Kasih Sayang dan Ketidakadilan Hukum sebagai Realitas Sosial dalam Film Miracle in Cell No. 7
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6449Keywords:
Miracle in Cell No. 7, Ketidakadilan hukum, Disabilitas, Hegemoni, Literature reviewAbstract
Film Miracle in Cell No. 7 sering dipahami sebagai kisah hubungan ayah dan anak yang mengharukan, namun juga memuat gambaran kondisi sosial dan proses hukum yang tidak setara bagi kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi ketidakadilan hukum terhadap penyandang disabilitas dalam film tersebut berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review kritis dengan menganalisis sejumlah artikel ilmiah relevan yang diterbitkan dalam jurnal bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kajian lebih menekankan aspek emosi dan nilai kemanusiaan, sehingga persoalan ketidakadilan hukum sering dipahami sebagai bagian dari alur cerita. Representasi penyandang disabilitas cenderung dilihat sebagai persoalan personal yang mengundang simpati, bukan sebagai akibat dari kondisi sosial yang tidak setara. Selain itu, proses hukum dalam film digambarkan berjalan secara sepihak tanpa memberikan ruang yang memadai bagi tokoh utama untuk membela diri. Temuan ini dapat dipahami sebagai bentuk penerimaan sosial terhadap ketimpangan yang berlangsung secara halus, sebagaimana dijelaskan dalam konsep hegemoni oleh Antonio Gramsci. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan dalam membentuk cara pandang penonton terhadap keadilan dan posisi kelompok rentan dalam masyarakat.
References
Amadiah, D., Purba, D. E., Maharani, R., Yuhdi, A., & Puteri, A. (2024). Realitas Sosial Dalam Film Miracle In Cell No 7 Kajian Realisme Sosial Georg Lukacs. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan, 2(3), 221-230.
Amallia, A., Damayanti, P., Rahmiaji, L. R., & Ayun, P. Q. (2022). Dalam film miracle in cell no. 7 (2022). 7(7).
Dilla, S., Atha, H., & Tutiasri, R. P. (2023). Representasi Diskriminasi Penyandang Disabilitas pada Film Miracle in Cell No . 7 Studi Semiotik John Fiske. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(7), 10277–10284.
Makarim, L. (2022). CLASS STRUGGLE REFLECTED IN THE MOVIE MIRACLE IN CELL. 7(7).
Purnawan, D., Yanuarsih, S., & Letreng, I. W. (2025). HEGEMONI IDIOLOGIS TOTAL DALAM FILM ALIF LAM MIM KARYA ANGGY UMBARA. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(4), 1680-1688.
Putri, N. Z. H., & Kunaenih, K. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan dalam Film Miracle in Cell No. 7. Syntax Idea, 5(9), 1224-1242.
Rahmat, A. C. (2021). An Analysis Of Educational Value In “Miracle In Cell No 7” Film Script. EDUTAMA.
Siswati, E., & Balitar, U. I. (2017). Anatomi teori hegemoni antonio gramsci. 4, 11–33.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadilah Miskah Somahapsari, Ahmad Yusuf Pratama, Muhammad Faiz Naufal, Vieronica Varbi Sununianti, Istiqomah, Deni Aries Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a