Peran Bantuan Hukum Di Indonesia Dalam Mewujudkan Prinsip Due Process Of Law
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6969Keywords:
Bantuan Hukum, Due Process of Law, Akses Keadilan.Abstract
Bantuan hukum merupakan hak konstitusional yang diberikan kepada warga negara, khususnya masyarakat yang berasal dari kalangan kurang mampu secara ekonomi, dan disediakan secara cuma-cuma berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum serta Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Kehadiran bantuan hukum memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung prinsip due process of law, yang menekankan bahwa setiap proses hukum harus dilaksanakan secara adil dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran bantuan hukum dalam menjamin proses hukum yang adil bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia, sekaligus mengidentifikasi hambatan dan menilai efektivitas pelaksanaannya. Dengan menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa bantuan hukum memiliki peranan besar dalam melindungi hak-hak tersangka dan terdakwa, mencegah tindakan sewenang-wenang oleh aparat penegak hukum, serta mendorong terwujudnya persamaan di hadapan hukum. Namun demikian, pelaksanaan bantuan hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap persoalan hukum, terbatasnya akses terhadap layanan bantuan hukum, serta belum efektifnya penerapan regulasi bantuan hukum dalam praktik. Oleh karena itu, penguatan dan perbaikan sistem bantuan hukum sangat diperlukan agar prinsip due process of law dapat diwujudkan secara menyeluruh bagi seluruh lapisan masyarakat.
References
Bramantara, Rezal Helwin. “Equality before the Law Principle in the Implementation of Legal Aid in Indonesia.” The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education 3, no. 2 (2021): 209–22. https://doi.org/10.15294/ijicle.v3i2.46177.
Budahu, Atriani. “Penyelenggaraan Dan Pembentukan Peraturan Daerah Bantuan Hukum Masyarakat Miskin.” Jurnal Media Hukum 12, no. 1 (2024): 29–41. https://doi.org/10.59414/jmh.v12i1.638.
Cahyani, Tinuk Dwi. Hukum Acara Pidana Indonesia: Dalam Teori Dan Praktek. Malang: UMM Press, 2023.
Chandra, Deva Dwi, Muhammad Ilham Reja Alfaroq, Ihza Briliant Afifky, Petra aLfa Almunziri, and Sudirman Sitepu. “Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaksanaan Due Process of Law Sebagai Elemen Fundamental Untuk Melindungi Hak Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia.” Jurnal Hukum Dan Kebijakan Publik 7, no. 2 (2025): 188–203.
Cloney, Amal, and Philippa Webb. The Right to a Fair Trial In International Law. Oxford: Oxford University Press, 2021.
Haryati, Setya, and Fitri Anita. “Asas Praduga Tak Bersalah Dalam Penyelenggaraan Peradilan Pidana.” Jurnal Jendela Hukum Dan Keadilan 8, no. 1 (2021): 81–112. https://doi.org/https://doi.org/10.32663/jhk.v8i1.2503.
Jati, Agung Bayu Kuncoro. “Implementasi Asas Praduga Tak Bersalah Di Indonesia.” Semarang, 2017. https://www.scribd.com/document/403866467/Asas-Praduga-Tak-Bersalah.
Khablo, Oksana. “International Standards for the Application of the Presumption of Innocence in Criminal Proceedings” 29, no. 1 (2024): 55–65. https://doi.org/10.56215/naia-herald/1.2024.55.
Kurdi, Adery Ardhan, and Teuku Ahmad Dadek. “Tansformasi Penegakan Due Process Of LawDalam Tahapan Penyidikan Di Indonesia: Antara Perlindungan Hak Tersangka Dan Efektivitas Penegakan Hukum.” Jurnal Ilmu Hukum 10, no. 1 (2026): 42. https://journal.umpo.ac.id/index.php/LS/article/view/12833/4332.
Luntungan, Nancy Glorya, Muhammad Rusdi, and Muhammad Zaki Sierrad. “Asas Praduga Tak Bersalah Dalam Hukum Pidana: Refleksi Hak Asasi Manusia.” Jurnal Riset Dan Kajian Hukum Hak Asasi Manusia, 2023.
Lutfiyah, Khoirum. “Equality before the Law Principle and the Legal Aid for the Poor: An Indonesian Insight.” The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education 3, no. 4 (2021): 517–36. https://doi.org/10.15294/ijicle.v3i4.48292.
Marlina, Andi, Rasna Rasna, Abd Rahman, and Purnama Suci. “Akses Keadilan Yang Tidak Sampai: Studi Kajian Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin.” Jurnal Usm Law Review 7, no. 2 (2024): 540–55. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.8668.
Marolop Butar Butar, Sebastian Tarigan Sibero, Gabriella Alensia Manihuruk dan Billy Syahputra Alam, and Fakultas. “Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol.1. No.4 (Juli 2020) Tema/Edisi : Hukum Pidana (Bulan Ketujuh) Https://Jhlg.Rewangrencang.Com/.” Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis 6, no. 7 (2025): 1–16.
