Konflik Sampit Dalam Perspektif Georg Simmel: Analisis Dinamika Konflik dan Integrasi Sosial

Authors

  • Muhammad Nabil Hibatullah Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Thariq Ilham Fahmi Universitas Negeri Surabaya
  • Rachmad Raffi Satria Universitas Negeri Surabaya
  • Revienda Anita Fitrie Universitas Negeri Surabaya
  • Nuh Krama Hadianto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6593

Keywords:

Konflik Sampit, Konflik Sosial, Integrasi Sosial, Solidaritas Sosial, Georg Simmel.

Abstract

Konflik sosial merupakan fenomena yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat multikultural. Salah satu konflik terbesar di Indonesia adalah Konflik Sampit tahun 2001 di Kalimantan Tengah antara etnis Dayak dan Madura yang dipicu oleh ketimpangan sosial-ekonomi, persaingan sumber daya, perbedaan budaya, dan lemahnya integrasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika Konflik Sampit menggunakan perspektif teori konflik Georg Simmel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik Sampit tidak hanya menimbulkan dampak destruktif seperti korban jiwa, trauma sosial, pengungsian, dan segregasi sosial, tetapi juga memiliki fungsi konstruktif dalam memperkuat solidaritas internal dan identitas sosial kelompok. Selain itu, konflik menjadi sarana penyaluran ketegangan sosial serta membuka peluang terbentuknya integrasi sosial baru melalui rekonsiliasi pascakonflik. Dengan demikian, konflik dipahami sebagai bentuk interaksi sosial yang memiliki dimensi destruktif dan konstruktif sehingga perlu dikelola secara inklusif dan berkelanjutan untuk menciptakan stabilitas sosial yang lebih baik.

References

Wiyata, A. L. (2003). Konflik Kekerasan di Kalimantan Tengah: Studi Kasus Sampit. https://jmb.lipi.go.id/index.php/jmb/article/view/

Ansori, A. (2023). Kegagalan Komunikasi Antarbudaya Suku Dayak dan Madura pada Konflik Sampit Tahun 2001. https://jurnal.bsi.ac.id/index.php/jika/article/view/11621

Muhardi, F. A. (2022). Peran Hukum Adat dalam Penyelesaian Konflik Etnis (Studi Kasus Tragedi Sampit). https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jfh/article/view/105779

Priambodo, R. (2026). Analisis Konflik Sosial Perspektif Georg Simmel https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/3381

Suryani, D. (2012). Konflik Dan Resolusi Konflik Perbandingan Di Sambas Dan Sampit. Journal of Political Research, 9(1), 16-16. https://ejournal.brin.go.id/jpp/article/view/10947

Raharjo, W. A., & Fitriyani, I. (2023). Evaluating Reconciliation Process of Post-Reformation Interethnic Conflict in Sampit, Indonesia. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/walisongo/article/view/22469

Alexandra, F. (2020). Analisis akar konflik Sampit melalui teori deprivasi. Global and Policy Journal of International Relations, 8(2), 120–134. https://doi.org/10.33005/jgp.v6i02.1821

Yuliani, R. (2022). Perang Sampit (Konflik suku Dayak dengan suku Madura) pada tahun 2001. ResearchGate Publication. https://www.researchgate.net/publication/366034550_Perang_Sampit_Konflik_Suku_Dayak_Dengan_Suku_Madura_Pada_Tahun_2001

Bertrand, Jacques. 2004. Nationalism and Ethnic Conflict in Indonesia. Cambridge University Press. https://www.cambridge.org/core/books/nationalism-and-ethnic-conflict-in-indonesia

Simmel, Georg. 1955. Conflict and The Web of Group Affiliations. New York: Free Press. https://books.google.co.id/books/about/Conflict_and_the_Web_of_Group_Affiliatio.html?id=AFql0AEACAAJ&redir_esc=y

Coser, Lewis A. 1956. The Functions of Social Conflict. New York: Free Press. https://archive.org/details/functionsofsocia0000cose

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Muhammad Nabil Hibatullah, Muhammad Thariq Ilham Fahmi, Rachmad Raffi Satria, Revienda Anita Fitrie, & Nuh Krama Hadianto. (2026). Konflik Sampit Dalam Perspektif Georg Simmel: Analisis Dinamika Konflik dan Integrasi Sosial. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 7026–7033. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6593

Issue

Section

Articles