Analisis Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Malang

Authors

  • Intan Nia Putri Universitas Negeri Surabaya
  • Mutia Viayuvada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya
  • Aliza Putri Amelia Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya
  • Fellysta Angelina Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya
  • Cahaya Fatihah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya
  • Afida Ayu Azalia Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya
  • Nuh Krama Hadianto Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya
  • M. Noer Falaq Al Amin Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6165

Keywords:

Mitigasi Bencana; Tanah Longsor; Kabupaten Malang; BPBD; Kesiapsiagaan Masyarakat

Abstract

Kabupaten Malang adalah salah satu wilayah yang berada di Jawa Timur dengan tingkat kerawanan tanah longsor cukup tinggi dikarenakan kondisi geografisnya berupa pegunungan, perbukitan, lereng curam, serta curah hujan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya tanah longsor, mengidentifikasi strategi mitigasi yang sudah diterapkan, serta mengevaluasi efektivitas mitigasi bencana tanah longsor di Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dengan perolehan data melalui sumber sekunder seperti jurnal, artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan laporan mengenai mitigasi bencana. Menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dalam menganalisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama terjadinya longsor Kabupaten Malang adalah kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan tinggi,dan penggunaan lahan yang kurang tepat. Upaya mitigasi yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Malang meliputi mitigasi struktural seperti pemasangan Early Warning System (EWS) dan mitigasi non-struktural berupa sosialisasi kebencanaan, program Desa Tangguh Bencana (Destana), pemetaan daerah rawan bencana, serta penyusunan kebijakan penanggulangan bencana. Tetapi, implementasi mitigasi masih belum optimal dikarenakan terbatasnya anggaran, sarana prasarana, dan cakupan program mitigasi. Maka dari itu, diperlukan peningkatan anggaran mitigasi,penguatan kerja sama dengan civitas akademika, serta memperluas edukasi kebencanaan terutama kepada anak-anak untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor.

References

Adiputra, M. S., Trisnadewi, W., Oktaviani, P. W., Munthe, S. A. (2021).

Metodologi penelitian kesehatan. Yayasan Kita Menulis, 326.

Andinisari, R., Subiyanto, K. H., Gai, A. M., Ramayanti, K., Ristanti, R. F.,

Pamungkasih, E., Wahyudie, D. E., Arini, I. Y., & Prabawa, D. O. (2026).

Identifikasi kawasan rawan bencana gerakan tanah dengan

menggunakan GIS-MCDA dan AHP di Kecamatan Tirtoyudo,

Kabupaten Malang, Jawa Timur. Paulus Civil Engineering Journal, 8(1),

35–47.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang. (2025, 28

Agustus). Pemerintah Kabupaten Malang mengadakan sosialisasi dan

deklarasi gerakan kecamatan tangguh bencana (KENCANA). BPBD

Kabupaten Malang

Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang. (2026). Kabupaten Malang dalam

angka 2026. https://malangkab.bps.go.id.

Choirum, S. M. & Husamah. (2025). Terputusnya Akses, Terguncangnya

Ekosistem: Studi Kasus Tanah Longsor di Jalur Malang-Kediri.

Seminar

Civil, P., Journal, E., Andinisari, R., Subiyanto, K. H., & Gai, A. M. (2026).

Identifikasi Kawasan Rawan Bencana Gerakan Tanah Dengan

Menggunakan GIS-MCDA dan AHP di Kecamatan Tirtoyudo ,

Kabupaten Malang , Jawa Timur. 8(1), 35–47.

Daud, A. Y., Syafri, S., & Jaya, B. (2025). Analisis Mitigasi Bencana Tanah

Longsor Di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Urban and

Regional Studies Journal, 7(2), 190–203.

https://doi.org/10.35965/ursj.v7i2.6043

Faradinah, E. D., Badrudin, A., & Ma’rufi, I. (2024). Analysis of mitigation

for landslide disaster management in Lumajang Regency, East Java

Province. International Journal of Science and Healthcare Research,

9(4), 185–19.

Hafidz, R. A. (2021). Evaluasi Perencanaan Mitigasi Bencana Longsor di

Kabupaten Malang Dengan Pendekatan Sistem Dinamik. Jurnal

Teknik Industri dan Teknik Sains, 9 (4).

Harada, T., Shoji, M., & Takafuji, Y. (2023). Intergenerational spillover

effects of school-based disaster education: Evidence from

Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction,

85(December 2022), 103505.

https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2022.103505

Harahap, S. G., Masengi, M. C., Sapulette, R. O., & Fitriana. (2024).

