Krisis Identitas Dan Tantangan Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Authors

  • Siti Lathifah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Hendra Riofita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6524

Keywords:

Krisis Identitas, Tata Kelola Koperasi, Koperasi Merah Putih, Literature Review, Ekonomi Kerakyatan

Abstract

Koperasi Merah Putih dikembangkan sebagai strategi penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Namun, implementasinya menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan krisis identitas kelembagaan dan tantangan tata kelola koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk krisis identitas serta tantangan tata kelola yang dihadapi Koperasi Merah Putih berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional, buku akademik, dokumen kebijakan pemerintah, serta publikasi ilmiah lain yang relevan dan dapat diakses secara terbuka. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) melalui proses identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Penelitian menggunakan 15 referensi utama yang dianalisis menggunakan teknik content analysis dan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis identitas Koperasi Merah Putih dipengaruhi oleh dominasi kebijakan yang bersifat top-down, tingginya intervensi pemerintah, rendahnya partisipasi anggota, serta lemahnya implementasi prinsip koperasi. Sementara itu, tantangan tata kelola meliputi rendahnya transparansi dan akuntabilitas, keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya pengawasan internal, serta belum optimalnya transformasi digital. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan identitas koperasi, peningkatan partisipasi anggota, penerapan good cooperative governance, dan pengembangan kapasitas kelembagaan menjadi strategi penting dalam mendukung keberlanjutan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen ekonomi kerakyatan.

References

Amalia, R., & Nugroho, D. (2024). Krisis identitas koperasi dalam implementasi Koperasi Merah Putih di Indonesia. Journal of Sharia Economics, 6(2), 115–129. Journal of Sharia Economics. https://journal.uaindonesia.ac.id/index.php/JSE/issue/view/95

Anjania Rayi Saputri1, Subandriyo2, Muhammad Iqbal Hardiyan. erasi Desa Merah PutihDalam Perspektif Pembangunan Desa dan Tata Kelola Pemerintahan. Journal of Society Bridge. volume 3Nomor 2Mei2025. https://www.bk3s.org/ojs/jsb/article/view/83/84

Arifin, Z. (2023). Tata kelola koperasi berbasis transparansi dan akuntabilitas di era digital. Jurnal Manajemen Indonesia, 8(1), 45–58. Jurnal Manajemen Indonesia. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/manajemen/article/view/21497/8354

H. Riofita, “Analisis pelayanan prima dan kualitas pelayanan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau,” JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan, vol. 2, no. 1, pp. 29–48, 2018. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpeka/article/view/2472

H. Riofita, “Bentuk Peranan Guru dalam Memberikan Pendidikan Kepemimpinan,” POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, vol. 2, no. 1, Jun. 2016. https://www.researchgate.net/publication/323879373_BENTUK_PERANAN_GURU_DALAM_MEMBERIKAN_PENDIDIKAN_KEPEMIMPINAN

H. Riofita, “Perceived Opportunity and Risk Control Role on Willingness to Recommend Sharia Fintech,” Jurnal Ekonomi Indonesia, vol. 13, no. 2, 2024. https://jurnal.isei.or.id/index.php/isei/article/view/353

Hutagaol, I. A., Iswati, S., & Suwarno, P. (2026). Transformasi Ekonomi Pedesaan Melalui Koperasi Desa Merah Putih: Kontribusi Terhadap Ketahanan Ekonomi dan Pertahanan Negara Indonesia. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 496–504. https://al-haramjournal.id/index.php/J-CEKI/article/view/12897/9897

Lubis, A. K., Bunaia, A., & Alfatiy, M. R. (2025). Persepsi Mahasiswa, Pelaku UMKM, dan Masyarakat terhadap Peran Koperasi Merah Putih dalam Penguatan Ekonomi Pembangunan. Jurnal Transformasi Bisnis Digital, 2(6), 109–118. https://ejournal.arimbi.or.id/index.php/JUTRABIDI/article/view/1213/1208

Oktavianto, M. R., & Wicaksono, I. (2025). Peran Pemerintah Desa dalam Penguatan Kelembagaan Koperasi Merah Putih untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat. Community Development Journal, 7(2). https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/56884/33949

Prasetyo, A. (2024). Model bisnis digital Koperasi Merah Putih berbasis platform digital. J-Coop Journal of Co-operative Studies, 4(2), 90–108. J-Coop Journal of Co-operative Studies

Revalina Amelia Setyabudi. Implementasi Prinsip-prinsip Good Cooperative Governance Dalam Penyelesaian Konflik Koperasi Merah Putih. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(3), 210–224. https://greenpub.org/JIM/article/view/1477/1100

Rixvan Afgani1, Ike Wanusmawatie, Kebijakan Koperasi Merah Putih dalam Perspektif Ekonomi Politik Pembangunan: Pendekatan State-Centereddan Teori Ketergantungan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(4), 14521–14530. Jurnal Pendidikan Tambusai. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/30167/19907

Ropke, J. (2016). Ekonomi Koperasi: Teori dan Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.

Siti Nurhayati, Nurjamil, Eka Muhammad Iqbal (2025Peluang Dan Tantangan Penerapan Prinsip Syariah Dalam Operasionalisasi Koperasi Merah Putih. Koaliansi: Cooperative Journal, 10(1), 33–47. Koaliansi Cooperative Journal. https://journal.ikopin.ac.id/index.php/aliansi/article/view/5509/4326

Subandi. (2018). Ekonomi Koperasi: Teori dan Praktik. Bandung: Alfabeta. https://opac.ut.ac.id/detail-opac?id=34312

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1945). Pasal 33 tentang perekonomian nasional. Undang-Undang Dasar 1945

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Siti Lathifah, & Hendra Riofita. (2026). Krisis Identitas Dan Tantangan Tata Kelola Koperasi Merah Putih. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 7000–7010. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6524

Issue

Section

Articles