Urgensi Pidana Kerja Sosial Dalam Mengurangi Overkapasitas Lembaga Pemasyarakatan

Authors

  • Rina Iswani S Fakultas Hukum, Universitas Bengkulu
  • Najwa Renanda Lheviola Fakultas Hukum, Universitas Bengkulu
  • Nabilla tiffany dwinov Fakultas Hukum, Universitas Bengkulu
  • Bagas Prithajaya Putra Fakultas Hukum, Universitas Bengkulu
  • Ria Anggraeni Utami Fakultas Hukum, Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5797

Keywords:

Pidana kerja sosial, overkapasitas, pemasyarakatan, pemidanaan.

Abstract

Permasalahan overkapasitas lembaga pemasyarakatan di Indonesia telah menjadi isu krusial dalam sistem peradilan pidana, yang berdampak pada menurunnya kualitas pembinaan narapidana serta meningkatnya potensi pelanggaran hak asasi manusia. Kondisi ini mendorong perlunya alternatif pemidanaan yang lebih efektif dan humanis, salah satunya melalui penerapan pidana kerja sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pidana kerja sosial sebagai solusi dalam mengurangi overkapasitas lembaga pemasyarakatan, serta menilai relevansinya dalam sistem hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta konsep-konsep pemidanaan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidana kerja sosial memiliki potensi besar sebagai alternatif pidana penjara, khususnya bagi pelaku tindak pidana ringan, karena tidak hanya mengurangi jumlah penghuni lapas, tetapi juga memberikan manfaat sosial serta mendorong reintegrasi pelaku ke dalam masyarakat.

References

Al Falah, T. A. (2024). Analisis pidana kerja sosial sebagai alternatif pidana jangka pendek. Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(1).

Arief, B. N. (2010). Kebijakan hukum pidana. Kencana.

Ashworth, A. (2015). Sentencing and criminal justice (6th ed.). Cambridge University Press.

Bottoms, A. (2006). Theoretical perspectives on desistance. Journal of Criminal Law and Criminology, 99(2), 241–278.

Cavadino, M., & Dignan, J. (2007). The penal system: An introduction (4th ed.). Sage Publications.

Clear, T. R. (2007). Imprisoning communities: How mass incarceration makes disadvantaged neighborhoods worse. Oxford University Press.

Coyle, A. (2002). A human rights approach to prison management. International Centre for Prison Studies.

Dignan, J. (2005). Understanding victims and restorative justice. Open University Press.

Drake, D. H. (2011). The economics of imprisonment. Criminology & Criminal Justice, 11(3), 215–230.

Duff, R. A. (2001). Punishment, communication, and community. Oxford University Press.

Feeley, M. M., & Simon, J. (1992). The new penology. Criminology, 30(4), 449–474.

Garland, D. (1990). Punishment and modern society: A study in social theory. Clarendon Press.

Garland, D. (2001). The culture of control: Crime and social order in contemporary society. University of Chicago Press.

Loader, I., & Sparks, R. (2011). Public criminology? Routledge.

Mair, G., & Burke, L. (2012). Redemption, rehabilitation and risk management. Routledge.

McIvor, G. (2010). Offender supervision and rehabilitation. Willan Publishing.

McNeill, F., & Weaver, B. (2010). Changing lives? Desistance research and offender management. SCCJR.

Morris, N., & Tonry, M. (1990). Between prison and probation: Intermediate punishments in a rational sentencing system. Oxford University Press.

Newburn, T. (2017). Criminology (3rd ed.). Routledge.

Pangaribuan, J. S. M. T. (2025). Pidana kerja sosial sebagai instrumen hukum pidana untuk mengurangi beban lembaga pemasyarakatan. Gevangenen: Jurnal Kajian Lembaga Pemasyarakatan.

Petersilia, J. (2003). When prisoners come home: Parole and prisoner reentry. Oxford University Press.

Pratt, J. (2002). Punishment and civilization. Sage Publications.

Roberts, J. V., & McMillan, J. (2014). Sentencing and corrections in Canada. Irwin Law.

Robinson, G. (2008). Late-modern rehabilitation. Punishment & Society, 10(4), 429–445.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tonry, M. (2011). Punishing race: A continuing American dilemma. Oxford University Press.

Triana, I. D. S. (2022). Restorative justice sebagai solusi mengatasi overkapasitas lapas di Indonesia. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 3(2), 42–48.

Wacquant, L. (2009). Punishing the poor. Duke University Press.

Whitman, J. Q. (2003). Harsh justice: Criminal punishment and the widening divide between America and Europe. Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Rina Iswani S, Najwa Renanda Lheviola, Nabilla tiffany dwinov, Bagas Prithajaya Putra, & Ria Anggraeni Utami. (2026). Urgensi Pidana Kerja Sosial Dalam Mengurangi Overkapasitas Lembaga Pemasyarakatan. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 2922–2931. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5797

Issue

Section

Articles