Metode penelitian: Panduan komprehensif. PT Media Penerbit

Indonesia. http://repository.mediapenerbitindonesia.com/358/

Rahayu, E. M., & Syarifuddin, A. (2024). Edukasi Pendekatan Vegetatif

dalam Upaya Pencegahan Longsor di Desa Sukomulyo Kecamatan

Pujon Kabupaten Malang. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3),

465–472.

Reza, M., dkk. (2020). Penentuan Zonasi Daerah Rawan Bencana

Longsor Studi Kasus di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Jurnal Space Universitas Hindu Indonesia, 2(1), 23-29.

Rif’ah, K. D., Jamil, A. M. M., Suwito, S., & Kurniawati , D. (2024).

Pemetaan Tingkat Kerawanan Bencana Tanah Longsor

Menggunakan Metode Weighted Overlay di Kecamatan

Poncokusumo Kabupaten Malang. Journal of Geographical Sciences

and Education, 2(4), 139–154.

Setiawan, A. R. (2024). Pendugaan daerah rawan bencana tanah longsor

berbantuan sistem informasi geografis di Kecamatan Pujon

Kabupaten Malang. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan

Geografi, 8(1), 1–10

Setyawardhana, C. Y., Purnomo, W., & Rusydi A. N. (2025).

Perbandingan Model Machine Learning Untuk Prediksi Bencana

Tanah Longsor Secara Spasial di Kabupatn Malang. Jurnal

Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 9(2).

Suminto, M. R. (2022). Strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah

dalam mitigasi bencana tanah longsor di Kabupaten Malang

Provinsi Jawa Timur (Skripsi, Program Studi Manajemen

Keamanan dan Keselamatan Publik).

Madani, I., Ekstyarin, I., Maghfiroh, L., Krisnaayu, R., Lestari, D., Karina,

H. A., Adityatama, C., Anjarini, D., & Ferdiansyah, R. (2023).

Analisis spasial tingkat kerawanan tanah longsor di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang dengan sistem informasi geografis.

Jurnal Geosaintek, 9(2), 80–87.

Mahesa, G. B. (2017). Pengembangan sistem komunikasi augmentatif

dan alternatif sebagai alat bantu berkomunikasi bagi anak yang

mengalami complex communication needs (Tesis Magister,

Universitas Pendidikan Indonesia).

Meviana, I. & Sari, U. A. (2017). Pemetaan Daerah Rawan Longsor Lahan

di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Dengan Menggunakan

Pendekatan Geomorfologi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi,

2(2), 127-134.

Muhammad Rijalullah, Natul, A. S., & Shalihat, A. K. (2023). Pemetaan

Kerentanan Tanah Longsor di Kabupaten Lahat. Jurnal Tekno Global,

12(02), 83–89. https://doi.org/10.36982/jtg.v12i02.3378

Munib, A., & Wulandari, F. (2021). Studi Literatur: Efektivitas Model

Kooperatif Tipe Course Review Horay Dalam Pembelajaran IPA Di

Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 160–172.

https://doi.org/10.29407/jpdn.v7i1.16154

Oktaviana, Rissa. 2018. Implementasi E-Office pada Badan Penelitian

dan Pengembangan Provinsi Riau. Universitas Islam Negeri Sultan

Syarif Kasim Riau, Pekanbaru.

Tugu Malang. (2024, 5 Mei). 5 kabupaten terluas di Jawa Timur,

Kabupaten Malang salah satunya. Tugu Malang

Widodo, K. A. & Palevi, B. R. P. D. (2024). Analisis Kinjera Jaringan LoRa

pada Sistem Mitigasi Tanah Longsor di Wilayah Malang Raya.

Jurnal Sistem Informasi, 13(2), 447-457.

Zulfa, V. A., & Widyasamratri, H. (2023). Analisis mitigasi bencana sebagai

upaya manajemen risiko bencana tanah longsor. Pondasi.

Downloads

Published

2026-05-11

How to Cite

Putri, I. N., Mutia Viayuvada, Aliza Putri Amelia, Fellysta Angelina, Cahaya Fatihah, Afida Ayu Azalia, Nuh Krama Hadianto, & M. Noer Falaq Al Amin. (2026). Analisis Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Malang. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 5363–5374. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6165

Issue

Section

Articles