Membaca Proyek Geothermal Dalam Terang Bonumnum Commune Thomas Aquinas

Authors

  • Iluminata Fatreimin Adur Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Gregorius Bagung Santur Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Elvintus Sanar Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6009

Keywords:

Bonum Commune, Proyek Geothermal Poco Leok, Thomas Aquinas

Abstract

Pembangunan geothermal di Poco Leok Kabupaten Manggarai merupakan salah satu isu krusial yang masih ramai diperdebatkan dalam forum publik. Proyek ini merupakan salah satu kebijakan politik yang bertujuan untuk mendorong transisi energi yang berkelanjutan. Namun dalam pengimplementasiannya, proyek ini justru menimbulkan konflik sosial seperti polarisasi dalam masyarakat, hak masyarakat adat diabaikan, kerusakan lingkungan, masyarakat kehilangan matapencaharian, dan ketidak adilan. Hal ini ditandai dengan ramainya gerakan sosial yang timbul sebagai bentuk penolakan terhadap proyek yang dianggap destruktif ini. Dalam tulisan ini, penulis coba menanggapi kebijakan politik tersebut dengan menggunakan konsep politik Thomas Aquinas. Menurut Thomas Aquinas, suatu negara (tatanan politik) secara lahiriah dibentuk untuk tercapainya kepentingan bersama (bonum commune). Hal ini didasari oleh hakikat dari negara yang dibentuk oleh eksistensi manusia itu sendiri sebagai makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain, sehingga tujuannya yaitu untuk mencapai bonum commune. Metode yang digunakan dalam tulisan ini yaitu metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi pustaka dan analisis konseptual. Berdasarkan hasil analisis proyek tersebut pada dasarya tidak mengarah pada bonum commune, dan justru menciptakan ketidakadilan dalam masyarakat.

References

Afifah, Fatmah dan Riza Multazam Luthfy. (2024). “Pemikiran Negara Pada Masa Abad Pertengahan”. Jurnal Ilmu Hukum Wijaya Putra. Vol. 2, No. 2. September 2024.

Albab, Wildan Ulul. (2023). “Kajian Terhadap Pembangunan Geothermal Di Pulau Flores Berdasarkan Perspektif Teori Keadilan (John Rawls)”. Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum. Vol. 1, No. 4. Desember 2023.

Berita Flores, https://Beritaflores.com/2025/03/08, diakses pada 26 Maret 2026.

Fon, Wilfridus dan Damianus L. Kedang. (2025). “Polemik Geotermal di Poco Leok, Manggarai dari Perspektif Etika Politik Pembangunan Peter L. Berger”. Ledalogos: Jurnal Filsafat. Vol. 1, No. 2. November 2025. 115-131.

Guru, Wilfridus, Yulianus Jimi Jeruma dan Paskalis Ronal Purnama. (2025). “Dharma dan Geothermal: Menimbang Kewajiban Etis Terhadap Alam di Manggarai”. Aksioma: Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi. Vol. 2, No. 5. Mei 2025. 1049-1064.

Jehabut, Gregorius. (2025). “Proyek Geothermal Poco Leok Ditinjau dari Segi Etika Ekologi”. Skripsi. Maumere: Program Studi Ilmu Filsafat-Teologi Agama Katolik IFTK Ledalero.

Kebung, Konrad. (2022). Sejarah Filsafat Barat. Surabaya: Cerdas Pustaka.

Mesa, Umbu Remu Ch.Nusa, “Ribuan Masyarakat Adat Demonstrasi Menolak Proyek Geothermal di Poco Leok,” Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, Edisi 5 Juni 2025, https://aman.or.id/news/read/2111, diakses pada 26 Maret 2026.

Ndeo, Yohanes. (2025). “Penambangan Geothermal Di Poco Leok Sebagai Persoalan Bagi Ekologis: Ditinjau Dari Perspektif Deep Ecology Arne Naess”. Jurnal Kajian Ilmiah Interdisipliner. Vol. 9, No. 2. Februari 2025.

Patima, Dede Siti, dkk. (2024). “Virtue of Thomas Aquinas”. Jurnal Filsafat Terapan. Vol. 1, No. 2. Maret 2024.

Sandur, Simplesius. (2019). “Analisis Pandangan Politik Thomas Aquinas”. JUFTEK: Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik. Vol. 2, No. 2. Januari 2019.

Sandur, Simplesius. (2023). Filsafat Politik dan Hukum Thomas Aquinas. Yogyakarta: Kanisius.

Tim Floresa, “Ngotot Harus Bangun Proyek Geothermal Poco Leok, Nabit Klaim ‘Tidak Ada Negara Yang Maju Karena Pertanian’ Persoalkan Sikap Gereja Katolik”. Floresa, (9 April 2025),

https://floresa.co/reportase/mendalam/73584/2025/04/09/, diakses pada 26 Maret 2026.

Wijaya, Aluysuis Hendra dan Laurensius Praestyo. (2026). “Kepemimpinan Kristiani dalam Terang Bonum Commune: Relevansi Pemikiran Thomas Aquinas di Era Konteporer”. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik. Vol. 9, No. 2. Januari 2026.

Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, “Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia” (19 Juni 2017).

Downloads

Published

2026-05-07

How to Cite

Iluminata Fatreimin Adur, Gregorius Bagung Santur, & Elvintus Sanar. (2026). Membaca Proyek Geothermal Dalam Terang Bonumnum Commune Thomas Aquinas. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 4373–4385. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.6009

Issue

Section

Articles