Coaching Perilaku Kognitif Pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator Perspektif Al-Qur’an

Authors

  • Yulianti Universitas PTIQ Jakarta
  • Made Saihu Universitas PTIQ Jakarta
  • Muhammad Hariyadi Universitas PTIQ Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6148

Keywords:

Coaching perilaku kognitif, metode GROW, kepemimpinan administrator, perspektif Al-Qur’an, pengembangan kompetensi.

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa coaching perilaku kognitif dalam pelatihan kepemimpinan administrator efektif diterapkan melalui penggunaan metode GROW (Goal, Reality, Options, Will). Optimalisasi metode ini dilakukan melalui konsistensi pelaksanaan, integrasi nilai, serta refleksi diri yang berkelanjutan. Pendekatan ini membantu individu dalam merumuskan tujuan secara jelas, memahami kondisi nyata, mengeksplorasi berbagai alternatif solusi, serta membangun komitmen kuat untuk bertindak, sehingga mendorong perkembangan pribadi dan profesional secara sistematis. Dalam perspektif Al-Qur’an, penerapan metode GROW selaras dengan nilai-nilai Islam, seperti penetapan tujuan yang bernilai ibadah, kesadaran dalam memahami realitas kehidupan, upaya mencari solusi terbaik berdasarkan petunjuk Ilahi, serta komitmen yang tulus dalam bertindak. Integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam proses coaching memberikan penguatan makna dan motivasi, sehingga pelatihan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan pencapaian kebahagiaan dunia dan akhirat. Temuan penelitian ini sejalan dengan konsep coaching yang dikembangkan oleh John Whitmore melalui model GROW. Namun demikian, penelitian ini juga mengkritisi pendekatan Michael Bungay Stanier dalam The Coaching Habit yang dinilai belum memberikan panduan teknis yang sistematis, sehingga menyulitkan coachee dalam mengidentifikasi tantangan, meningkatkan kompetensi, dan mencapai tujuan coaching. Oleh karena itu, pelaksanaan coaching perlu disertai dengan proses pembiasaan (self-culture) hingga terbentuk nilai diri (self-value). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode tafsir maudu’i untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an secara tematik dan komprehensif sesuai dengan dinamika permasalahan kontemporer.

References

Al-Farmawi, A. H. (1997). Metode tafsir maudhu’i dan cara penerapannya. Bandung: Pustaka Setia.

Arifin, Z. (2021). Peran mentor dalam meningkatkan efektivitas pelatihan kepemimpinan aparatur sipil negara. Jurnal Administrasi Negara, 12(2), 88–97.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana.

Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy. Boston: Cengage Learning.

Fadli, M. (2022). Dukungan organisasi terhadap implementasi proyek perubahan pada pelatihan kepemimpinan administrator. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 9(1), 45–57.

Grant, A. M. (2006). Solution-focused coaching. In J. Passmore (Ed.), Excellence in coaching: The industry guide (pp. 73–90). London: Kogan Page.

Grant, A. M., & Greene, J. (2001). Coach yourself: Make real changes in your life. London: Momentum Press.

Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Gema Insani.

Handayani, A. (2024). Ragam pilihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Diakses dari DJKN Kemenkeu

Hidayat, R. (2021). Efektivitas waktu pelaksanaan pelatihan kepemimpinan administrator bagi ASN. Jurnal Pengembangan Aparatur, 6(2), 110–120.

Karunia, A. M. (2022). 35 persen ASN di RI kinerjanya rendah, BKN. Diakses dari Kompas.com

Khasanah, N. (2023). Pengaruh pendidikan pelatihan dan kualitas sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai pada pemerintah daerah Kabupaten Mesuji. Lampung: Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Khoeron, M. (2024). Terbesar dalam sejarah, Menag lantik 71 ribu PPPK. Diakses dari Kementerian Agama RI

Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development. New York: Routledge.

Lembaga Administrasi Negara. (2018). Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 10 Tahun 2018 tentang pengembangan kompetensi pegawai negeri sipil. Diakses dari BPK RI Database Peraturan

Makmum. (2020). Evaluasi coaching melalui kerangka model Kirk Patrick dalam pelatihan kepemimpinan administrator dan pengawas di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Jurnal Aparatur, 4(2), 23–35.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyadi, D. (2020). Problematika pengembangan kompetensi ASN dalam pelatihan kepemimpinan administrator. Jurnal Kebijakan Publik, 11(1), 55–67.

Nata, A. (2016). Pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Prenadamedia Group.

Nugroho, A. (2020). Motivasi peserta dalam pelaksanaan pelatihan kepemimpinan ASN. Jurnal Administrasi Publik, 8(1), 66–75.

Prasetyo, B. (2020). Implementasi coaching dalam pelatihan kepemimpinan aparatur sipil negara. Jurnal Pengembangan SDM, 5(2), 92–101.

Qardhawi, Y. (2018). Karakteristik Islam: Kajian analitis. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Rahman, F. (2022). Pola pikir inovatif ASN dalam menghadapi reformasi birokrasi. Jurnal Reformasi Administrasi, 7(2), 80–91.

Rasyid, S. (2020). Nilai-nilai kepemimpinan Islam dalam pengembangan organisasi. Jurnal Studi Islam, 15(1), 34–46.

Rijanto, A. (2018). Pendekatan perilaku kognitif dalam pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Psikologi Indonesia, 7(1), 40–52.

Riwukore, J. R. (2022). Employee performance based on contribution of WFH, organizational commitment and organizational culture at Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Kupang. Jurnal Ekombis Review, 10(2), 1217–1236.

Shihab, M. Q. (2017). Tafsir Al-Misbah: Pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiarto, E. (2020). Coaching dan refleksi diri dalam pengembangan kepemimpinan ASN. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 8(2), 134–145.

Suhartono, T. (2021). Analisis kemampuan manajerial peserta pelatihan kepemimpinan administrator. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 9(1), 71–82.

Supriyatna, C. (2024). Analisis kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai administrasi umum golongan II dan III di Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah Manajemen, 15(1), 177–189.

Suryani, L. (2022). Inovasi pembelajaran dalam pelatihan kepemimpinan ASN berbasis digital. Jurnal Teknologi Administrasi, 4(2), 98–108.

Usman, Y. (2024). Pengembangan kompetensi ASN dilaksanakan dalam dua bentuk pendidikan dan pelatihan. Diakses dari BKPSDM Buleleng

Whitmore, J. (2009). Coaching for performance: Growing human potential and purpose. London: Nicholas Brealey Publishing.

Yuliawan, D. (2011). Coaching sebagai strategi pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 2(1), 15–27.

Zam, E. M. (2021). Efektivitas coaching pelatihan kepemimpinan administrasi secara dalam jaringan (daring) di BPSDM Provinsi Riau. Jurnal Widyaiswara Indonesia, 2(3), 131–140.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Yulianti, Made Saihu, & Muhammad Hariyadi. (2026). Coaching Perilaku Kognitif Pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator Perspektif Al-Qur’an. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 5799–5812. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6148

Issue

Section

Articles