Kemiskinan Perkotaan sebagai Fenomena Multidimensional: Dinamika dan Strategi Bertahan Kelompok Rentan di Permukiman Sempadan Sungai Cibeureum, Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6120Keywords:
Kemiskinan perkotaan; kemiskinan multidimensional; kelompok rentan; permukiman kumuh; strategi bertahan.Abstract
Kemiskinan perkotaan di Kota Bandung merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi faktor ekonomi, sosial dan spasial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, penyebab, dan dinamika kemiskinan serta strategi bertahan kelompok rentan di permukman sempadan Sungai Cibeureum. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan strategi studi kasus melalui observasi dan wawancara terhadap 30 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan termanifestasi dalam keterbatasan fisik hunian, ketidakstabilan ekonomi akibat dominasi sektor informal, serta keterbatasan akses terhadap layanan dasar. Penyebab utama kemiskinan meliputi tingginya harga lahan, urbanisasi, dan ketidakpastian pendapatan dan kerentanan terhadan risiko lingkungan seperti banjir. Masyarakat mengembangkan strategi bertahan melalui pemanfaatan jaringan sosial, kedekatan dengan sumber penghidupan, dan adaptasi terhadap keterbatasan. Temuan ini menegaskan bahwa kemiskinan perkotaan merupakan proses yang dinamis dan terikat secara spasial.
References
Alkire, S., & Foster, J. (2011). Counting and multidimensional poverty measurement. Journal of public economics, 95(7-8), 476-487.
Badan Pusat Statistik. (2025). Kota Bandung dalam angka 2025.
David Satterthwaite. (2017). The impact of urban development on risk in sub-Saharan Africa. International Journal of Disaster Risk Reduction, 26, 1–7.
Harvey, D. (2025). 'The Right to the City': New Left Review (2008). In The City Reader (pp. 296-305). Routledge.
Habitat, U. N. (2020). World Cities Report 2020, The Value of Sustainable Urbanization, Nairobi.
Jonathan Rigg. (2012). Unplanned development: Tracking change in Southeast Asia. World Development, 40(11), 2145–2154.
Kementerian PUPR. (2016). Peraturan tentang peningkatan kualitas permukiman kumuh.
Satterthwaite, D. (2017). The impact of urban development on risk in sub-Saharan Africa's cities with a focus on small and intermediate urban centres. International journal of disaster risk reduction, 26, 16-23.
Tony Rakodi. (2002). A livelihoods approach—Conceptual issues and definitions. Urban Studies, 39(1), 3–22.
UN-Habitat. (2020). World cities report 2020: The value of sustainable urbanization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Danapati Putri, Rudy Kurniawan, Suci Wahyu Fajriani, Lisya Septiani Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a