Optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Di Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6043Keywords:
UMKM, Pemderdayaan Masyarakat, Ekonomi Kreatif, Pembangunan LokalAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, kapasitas manajerial yang rendah, dan pemanfaatan digital yang lemah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan memperluas kesempatan kerja, terutama di sektor pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi produktif dan destinasi wisata edukatif. Namun, beberapa tantangan yang dihadapi adalah inovasi dan ketergantungan pada dukungan eksternal. Kesimpulannya, penguatan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, dan pengembangan infrastruktur diperlukan untuk memastikan pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
ABSTRAK
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kemampuan manajerial, dan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah melalui pendekatan deskriptif
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, produktivitas, serta membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi ibu rumah tangga. Pemberdayaan proses didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini juga mengalami transformasi menjadi pusat ekonomi produktif sekaligus destinasi wisata edukatif. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemerataan literasi digital, kurangnya inovasi produk, dan ketergantungan pada pihak eksternal. Jadi masih diperlukan pemberdayaan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, seta infrastruktur pembangunan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif.
References
Asfar, A. H., Harsono, P., & Sukmawan, I. (2025). PEMBERDAYAAN UMKM PEDAGANG KAKI LIMA DI SEKITAR. 5(4), 428–439.
Baharun, H. (2016). Manajemen Kinerja Dalam Meningkatkan Competitive Advantage Pada Lembaga Pendidikan Islam. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 5(2), 243–262.
Binus University. (2020). Peran UMKM Dalam Perekonomian Indonesia. Diakses pada 17 April 2026. Dari https://binus.ac.id/bandung/2020/11/peran-umkmdalam-perekonomianindonesia/#:~:text=UMKM%20memiliki%20kontribusi%20atau%20peranan,untuk%20menjalankan%20kegiatan%20ekonomi%20produktif
Budiyanto, M. A. K., Waluyo, L., & Mokhtar, A. (2016). Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran di Pendidikan Dasar di Malang. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 48.
Gottschalk, P. (2005). Strategic Knowledge Management Technology. Hershey PA: Idea Group Publishing.
Hatum, A. (2010). Next Generation Talent Management: Talent Management to Survive Turmoil. London: Palgrave Macmillan.
Komala, S. (2024). Pemberdayaan Masyarakat melalui Kolaborasi IPTEK dalam Bidang Ekonomi Mikro (UMKM), Pendidikan dan Kemasyarakatan Desa Megu Cilik Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon. 2(1), 78–87.
Laal, M. (2011). Knowledge Management in Higher Education. Procedia Computer Science, 3, 544–549.
Levina, E. Y., Kutuev, R. A., Balakhnina, L. V., Tumarov, K. B., Chudnovskiy, A. D., & Shagiev, В. V. (2016). The Structure of the Managerial System of Higher Education’s Development. International Journal Of Environmental & Science Education, 11(15), 8143–8153.
Mambu, J. G. Z., Budiarti, V., & Sari, M. (2024). Collaboration Between Fintech and Regional Government In The Village MSME Incubation Program To Increase Their Competitiveness. 4(4), 604–608.
Rahmawati, D., & Nawangsari, E. R. (2023). Pemberdayaan masyarakat pada umkm kampung kue. 14(4), 509–514.
Virdiansyah, E., Warda Akhadatuz, Isma Nurcahyaningtyas, Isal Abellita, & Reviandani, O. (2025). Implementasi Program Kampung Binaan Kue Kota Surabaya. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(1), 53–58.https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.963
Yulianto, T., Rohman, N., & Atasa, D. (2024). Optimalisasi Potensi UMKM Kampung Kue Rungkut sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. Sewagati. 8(5), 2103 2112. https://doi.org/10.12962/j26139960.v8i5.1860
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eka Nurul Amalia, Salwa Apsyarini Nabilah, Karina Putri Wahyudin, Lailatul Maeda Ramadhani, Herdiani Romadhona, Tjitjik Rahaju, Ardiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a