Dinamika Kepemimpinan Perempuan: Studi Gender Pada Organisasi Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi (Himadiksio) Tahun 2020-2026 FKIP Untirta
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6261Keywords:
Kepemimpinan Perempuan, Interseksionalitas, Organisasi MahasiswaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya ketimpangan gender dalam kepemimpinan organisasi mahasiswa, khususnya yang dipengaruhi oleh norma sosial dan struktur patriarki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepemimpinan perempuan dalam organisasi mahasiswa melalui perspektif interseksionalitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kepemimpinan perempuan berlangsung secara bertahap dalam tiga fase. Pada fase awal, kepemimpinan perempuan masih menghadapi keterbatasan struktural dan pengaruh budaya patriarki sehingga legitimasi belum sepenuhnya kuat. Pada fase berikutnya, terjadi pergeseran menuju penilaian berbasis kompetensi, meskipun norma sosial masih berperan. Pada fase normalisasi, kepemimpinan perempuan semakin diterima dan dijalankan secara lebih substantif dalam organisasi. Namun demikian, perempuan sebagai pemimpin masih dihadapkan pada ekspektasi sosial yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Kesimpulannya, dinamika kepemimpinan perempuan tidak hanya ditentukan oleh kapasitas individu, tetapi juga oleh interaksi berbagai faktor sosial yang saling beririsan dalam konteks organisasi mahasiswa.
References
Amanda, K. S., Rahardjo, T., & Ayun, P. Q. (2024). Isu seksisme dan relasi gender dalam kepemimpinan perempuan di organisasi mahasiswa Universitas Diponegoro. Interaksi Online, 12(3), 422–434.
Crenshaw, K. (1989). Demarginalizing the intersection of race and sex. University of Chicago Legal Forum, 1989(1), Article 8.
Crenshaw, K. (1991). Mapping the margins: Intersectionality, identity politics, and violence against women of color. Stanford Law Review, 43(6), 1241–1299. https://doi.org/10.2307/1229039
Destianti, K., & Afrizal, S. (2024). Eksistensi kepemimpinan perempuan di organisasi kampus. Edu Sociata, 7(1), 98–106.
Fakih, M. (2020). Analisis gender dan transformasi sosial. Yogyakarta: INSISTPress.
Haerullah, F. A. (2024). Kesetaraan gender pada organisasi intra kampus di Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP Untirta [Skripsi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa].
Hardani, S., et al. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Pustaka Ilmu.
Kadji, J., Qohar, A., & Wahyuni, C. (2024). Kuasa politik perempuan: Studi tentang dinamika kepemimpinan perempuan pada partai politik Islam di Kabupaten Gorontalo. Journal Tapis: Journal Teropong Aspirasi Politik Islam, 20(1), 99–123.
Maretha, C. H., Muklis, D. S., Tabina, A., & Sarita, M. A. (2025). Perspektif dan narasi perempuan mengenai peran dalam peningkatan kesetaraan gender di dunia kerja: Studi kasus dalam pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 269–278.
Moleong, L. J. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurhayati, P. (2021). Kesetaraan gender dalam organisasi mahasiswa DEMA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].
Pratama, B. I., Wijaya, A., Hermawan, B., Baharuddin, B., Putri, D., Ari, S., & Rakha, H. (2024). Inklusivitas gender dalam top management pada perguruan tinggi negeri di Indonesia. Mediasosan.
World Economic Forum. (2025). Global gender gap report 2025: Digest. https://www.weforum.org/publications/global-gender-gap-report-2025/digest/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jashinka, Stevany Afrizal, Rizki Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a