Akibat Hukum Terhadap Pembagian Harta Bersama Yang Berstatus Terhutang

Studi Putusan Nomor 1614/Pdt.G/2024/PA.Tnk

Authors

  • Risha Aprilia Universitas Lampung
  • Sepriyadi Adhan S Universitas Lampung
  • Elly Nurlaili Universitas Lampung
  • Nunung Rodliyah Universitas Lampung
  • Dewi Septiana Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6643

Keywords:

Harta Bersama, Hutang Bersama, Tanggung Renteng, Passiva, Perceraian

Abstract

Pembagian harta bersama pasca perceraian menjadi persoalan hukum yang kompleks ketika harta tersebut masih dibebani kewajiban hutang yang belum lunas. Penelitian ini bertujuan menganalisis akibat hukum yang timbul dari penetapan hutang sebagai bagian dari harta bersama dalam pembagian harta bersama pasca perceraian berdasarkan Putusan Nomor 1614/Pdt.G/2024/PA.Tnk. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hutang yang lahir selama ikatan perkawinan berlangsung diklasifikasikan sebagai passiva harta bersama berdasarkan Pasal 91 ayat (3) dan Pasal 93 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam, sehingga proses pembagian harta tidak dapat diselesaikan secara tuntas sebelum persoalan hutang diperhitungkan dan dituntaskan. Pengakuan ini menimbulkan konsekuensi bahwa tiap pihak menanggung setengah bagian dari keseluruhan hutang bersama. Di samping itu, penerapan mekanisme tanggung renteng yang ditetapkan hakim memberikan kepastian hukum kepada kreditur untuk menagih pelunasan dari salah satu atau kedua pihak sekaligus, tanpa bergantung pada pembagian beban secara internal. Distribusi beban hutang yang proporsional ini mencerminkan nilai keadilan distributif sekaligus menghadirkan perlindungan hukum bagi pihak ketiga. Pengakuan hutang sebagai passiva harta bersama menjadi pijakan normatif yang krusial dalam upaya penyelesaian sengketa harta bersama yang di dalamnya terdapat kewajiban finansial yang belum terselesaikan.

References

Azizah, R. N., & Yassir, M. (2024). Hak Dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Dan Hukum Islam. Asy-Syari`Ah: Jurnal Hukum Islam, 10(1), 48–64.

Bahri, A. S. (2022). Analisis Kedudukan Harta Bersama Dalam Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Al-Risalah, 3(1), 62–81.

Daud, H., & Ishak, A. (2020). Pembebanan Hutang Bersama Dalam Putusan Pengadilan Agama Tilamuta. As-Syams: Journal Hukum Islam, 1(1), 148–170.

Efendi, J., & Rijadi, P. (2022). Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris : Edisi Kedua. Prenada Media.

Hakim, M. H. M., & Nurbaedah. (2025). Pelaksanaan Pembagian Harta Bersama Di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri (Studi Perkara Nomor: 162/Pdt.G/2022/Pa.Kab.Kdr) Muassisil. Mizan: Jurnal Ilmu Hukum, 14(1), 220–226.

Hardianto, Syamsuddin, Jamaluddin, F., Setiawan, R., & N, Z. (2025). Panduan Lengkap Metode Penelitian Hukum Empiris Dan Normatif.

Hendarto, A. V. P. (2022). Analisis Yuridis Pembagian Harta Bersama Setelah Perceraian Ditinjau Dari Kompilasi Hukum Islam Dan Undang-Undang Perkawinan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(2), 516–523.

Maheswara, M. Y. H. (2022). Implikasi Cerai Mati Bagi Kedudukan Istri Terhadap Hutang Perbankan Peninggalan Suami Menurut Perspektif Hukum Perdata Dan Hukum Islam. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(6), 460–477.

Maniya, S., Hafidz, M., & Azis, D. E. P. (2026). Perebutan Harta Bersama : Analisis Hukum Pembagian Harta Pasca Perceraian Di Indonesia. Jurnal Dialogica, 1(2).

Mariani, A. A., & Wagian, D. (2025). Analysis Of Decision Number 2932/Pdt.G/2023/Pa. Kab.Kdr About Debt Repayment In Banking After Divorce. Jurnal Private Law Fakultas Hukum Universitas Mataram, 5(3).

Maulana, M. B., Afandi, & Kaimudin, A. (2023). Penerapan Asas Contra Legem Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian (Studi Putusan Pengadilan Agama Batam Nomor 1187/Pdt.G/2023/Pa.Btm.). Dinamika, 31(2), 12949–12957.

Novitasari, U., & Anggraeni, N. N. (2023). Hak Dan Kewajiban Suami Istri Dalam Hukum Perkawinan Indonesia: Perspektif Keadilan Gender. Central Publisher, 1(12), 1377–1382.

Nurmila, S., & Mahmudah, H. (2024). Analisis Terhadap Pembagian Harta Bersama Pada Putusan Pengadilan Agama Bima Kelas 1a Nomor : 1467 / Pdt . G / 2022 / Pa Bima. Nalar: Jurnal Of Law And Sharia, 2(2), 161–170.

Ramadhan, T., Ismail, H., Khotimah, K., Maulana, M. R., & Duri, R. (2025). Distributive Justice In The Perspective Of Islamic Law And Its Implementation In Shared Property Disputes. Al Hairy: Islamic Of Law, 1(1), 11–23.

Rizkia, N. D., & Ferdiansyah, H. (2023). Metode Penelitian Hukum (Normatif Dan Empiris). Penerbit Widina.

Sari, R. R. W., Tarigan, A. A., & Nasution, M. S. A. (2023). Ragam Putusan Hakim Tentang Harta Bersama: Analisis Kepastian Hukum Terhadap Putusan Pengadilan Agama Mengenai Harta Bersama Di Indonesia. Jurnal Interpretasi Hukum, 4(2), 269–277.

Saudi, A. (2022). Protection Of Women ’ S And Children ’ S Rights Based On System Interconnection : A New Paradigm Of Execution Of Women And Children ’ S Rights After Divorce. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 11(3), 499–522. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.25216/Jhp.11.3.2022.499-522

Suyanto. (2022). Metode Penelitian Hukum Pengantar Penelitian Normatif, Empiris Dan Gabungan. Unigres Press.

Utami, S. M. P., & Dalimunthe, S. N. I. S. (2023). Penerapan Teori Keadilan Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian. Jurnal Usm Law Review, 6(1), 2–3.

Wahida, S. Y. R., & Aryana, I. W. P. S. (2021). Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Akibat Perceraian Terkait Harta Bawaan Istri Yang Dijadikan Jaminan Pelunasan Hutang Dalam Perkawinan. Jurnal Aktual Justice, 6(2), 164–176.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Risha Aprilia, Sepriyadi Adhan S, Elly Nurlaili, Nunung Rodliyah, & Dewi Septiana. (2026). Akibat Hukum Terhadap Pembagian Harta Bersama Yang Berstatus Terhutang : Studi Putusan Nomor 1614/Pdt.G/2024/PA.Tnk. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 7300–7311. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6643

Issue

Section

Articles