Sejarah Lahirnya Dan Perkembangan Event Cosplay Di Kota Singaraja

Authors

  • Nalsali Natan Stefanus Bukit Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Wayan Putra Yasa Universitas Pendidikan Ganesha
  • Fitri Noviani Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5936

Keywords:

Cosplay, Budaya Populer Jepang, Interaksi Sosial, Pariwisata Lokal, Komunitas

Abstract

Penelitian ini membahas sejarah lahirnya dan perkembangan event cosplay di Kota Singaraja sebagai bagian dari pengaruh budaya populer Jepang di Indonesia. Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya Jepang, khususnya cosplay, mendorong terbentuknya komunitas serta penyelenggaraan berbagai event sebagai ruang ekspresi dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses terbentuknya event cosplay serta faktor-faktor yang melatarbelakangi perkembangannya di Kota Singaraja. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan event cosplay berlangsung secara bertahap, dimulai dari inisiatif individu, berkembang melalui interaksi antar penggemar, hingga terbentuknya komunitas yang terorganisir. Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan tersebut meliputi interaksi sosial antar komunitas, peran media sosial dalam penyebaran informasi, serta dukungan masyarakat dan pemerintah daerah. Selain sebagai bentuk hiburan, event cosplay juga berfungsi sebagai sarana pembentukan identitas diri, peningkatan kreativitas, serta mendukung promosi budaya dan pariwisata lokal. Dengan demikian, event cosplay di Kota Singaraja tidak hanya menjadi fenomena budaya, tetapi juga memiliki kontribusi sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

References

Al Fariz, M. B., Syarifudin, A., & Trisiah, A. (2017). Fenomena Budaya Wibu Sebagai Bentuk Komunikasi Remaja Generasi Z (Studi pada Komunitas cosplay Naruto Fans Palembang). Buletin Antropologi Indonesia, 1(2), 9-9.

Ardianto, Elvinaro & Bambang Q-Anees. 2009. Filsafat Ilmu Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Azizah (2023). Memahami Arti Event cosplay dan Sejarahnya. Dilihat pada tanggal 20 Febuari 2025, di akses pada https://kumparan.com/pengertian-dan-istilah/memahami-arti-event- cosplay-dan-sejarahnya-2124ejoCq3y

Pakusodewo, M. R. (2017). cosplay dan Idola Remaja Medan (Studi Kajian Budaya Tentang Mimikri). Aceh Anthropological Journal, 1(2), 86-104

Purba, R. L. N. B., Iqbal, M., & Ekomila, S. (2025). Fenomena cosplay Anime Jepang Di Kalangan Generasi Z di kota Medan. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(1), 316-324.

Rahardjo, M. (2018). Interaksionisme Simbolik dalam Penelitian Kualitatif.

Rohimah, S., Oktavianus, D., Ihsan, M., & Yuliono, A. (2024). Event cosplay Sebagai Wahana Ekspresi Dan Pariwisata Di Kota Pontianak. Kabillah: Journal of Social Community, 9(1), 309-319.

Soekanto, Soeryono, 2002. Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Rajawali Press

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suksmono, A. N., Hagijanto, A. D., & Malkisedek, M. H. (2020). Analisis Visual pada Karakteristik cosplay Berhijab. Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana, 20(1), 17-25.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Nalsali Natan Stefanus Bukit, I Wayan Putra Yasa, & Fitri Noviani. (2026). Sejarah Lahirnya Dan Perkembangan Event Cosplay Di Kota Singaraja. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 6045–6056. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5936

Issue

Section

Articles