Analisis Kinerja Pegawai dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara

Authors

  • Ary Mas Sanra Purba Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6516

Keywords:

Kinerja Pegawai, Pelayanan Publik, Administrasi Kependudukan, Disdukcapil

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala yang memengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai berdasarkan aspek produktivitas, tanggung jawab, dan sikap pegawai terhadap masyarakat, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas kepala dinas, kepala bidang, pegawai, dan masyarakat sebagai penerima layanan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada teori kinerja Bernardin dan Russell yang menekankan indikator produktivitas, tanggung jawab, dan sikap dalam evaluasi kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara telah berjalan cukup baik, namun belum optimal. Pada aspek produktivitas, pegawai telah berupaya menyelesaikan pelayanan sesuai SOP, tetapi masih terkendala gangguan jaringan, keterbatasan sarana-prasarana, dan kurangnya sumber daya manusia. Pada aspek tanggung jawab, pegawai telah menjalankan tugas sesuai mekanisme pelayanan, meskipun belum memiliki kewenangan verifikasi penuh. Pada aspek sikap, pegawai umumnya bersikap ramah dan komunikatif, walaupun sebagian masyarakat masih menilai kurangnya empati dan konsistensi pelayanan. Faktor pendukung meliputi penggunaan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), pembagian tugas yang jelas, dan koordinasi antarbidang, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan, serta ketergantungan pada pejabat tertentu dalam proses pelayanan.

References

Azzahra, N. (2024). Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada instansi pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–56.

Batubara, R., & Rohmadin. (2023). Pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja aparatur sipil negara. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 8(2), 88–97.

Bernardin, H. J., & Russell, J. E. A. (1993). Human Resource Management: An Experimental Approach. New York: McGraw-Hill.

Buchori, A., dkk. (2025). Evaluasi kinerja pegawai dalam pelayanan publik di era digital. Jurnal Administrasi Negara, 14(1), 21–34.

Gustiawan. (2023). Analisis kinerja pelayanan dokumen kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 11(2), 101–112.

Huda, M. (2024). Transparansi pelayanan administrasi kependudukan dalam meningkatkan kepuasan masyarakat. Jurnal Kebijakan Publik, 9(1), 66–78.

Kurnia, R., & Andi, A. (2022). Pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tasikmalaya. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 7(2), 55–68.

Lebi, S., dkk. (2023). Profesionalisme aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 10(3), 119–130.

Meirinawati. (2020). Manajemen pelayanan publik. Surabaya: Airlangga University Press.

Naldi, R., dkk. (2023). Administrasi kependudukan sebagai dasar pelayanan publik modern. Jurnal Governance, 6(1), 12–24.

Pohi, R., dkk. (2021). Pentingnya legalitas administrasi kependudukan bagi masyarakat. Jurnal Hukum dan Pemerintahan, 5(2), 77–89.

Salsabila, A. (2023). Fungsi dokumen kependudukan dalam pelayanan publik di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara, 9(2), 90–102.

Septiany, D. (2023). Digitalisasi administrasi kependudukan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Jurnal Teknologi Administrasi Negara, 4(1), 33–44.

Sri, W. (2021). Implementasi Undang-Undang Administrasi Kependudukan dalam pelayanan publik. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(3), 144–156.

Syafi’ie, I. K. (2011). Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Tsuraya, N., & Fernos, J. (2023). Kinerja aparatur pelayanan publik terhadap kepuasan masyarakat. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Publik, 5(1), 40–52.

Wibowo. (2016). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.

Wibowo, A., dkk. (2024). Pengaruh kemampuan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jepara. Jurnal Administrasi Pemerintahan, 13(1), 70–82.

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Ary Mas Sanra Purba. (2026). Analisis Kinerja Pegawai dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 7332–7339. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6516

Issue

Section

Articles