Dinamika Pelaksanaan Tradisi Pengantin Sahur: Pergeseran dari Rutinitas Menjadi Seremonial
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5860Keywords:
Tradisi Pengantin Sahur, Pergeseran, FestivalAbstract
Salah satu tradisi dari Desa Pulau Palas yang masih bertahan hingga saat ini adalah tradisi Pengantin Sahur atau arakan Pengantin Sahur yang bertujuan membangunkan masyarakat untuk sahur. Tradisi Pengantin Sahur tetap dipertahankan dan dijaga oleh masyarakat Desa Pulau Palas di tengah derasnya arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perubahan yang terjadi dalam pelaksanaaan tradisi serta mengkaji makna sosial budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi dengan melibatkan 7 informan yang terdiri dari tokoh masyarakat, pelaku tradisi, dan pihak terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Pengantin Sahur mengalami perubahan ketika dikemas dalam bentuk festival atau perlombaan, yang berdampak pada perubahan aktor, alat dan perlengkapan, waktu pelaksanaan, serta bentuk kegiatan. Perubahan ini juga menggeser makna tradisi dari fungsi sosial menjadi sarana hiburan, kreativitas, dan kompetisi antarkelompok masyarakat. Meskipun demikian, tradisi ini tetap mempertahankan nilai kebersamaan, solidaritas, dan identitas budaya masyarakat. Dalam perspektif teori fungsional struktural dengan konsep AGIL Talcott Parsons, perubahan ini mencerminkan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi, menetapkan tujuan baru, memperkuat integrasi sosial, serta mempertahankan nilai budaya. Meskipun mengalami transformasi, tradisi ini tetap mengandung nilai kebersamaan, solidaritas, dan identitas budaya masyarakat.
References
Andini, N. M. D. (2026). Transformasi sakralitas dan pelaksanaan tradisi ngerebeg di Desa Adat Sembung Sobangan. Anamika, 1(1), 1–19. https://doi.org/10.00000/anamika.v0i0.000 https://jurnalanamika.com/index.php/jurnalanamika
Arianto, B. (2024). Triangulasi Metode Penelitian Kualitatif. Balikpapan: Borneo Novelty Publishing.
Arifin, A., Indria L, S., & Budiati, A. C. (2016). Upaya Mempertahankan Tradisi Nyadran Di Tengah Arus Modernisasi (Studi Diskriptif Kualitatif Di Kampung Krenen, Kelurahan Kriwen, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo). Sosialitas; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 5 (2), 3, 1–17.
Desidarius, K., Mite, W., Deru, R., Meze, L. T., Meze, M. D., Naze, M. N., Munde, Y. A., Dhiu, R., Ipa, P., Citra, S., & Ngada, B. (2024). Reba Ngada Sebagai Simbol Persatuan Dan Keberagaman Dalam Pancasila dalam mempertahankan nilai tradisional yang telah diwariskan oleh leluhur ( Aslinda. 4, 80–90
Ginting, E. F. D., & Susanti, R. (2024). Pergeseran Pelaksanaan Rebu Ngerana pada Masyarakat Karo di Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar The Shift in the Implementation of Rebu Ngerana among the Karo Community in Tanjung Sawit Village , Tapung Subdistrict , Kampar Regency. 13, 477–488.
Hadli, M. (2018). Konstruksi Makna dalam Budaya Tradisi Pengantin Sahur di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir. 5, 1–23. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/23865
Hariandi, A., Sari, C. O. Y., Zahara, D., Hapsari, H. P., & Mubarokah, L. B. (2023). Nilai-Nilai Moral Terkandung dalam Tradisi Arakan Sahur di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 5(1), 83–96. https://doi.org/10.37364/jireh.v5i1.133
Hartanto, T. &. (2023). RAGAM KEARIFAN LOKAL BUDAYA DAN TRADISI LISAN. Pekanbaru: Cahaya Firdaus.
Januariawan, I. G. (2021). Lingkungan hidup di Desa Pakraman Penglipuran: Kajian teologi Hindu. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 3(1).
Malik, R., Susanti, R., Hidir, A., Resdati, Ihsan, M., & Dzulqarnain, M. F. (2025). Triangulasi dan analisis domain; Meningkatkan kredibilitas dan kedalaman penelitian kualitatif. Kamboti: Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(1), 33-41. https://doi.org/10.51135/kambotivol6issue1page33-41
Maharani, B. K., & Khanifah, L. N. (2026). Dampak peralihan pengelolaan desa wisata Ketapang Urban Aquaculture terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. DECISION: Jurnal Administrasi Publik, 8(1), 23–39.
Misdawati, U. (2019). Tradisi “Pengantin Sahur” di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir. Jom Fisip, 6(1), 7. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/23865
Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendikia.
Nurhadi, A., & Budhi, S. (2025). Kesenian masukkiri sebagai media integrasi sosial dan nilai keislaman komunitas Bugis Pagatan. Huma: Jurnal Sosiologi, 4(2), 180-193. https://doi.org/10.20527/h-js.v4i2.545
Parsons, T. (1951). The Social System. London: Routledge & Kegan Paul Ltd.
Pinusi, R. (2021). Makna simbol malam Nujuh Likur sebagai media komunikasi tradisional pada masyarakat Semende di Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Institut Agama Islam Negeri Bengkulu.
Prasety, A., Nurdi, M. F., & Gunawan, W. (2021). Perubahan sosial masyarakat dalam perspektif sosiologi Talcott Parsons di era new normal. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 11(1), 1-12. https://doi.org/10.17509/sosietas.v11i1.36088
Ratnaningtyas, E. M., Ramli, Syafruddin, Saputra, E., Suliawati, D., Nugroho, B. T., . . . Jahja, A. S. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif. Pidie, Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Salsabila, H., & Wahyudi, D. Y. (2024). Dinamika perubahan tradisi boyongan di Desa Turipinggir Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang(1980-2022). 11(1), 1–23.
Sinambela, S. M., Saragih, M. D., Lumbantobing, J. N. Y., Lase, M., & Iqbal, M. (2025). Dinamika kebudayaan dan perubahan sosial dalam masyarakat modern. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 2(2), 65-75. https://doi.org/10.62383/katalis.v2i2.1521
Waruwu, K. J. I. M., Lattu, I. Y. M., & Suwartiningsih, S. (2025). Transformasi fungsi tradisi lompat batu: Adaptasi nilai budaya masa lalu untuk masa kini. Pustaka, 25(2), 224-237. https://doi.org/10.24843/PJIIB.2025.v25.i02.p09
Zuraidah, K. I., & Sudrajat, A. (2022). FENOMENA PERUBAHAN TRADISI REBO WEKASAN (Studi Kasus Masyarakat Suci, Gresik). Jurnal Agama Sosisal Dan Budaya, 5(2), 2599–2473.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmat Rifani, Rina Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a