Sex Education Ditinjau Dari Agama, Budaya, dan Psikososial
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6272Keywords:
Budaya, Pendidikan Seks, Psikososial, Remaja, Agama.Abstract
Pendidikan seks memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman remaja mengenai tubuh, hubungan interpersonal, dan tanggung jawab sosial. Namun, di Indonesia, pembahasan seksualitas masih dianggap tabu sehingga penyampaiannya terbatas dan kurang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan seks dari perspektif agama, budaya, dan psikososial serta merumuskan pendekatan yang lebih integratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seks yang efektif tidak dapat hanya berfokus pada aspek biologis, tetapi harus mengintegrasikan nilai moral, norma sosial, dan perkembangan psikologis individu. Dari perspektif agama, pendidikan seks menekankan pembentukan akhlak, pengendalian diri, dan tanggung jawab. Dari sisi budaya, norma kesopanan menjadi hambatan sekaligus potensi dalam internalisasi nilai. Sementara itu, secara psikososial, remaja berada pada tahap perkembangan yang rentan sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat. Penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara nilai dan implementasi yang dipengaruhi oleh kurangnya komunikasi serta pesatnya perkembangan informasi digital. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan seks berbasis integratif mampu membentuk kesadaran diri, perilaku bertanggung jawab, serta karakter remaja di era modern.
References
Abdul Rohman Al Atsari+, & Ichsan. (2025). Dinamika Perkembangan Remaja: Menelusuri Jalan Perkembangan Diri, Kemandirian, dan Aspek Psikososial. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(2), 228.
Agustina, E., Layali, S., Puspasari, H., & Labibah, G. R. (2026). Peran Edukasi Seks dalam Pembentukan Kesadaran Batasan Diri Pada Remaja : Studi Kasus. 4(1), 33–39.
Almujahid. (2023). Konsep Pendidikan Dalam Perspektif Al Qur’an. At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(01), 17–29. https://doi.org/10.53649/at-tahfidz.v1i01.425.
Aulia, A., Br, P., Iramadhani, D., Meiliza, A., Amanda, T., Mahfuza, F. D., & Az-, S. (2025). Psikoedukasi Pengembangan Life Skill dalam Pengambilan Keputusan Siswa / i Dayah Al-Huda. 1(1), 7–13.
Eriana, N., Suniarti, N., Guru, P., Dasar, S., Pahlawan, U., & Tambusai, T. (2025). Jurnal Edusiana : Jurnal Ilmu Pendidikan Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Penguatan Akhlak Untuk Mencegah Penyimpangan Seksual. 3(2), 632–642.
Handoyono, I. A., Basri, M., & Lubis, Z. (2024). Pendidikan Seks dalam Perspektif Hadis dan Problematika yang Sering Terjadi di Masyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 22(3), 448–459. https://doi.org/10.36835/jipi.v22i3.137
Hardianto, I., & Rachmawan, H. (2025). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Keislaman untuk Penanggulangan Pelecehan Seksual di Kalangan Pelajar. Journal of Islamic Education and Learning, 5(2), 24–37.
Ilmu, J., Islam, S., Suryani, D. A., Prof, U. I. N., & Zuhri, K. H. S. (2025). Al-Hukumah Philosophical Study. 1–9.
Jalil, A., & Berger, S. (2025). Dari Ritual ke Realitas Sosial : Dekonstruksi Makna Tradisi Pak Punjen dalam Pernikahan Masyarakat Karangwotan Pati melalui Lensa Teori Pendahuluan Pernikahan merupakan hak dasar setiap individu untuk melanjutkan generasi , baik melalui perjodohan maupun . 08, 1–16.
Latif, N. wahidah, Nasrudin, M. F., Prasetyo, A. A., Nastain, M., Mukaromah, A., Hamam, N. M., & Fathoni, T. (2025). Menangani Perubahan Fisik dan Emosi Remaja dalam Layanan Bimbingan Konseling. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 5(2), 785–792. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i2.6280
Novitasari, D. (2025). Childfree dalam Dialektika HAM dan Syariat : Antara Hak Atas Otonomi Tubuh Dan Hifz Al- Nasl inclusive human rights norms . Al-Ahwal Al-Syakhsiyah, Universitas Al-Qolam Malang, 8(1), 114–133.
Nuwandri, A., Kesuma, A., Ajmi, F., & Kurnia Putri, G. (2025). AT-TAKLIM : Jurnal Pendidikan Multidisiplin PERSEPSI GENDER TERHADAP KODE ETIK PROPESI HUKUM KAJIAN SOSIOLOGI. 2, 443–463. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/at-taklimHalaman:433-463
Razi, F. (2025). Problematika Pendidikan Seksualitas Dalam Kurikulum Pai Modern. An-Nur: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 369–382. https://doi.org/10.65802/an-nur.v1i2.61
Sabilah, N. F., Natasya, H. P., & Rahmawati, N. F. (2024). Persepsi Remaja Tentang Edukasi Seksual Melalui Media Sosial. SNIIS: Seminar Nasional Universitas Negeri Surabaya, 3, 797–13.
Sipahutar, P., Frebianta, S., Manik, B., Sigalingging, M., Sitohang, N., & Hutabarat, S. (2025). Nomor 1 Maret (2025) 464 Edusola : Journal Education. Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 1(1), 464–472. https://publisherqu.com/index.php/https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20250326110343005
Siti Rahmayanti, N., Qurrotu, N., Ramadhani, N., Azis, A., Agama Islam, P., Singaperbangsa Karawang, U., & Artikel, I. (2025). Tantangan Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Dalam Menjaga Nilai-Nilai Keislaman. Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi Dan Humaniora, 2(1), 105–106.
Sri Rochaniningsih, N. (2014). Dampak Pergeseran Peran dan Fungsi Keluarga Pada Perilaku Menyimpang Remaja. Jurnal Pembangunan Pendidikan Fondasi Dan Aplikasi, 2(1), 59–71.
Susanto, A. D., & Yuliantika, K. (2025). INTEGRASI KONSELING ISLAM DALAM PENGUATAN SELF- AWARENESS UNTUK MEWUJUDKAN KEHARMONISAN KELUARGA Pendahuluan Fenomena kehidupan modern menunjukkan adanya peningkatan tekanan. https://doi.org/10.14421/his
Tinjauan, D., Ariningrum, D. P., & Aliyyah, N. (2026). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Psikososial dan Budaya Terkait Perilaku Seksual Berisiko. 15(7), 87–103.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Intan Pratama Mukti, Mawar Setiawati, Larasati Nur Firzana, Muhammad Rizky Akbar, Muhajir A.M

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a