Kegagalan Komunikasi dan Fasilitasi Konflik dalam Sengketa Lahan Adat

(Studi Kasus Warga Desa Sihaporas dan PT Toba Pulp Lestari)

Authors

  • Kinkin Setyaningrum Universitas Negeri Yogyakarta
  • Sherly Renawati Sunanta Universitas Negeri Yogyakarta
  • Devi Ayu Pratiwi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Nuuha Dzakiyyah Universitas Negeri Yogyakarta
  • Maulana Fikri Hidayatullah Mashum Universitas Negeri Yogyakarta
  • Saliman Universitas Negeri Yogyakarta
  • Yumi Hartati Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.6788

Keywords:

Konflik Agraria, Masyarakat Adat, Fasilitasi Komunikasi.

Abstract

Tanah memiliki peran ganda sebagai aset sosial dan modal yang sering memicu ketegangan agraria akibat tumpang tindih klaim antara hak ulayat masyarakat adat dan konsesi korporasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab konflik lahan antara masyarakat adat Sihaporas dan PT Toba Pulp Lestari serta mengevaluasi proses fasilitasi komunikasi guna merumuskan solusi penyelesaian yang berkeadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis data interaktif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar konflik bersumber dari dualisme hukum pertanahan dan kegagalan komunikasi yang berujung pada tindakan kriminalisasi terhadap warga adat. Selain itu, operasional perusahaan memicu deforestasi dan kerusakan ekosistem air yang berdampak langsung pada marginalisasi ekonomi petani lokal. Proses fasilitasi oleh pemerintah dan pihak ketiga sejauh ini berjalan lambat serta belum mampu mengurai ketimpangan relasi kuasa antar-aktor. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penyelesaian sengketa membutuhkan pengakuan legal atas tanah ulayat dan penerapan prinsip persetujuan atas dasar informasi di awal tanpa paksaan (FPIC) demi mewujudkan keadilan agraria.

References

Alfian, A., Kudussisara, K., Maimunah, N. S., & Susana, I. (2025). Masyarakat Adat dan Toba PULP Lestari: Pemetaan Aktor dan Analisis Konflik Agraria. Aceh Anthropological Journal, 9(1), 53–69. https://doi.org/10.29103/aaj.v9i1.20332

Bahiyah, K., & Dewi Septiana, Y. (2025). Perlindungan Hak Adat dalam Konflik Agraria Sihaporas: Analisis HAM dan Pluralisme Hukum. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 5, 363–370. https://doi.org/10.56128/jkih.v5i3.604

Chandry Marta Justina Sianturi, Muliono Muliono, & M. Wira Anshori. (2026). Model Penyelesaian Konflik Hutan Adat Kemenyan melalui Skema Perhutanan Sosial antara Masyarakat Pandumaan Sipituhuta dengan PT Toba Pulp Lestari. JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL, 5(1), 33–41. https://doi.org/10.55606/jhpis.v5i1.5891

Ginting, J. P., Nasution, F. A., Nasution, M., & Ikhsan, E. (2025). Locus : Jurnal Konsep Ilmu Hukum Republik Indonesia. 5(2), 156–163.

Gultom, E. S. (2025). KAMI BUKAN HANYA PENJAGA HUTAN: MARGINALISASI PEREMPUAN ADAT DI SUMATERA UTARA DAN POLITIK KUASA DALAM PERSPEKTIF FOUCAULT. Zaheen : Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 1, 78–94. https://jurnalinspirasimodern.com/index.php/Zaheen/article/view/191/164

Hasugian, Y. E. (2026). LIVING LAW EUGEN EHRLICH DALAM KONFLIK MASYARAKAT ADAT TOBA DAN PT TOBA PULP LESTARI: ANALISIS SOCIO-LEGAL. Jurnal Ilmiah Penelitian, VI, 256–273. https://kontrassumut.org/Negara-Melakukan-Pembiaran-dalam-Konflik-

