Peran Stakeholder Dalam Menciptakan Lingkungan Kampus Bersih
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5763Keywords:
Stakeholder, Lingkungan Kampus Bersih, Partisipasi MahasiswaAbstract
Salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang nyaman, sehat, dan mendukung pembelajaran adalah kebersihan kampus. Dalam kajian ini, stakeholder disebut sebagai pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan peran yang berbeda dalam upaya menjaga kebersihan kampus. Pengelola bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab untuk melakukannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari peran stakeholder dari sudut pandang sosiologi dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih. Penelitian ini menekankan pola interaksi, jenis partisipasi, dan dinamika kerja sama antara aktor-aktor yang terlibat, termasuk mahasiswa, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, dan pihak manajemen kampus. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang dirancang sebagai studi lapangan. Untuk mengidentifikasi peran dan kontribusi masing-masing pihak, teknik pengumpulan data termasuk observasi langsung kondisi lingkungan kampus, wawancara dengan stakeholder terkait dalam format semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan yang berkaitan dengan program kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi aktif dan tingkat komunikasi antar stakeholder sangat dipengaruhi oleh keberhasilan dalam membuat lingkungan kampus bersih. Kolaborasi yang baik antara kampus dan siswa dapat mendorong kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan. Namun, program kebersihan masih mengalami masalah seperti perbedaan tingkat kepedulian, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya koordinasi. Menurut penelitian ini, meningkatkan kerja sama dan pendekatan komunikasi yang inklusif adalah kunci untuk menciptakan lingkungan kampus yang bersih dan berkelanjutan.
References
Hidayat, R., & Nuraini, L. (2022). Peran Civitas Akademika Dalam Mendukung Kampus Berkelanjutan Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(2), 145–158.
Pratama, A. R., & Wibowo, M. A. (2023). Implementasi Konsep Green Campus Dalam Pengelolaan Lingkungan Perguruan Tinggi. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 33–44.
Kurniawan, D. (2021). Analisis Keterlibatan Stakeholder Dalam Pengelolaan Kebijakan Publik Di Sektor Pendidikan Tinggi. Jurnal Administrasi Publik, 12(3), 201–214.
Maulana, F., & Rahmawati, I. (2022). Dinamika Partisipasi Mahasiswa Dalam Gerakan Lingkungan Di Perguruan Tinggi. Jurnal Sosiologi Reflektif, 16(2), 89–104.
Setiawan, A. (2023). Tata Kelola Lingkungan Kampus Berbasis Kolaborasi Stakeholder. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(1), 55–70.
Putri, N. D., & Santoso, B. (2022). Strategi Peningkatan Partisipasi Civitas Akademika Dalam Pengelolaan Sampah Kampus. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 12(3), 417–428.
Freeman, R. E. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach. Boston: Pitman Publishing.
Raharjo, S. T. (2019). Manajemen Strategik Berbasis Pemangku Kepentingan. Bandung: Alfabeta.
Soekanto, S. (2017). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Rajawali Pers.
Keraf, A. S. (2020). Sosiologi Lingkungan: Perspektif Etika Dan Pembangunan Berkelanjutan. Jakarta: Kompas.
Suharto, E. (2018). Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan. Bandung: Refika Aditama.
Sasono, E. (2024). Partisipasi Mahasiswa Dalam Pengelolaan Lingkungan Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maulia Apriani, Naila Aisawa Nuriski, Sharen Sakira, Septiana Rahmadani, Fatur Aryatama, Muhammad Adri, Rudy Kurniawan, Ilal Ilham, Kurnia Asni Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a