Relasi Kuasa Dalam Praktik Bullying Di Lingkungan Sma: Analisis Perspektif Michael Foucault

Authors

  • Mauren Silangit Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Sriwijaya
  • Debora Situmeang Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Sriwijaya
  • Ricky Safriyanto Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Sriwijaya
  • Muhammad Adib Saputra Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Sriwijaya
  • Ridhah Taqwa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Sriwijaya
  • Kurnia Asni Sari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Sriwijaya
  • Ilal Ilham Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6244

Keywords:

Bullying, Relasi Kuasa, Sekolah, Disiplin, Focault

Abstract

Fenomena bullying di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan persoalan sosial yang tidak dapat direduksi menjadi sekadar penyimpangan perilaku individu.  ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bullying di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai manifestasi relasi kuasa dalam institusi pendidikan. Berangkat dari kecenderungan penelitian sebelumnya yang lebih menekankan faktor psikologis individu, artikel ini menawarkan pembacaan yang lebih struktural dengan menggunakan perspektif teori kekuasaan Michel Foucault. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis melalui kajian literatur terhadap jurnal ilmiah nasional terbitan 2020–2025 yang relevan dengan isu bullying, dominasi sosial, dan kekerasan simbolik. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik perundungan tidak berdiri sebagai tindakan personal semata, melainkan diproduksi dan direproduksi melalui mekanisme disiplin, normalisasi, dan pengawasan dalam struktur sekolah. Budaya senioritas, stratifikasi kelompok sebaya, serta sistem klasifikasi siswa berkontribusi dalam membentuk hierarki sosial yang membuka ruang dominasi dan subordinasi. Proses normalisasi menjadikan perundungan kerap dianggap sebagai dinamika wajar pergaulan remaja. Dengan demikian, penanganan bullying memerlukan pendekatan yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga menyentuh perubahan struktural dan kultural dalam relasi sosial di sekolah.

References

Agustina, N. L. D., & Sadewo, F. X. S. (2024). Relasi Kuasa Pengelola Sekolah Berbasis Agama atas Perilaku Seksual Siswa (Studi Kasus tentang Pengaturan Tubuh Siswa SMP Islam X Kabupaten Tulungagung saat Berpacaran). Paradigma, 13(2), 1–10.

Annisa, W. (2022). Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Perilaku Bullying Pada Siswa SMA Setia Budi Abadi Perbaungan.

Apriningrum, C. O. D. (2025). Program Sekolah Ramah Anak Sebagai Upaya Mencegah Perilaku Bullying pada Sekolah-Sekolah di Kabupaten Madiun. TAZKIA JURNAL, 2(1), 22–46.

Isma, I., Jamain, R. R., & Putro, H. Y. S. (2025). Pengaruh Sikap Empati dan Bystander Effect terhadap Perilaku Bullying Siswa di SMA. Journal of Education Research, 6(2), 375–385.

Jalil, A. A., Said, M., & Menne, F. (2022). Perilaku Bullying Siswa SMP Negeri 1 Nuha Kabupaten Luwu Timur. Bosowa Journal of Education, 2(2), 164–170.

Jawanda, S. F. (2024). Relasi kuasa santri: Studi tentang perilaku bullying di kalangan santri Putra Pondok Pesantren Syamsul Ulum Muhammadiyah Ujung Berung di Kota Bandung. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Liestyasari, S. I. (2023). Konstruksi Sekolah Ramah Anak Dalam Mencegah Perilaku Bullying Di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Surakarta. UNS (Sebelas Maret University).

Lubis, M. S. I., Nurhayati, N., & Purba, B. (2023). Sosialisasi kesadaran dan keadilan gender dalam mengantisipasi kekerasan gender bagi guru, murid SMP dan SMA Harapan 3 Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Nusantara Berbakti, 1(1), 110–115.

Maharani, M. R., & Husain, F. (2024). Dampak Kesehatan Mental Korban Perundungan Pada Sma Negeri Di Sragen. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 6(1), 1–11.

Nurhayati, D. A. W. (2025). Eksplorasi Pengalaman Korban Bullying: Narasi Pribadi dan Dampaknya terhadap Perkembangan Psikososial. Journal of Society Bridge, 3(2).

Nursilaningsie, N. (n.d.). Praktik Bullying di Kalangan Pelajar SMPN 3 Kamal, Bangkalan. State University of Surabaya.

Putri, R. O. (2020). Kekerasan Simbolik (Studi Relasi Pendidik dan Peserta Didik). FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 5(1), 55–82.

Reresi, M., Rahawarin, B. A., & Ngoranubun, W. (2023). Telaah Kritis Kekerasan Simbolik antara Guru dan Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(2), 156–167.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Silangit, M., Situmeang, D., Safriyanto, R., Adib Saputra, M., Taqwa, R., Asni Sari, K., & Ilham, I. (2026). Relasi Kuasa Dalam Praktik Bullying Di Lingkungan Sma: Analisis Perspektif Michael Foucault. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 5837–5846. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6244

Issue

Section

Articles