisis, Tekanan Sosial, dan Kecemasan Masa Depan. https://www.reddit.com/r/indonesia/comments/1ghi5o7
Indonesia, R. (2024b). Diskusi masyarakat mengenai tantangan pendidikan anak dan keluarga di era modern. https://www.reddit.com/r/indonesia/
Lolita, M., & Puriani, S. (2025). Pendekatan Systematic Literature Review pada Kajian Kesehatan Mental Mahasiswa. Jurdikan: Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 6(1), 1–12.
Marlina, S. (2024). Pendekatan Spiritualitas Islam dalam Menangani Kecemasan Eksistensial Mahasiswa. Madinah: Jurnal Konseling Islam, 9(2), 99–113.
Melati, R. (2025). Teknik Content Analysis dalam Penelitian Kepustakaan Kualitatif. Learning: Jurnal Pendidikan Dan Humaniora, 10(1), 66–77.
Prasetyo, A. (2024). Konseling Islam sebagai Pendekatan Psikospiritual dalam Mengatasi Krisis Identitas Mahasiswa. Jurnal Konseling Religi, 13(1), 40–55.
Safitri, A., & Rahman, H. (2024). Regulasi Diri dan Kesehatan Mental Mahasiswa di Era Digital. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 9(3), 120–133.
Sandaputri, N., & Mariyati, L. (2024). Hubungan Media Sosial dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Dewasa Awal. Jurnal Psikologi Integratif, 12(2), 88–102.
Srinikasari, D., Pratama, M., & Selvia, N. (2025). Pengalaman Mahasiswa Menghadapi Quarter Life Crisis: Studi Fenomenologi pada Mahasiswa Bimbingan Konseling. Dimamu: Journal of Counseling and Psychology, 3(1), 45–58.
Walid, M., Hasanah, U., & Fitria, N. (2024). Spiritualitas dan Resiliensi Mahasiswa dalam Menghadapi Quarter Life Crisis. Jurnal Dakwah Dan Konseling Islam, 9(2), 77–92.
Wibisono, H., & Hakim, L. (2022). Studi Literatur sebagai Metode Penelitian dalam Kajian Psikologi Islam. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 4(2), 120–131.
Widaad, N., Setiyowati, A., & Rahman, F. (2023). Regulasi Emosi dan Dukungan Sosial terhadap Quarter Life Crisis Mahasiswa. Buseli: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(3), 88–102.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Arya Ghifari, M. Fahli Zatrahadi, Miftahuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a