Implementasi Program Satu Kartu Keluarga Satu Sarjana: Upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam Mendukung Pendidikan Berkualitas

Authors

  • Salma Shadiyah Universitas Negeri Surabaya
  • Zahra Salsa Billa Universitas Negeri Surabaya
  • Hellen Qurotul Nurassifa Universitas Negeri Surabaya
  • Anggita Nanda Ayu Kusuma Universitas Negeri Surabaya
  • Anggi Ayu Wulandari Universitas Negeri Surabaya
  • Tjijik Rahayu Universitas Negeri Surabaya
  • Ardiyansah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6335

Keywords:

Implementasi kebijakan, Satu Kartu Keluarga Satu Sarjana, akses pendidikan tinggi, SDGs 4

Abstract

Akses terhadap pendidikan tinggi masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Satu Kartu Keluarga Satu Sarjana di Kota Surabaya sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model implementasi kebijakan Merilee S. Grindle, yang menitikberatkan pada isi kebijakan dan konteks implementasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di UPTD Liponsos Kalijudan sebagai pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui pemberian bantuan biaya kuliah, fasilitas asrama, uang saku, sarana belajar, dan pendampingan akademik selama masa studi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan kuota penerima, ketergantungan pada pihak eksternal, sinkronisasi data yang belum optimal, serta koordinasi antarpelaksana yang belum sepenuhnya efektif. Secara umum, program ini memberikan manfaat nyata dalam memperluas kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dan berpotensi menjadi instrumen pemutus rantai kemiskinan antargenerasi. Meskipun demikian, penguatan koordinasi, perluasan cakupan penerima, dan keberlanjutan pendanaan masih diperlukan agar tujuan kebijakan dapat tercapai secara lebih optimal dan merata.

References

Abdillah, F. (2024). Peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Pendidikan: Jurnal Multidisiplin, 1(1), 13-24. doi:10.37985/educazione.v1i1.4

Badan Pusat Statistik. (n.d.). Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT) menurut jenis kelamin. Diperoleh dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQ0NiMy/angka-partisipasi-kasar--apk--perguruan-tinggi--pt--menurut-jenis-kelamin.html

Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2020). Indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Surabaya tahun 2019. Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. https://surabayakota.bps.go.id

Fitri, U., & Novandri, R. (2022). Implementasi kebijakan program satu keluarga satu sarjana sebagai langkah penanggulangan kemiskinan di Kota Pariaman. Journal of Election and Leadership (JOELS), 3(2), 93–101. https://doi.org/10.31849/joels.v3i2.10571

Herdiana, A. T., & Khomisatun, A. (2024). Pembangunan pendidikan berkualitas dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan (SDGs) (pdf). IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Humairah, S. F., & Wanusmawatie, I. (2025). Kebijakan pinjaman mahasiswa sebagai alternatif pembiayaan pendidikan tinggi di Indonesia: Tinjauan ekonomi politik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 23344–23350. doi:10.31004/jptam.v9i2.30328

Komunita Widyatama. (2025, 21 Oktober). Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi: Cermin Akses Pendidikan Tinggi dan Masa Depan Indonesia. Diperoleh dari https://komunita.widyatama.ac.id/angka-partisipasi-kasar-perguruan-tinggi-cermin-akses-pendidikan-tinggi-dan-masa-depan-indonesia/

Nazir. 1999. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Panoyo. (2024). Pendidikan sebagai Pilar Pembangunan Bangsa Indonesia Menuju Masa Depan Berkelanjutan. Jurnal Studi Pendidikan Dasar, 2(1), 33–44. https://doi.org/10.54180/jsped.v2i1.499

Pemerintah Indonesia. (2022). Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/196151/uu-no-04-tahun-2022⁠

Purnamasari, G. N., & Ardiansyah, H. (2025). Kajian literatur tentang pengaruh faktor sosial dan ekonomi terhadap minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15674–15685. doi:10.31004/jptam.v9i2.28051

Rahmiati, R., Firman, F., & Ahmad, R. . (2021). Implementasi Pendidikan sebagai Hak Asasi Manusia. Jurnal Pendidikan Tambusai , 5 (3), 10160–10165. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2594

Safira, F. D., Ardini, H. R., Anggraeni, A. A., Maharani, N. S., & Reviandani, O. (2025). Implementasi program 1 kartu keluarga 1 sarjana di Kota Surabaya. Future: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik. http://ejournal.sagita.or.id/index.php/future/article/view/505

United Nations. (n.d.). Goal 4: Quality education. Retrieved May 12, 2026, from https://sdgs.un.org/goals/goal4 (sdgs.un.org)

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Shadiyah, S., Salsa Billa, Z., Nurassifa, H., Kusuma, A., Wulandari, A., Rahayu, T., & Ardiyansah. (2026). Implementasi Program Satu Kartu Keluarga Satu Sarjana: Upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam Mendukung Pendidikan Berkualitas. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 5898–5911. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6335

Issue

Section

Articles