Hidayat, Y. (2024). Dominasi Oligarki dan Praktik State Capture dalam Konflik Masyarakat Adat dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Journal of Politics and Policy, 6(2), 77–102. https://doi.org/10.21776/ub.jppol.2024.006.02.01

Kompas.id. (2025, October 22). Konflik Agraria dengan TPL Tak Kunjung Usai, Masyarakat Adat Meminta Negara Hadir. https://www.kompas.id/artikel/konflik-agraria-dengan-tpl-tak-kunjung-usai-masyarakat-adat-minta-negara-hadir

Kompas.id. (2026, January 30). Setelah Izin PT Toba Pulp Lestari Dicabut, Masyarakat Adat Menanti Pengembalian Tanah UlayatSetelah Izin PT Toba Pulp Lestari Dicabut, Masyarakat Adat Menanti Pengembalian Tanah Ulayat. Kompas.Id. ttps://www.kompas.id/artikel/setelah-izin-pt-toba-pulp-lestari-dicabut-masyarakat-adat-menanti-pengembalian-tanah-ulayat

Maimunah, N. S. (2025). MASYARAKAT ADAT DAN TOBA PULP LESTARI : PEMETAAN. 9(1), 53–69. https://doi.org/10.29103/aaj.v9i1.20332

Palawa, C. I. (2025). Tinjauan Yuridis Sengketa Kawasan Hutan Produksi Tetap Antara Masyarakat Adat dan PT. Toba Pulp Lestari Tbk: Studi putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor 1820/PID.SUS-LH/2024/PT MDN [Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)]. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexcrimen/article/view/64421

Prayogi, A., Nasrullah, R., Setiawan, S., Setyawan, M. A., Kh, U., & Wahid, A. (2025). The Concept of Conflict and the Theory of Social Conflict in Karl Marx’s Thought (Vol. 1, Number 1).

Ramadhan, A. (2023). Analisis Resolusi Konflik Agraria dan Sumber Daya Alam di Aceh. Jurnal Transformasi Administrasi, 13(01), 1–17. https://doi.org/10.56196/jta.v13i01.247

Simbolon, E. E., Tobing, A., & Manalu, D. (n.d.). Penerbit: LKISPOL (Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik) ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN OPERASI PT TOBA PULP LESTARI DI WILAYAH HUTAN TANAM INDUSTRI MASYARAKAT ADAT PARGAMANAN BINTANG MARIA KECAMATAN PARLILITAN KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN.

Simbolon, E. E., Tobing, A., & Manalu, D. (2026). ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN OPERASI PT TOBA PULP LESTARI DI WILAYAH HUTAN TANAM INDUSTRI MASYARAKAT ADAT PARGAMANAN BINTANG MARIA KECAMATAN PARLILITAN KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan, 13, 181–192. https://doi.org/https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i4.825

Tempo.co. (2025, September 22). Bentrok Berdarah Warga Sihaporas dan PT Toba Pulp Lestari. Tempo.Co. https://www.tempo.co/hukum/bentrok-berdarah-warga-sihaporas-dan-pt-toba-pulp-lestari-2072255

Yenita Ekasanti Sidabalok, Muliono Muliono, & Galank Pratama. (2026). Analisis Dampak Konflik Lahan terhadap Masyarakat Adat Sihaporas dalam Perspektif Ekologi Politik. Jurnal Hukum Dan Sosial Politik, 4(1), 29–37. https://doi.org/10.59581/jhsp-widyakarya.v4i1.6025

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

Setyaningrum, K., Sherly Renawati Sunanta, Devi Ayu Pratiwi, Nuuha Dzakiyyah, Maulana Fikri Hidayatullah Mashum, Saliman, & Yumi Hartati. (2026). Kegagalan Komunikasi dan Fasilitasi Konflik dalam Sengketa Lahan Adat : (Studi Kasus Warga Desa Sihaporas dan PT Toba Pulp Lestari). Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4), 326–337. https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.6788

Issue

Section

Articles