Nababan, Grace Oktavia, Elsa Ramadhana, Yulia Tri Wahyuni, and Patricia Swalika. “Perlindungan Hak Tersangka Melalui Penerapan Asas Praduga Tak Bersalah Dalam Tahap Pembuktian Pada Sistem Peradilan Pidana Indonesia.” Pendidikan Tambusai 9 (2025): 34866–72.
Nurviana, Vivin. “The Principle of Presumption of Innocence in Criminal Law Policy in Indonesia.” Proceedings of the International Seminar on Sharia and Law 1 (2023): 115–22. https://www.bing.com/ck/a?!&&p=ec187e5a50403dae9feda8f6f1e0b12c718bbd885a30a0adaff703877056e865JmltdHM9MTc2MzUxMDQwMA&ptn=3&ver=2&hsh=4&fclid=0216dab5-5a1a-699d-09c9-ccb55bbf6855&psq=The+Principle+of+Presumption+of+Innocence+in+Criminal+Law+Policy+in+Indonesia&u=a1aHR0cHM6Ly9qdXJuYWxmYXN5YS5pYWlua2VkaXJpLmFjLmlkL2luZGV4LnBocC9waXNzbC9hcnRpY2xlL2Rvd25sb2FkLzM1Ny8xOTgvMTQ4OA.
Pangaribuan, E. “Gubernur Riau Abdul Wahid Resmi Jadi Tersangka Kasus ‘Jatah Preman’ Proyek Jalan Dan Jembatan.” Catatan Riau.com, 2025.
Putri, Michele Aprilia Nugraha, and Agus Riwanto. “Bentuk Tanggung Jawab Negara Dalam Pemberian Bantuan Hukum Kepada Masyarakat Miskin.” Res Publica: Jurnal Hukum Kebijakan Publik 7, no. 3 (2023): 282. https://doi.org/10.20961/respublica.v7i3.54907.
Rofingi, Umi Rozah, and Adifyan Rahmat Asga. “Problems of Law Enforcement in Realizing The Principle of Equality Before The Law in Indonesia.” Law Reform: Jurnal Pembaharuan Hukum 18, no. 2 (2022): 222–37. https://doi.org/10.14710/lr.v18i2.47477.
Rozi, Achmad Fahrur. “Penindakan Oleh Penyidik Hak-Hak Tersangka Dan Terdakwa Dalam Kuhap Bantuan Hukum.” Lex Mercatoria 2, no. 1 (2025): 31–41. https://doi.org/10.31851/lexmercatoria.v2i1.17647.
Safitri, Erika, Efi Yulistyowati, and Amri Panahatan Sihotang. “Implementasi Pemberian Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin Melalui Posbakum Di Pengadilan Agama Demak Kelas Ib.” Semarang Law Review (SLR) 4, no. 2 (2023): 36–49. https://doi.org/10.26623/slr.v4i2.7394.
Saputra, Tomi, and Aria Zurnetti. “Peranan Bantuan Hukum Sebagai Jaminan Hak Tersangka Dalam ( Due Process of Law ) Pada Sistem Peradilan Pidana Indonesia” 3, no. 2 (2025): 129–37.
Tarigan, Khatarina Ni Md Sharleen, and I Gusti Ayu Agung Ari Krisnawati. “Pengamalan Asas Equality Before the Law Di Indonesia Sebagai Negara Hukum Dalam Pemberian Bantuan.” Kertha Wicara 12, no. 7 (2023): 354–62.
Turnip, Rustam Efendi, Program Studi, Doktor Hukum, Universitas Katolik, Habeas Corpus Act, Political Rights, Hak Asasi Manusia, Negara Hukum, and Peradilan Pidana. “Konsep Dasar Terkait Due Process of Law” 3, no. 2 (2026): 221–31.
Virgynia, Intan, Silvy Sinaga, and Hikam Hulwanullah. “Dilema Birokrasi Penegakan Hukum Di Era Digital: Konflik Due Process of Law Dan Tekanan Opini Publik Dalam Kebijakan Polri.” Jurnal Pemerintahan Dan Politik 10, no. 4 (2025): 932–47. https://ejournal.uigm.ac.id/index.php/PDP/article/view/6089.
Waliden, Ibnu Alwaton Surya, Selvia Fitri Maulida, and Mochammad Agus Rachmatulloh. “Tinjauan Asas Equalty Before the Law Terhadap Penegakan Hukum Di Indonesia.” Verfassung: Jurnal Hukum Tata Negara 1, no. 2 (2022): 123–42. https://doi.org/10.30762/vjhtn.v1i2.186.
Zahrulswendar, Indra Hafit, Muh. Endriyo Susila, and Tanto Lailam. “Pemenuhan Hak Tersangka Dalam Proses Penangkapan Dan Penahanan Di Kota Kendari.” Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC) 3, no. 3 (2023): 113–25. https://doi.org/10.18196/ijclc.v3i3.17476.
Zico Junius Fernando. “Due Process of Law Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Di Indonesia.” Majalah Keadilan 21, no. 1 (2021).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reta Nitanza, Asyrafil Mahdi, Evant Julian, Ivania Alyarifdah S, Febri Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a