Human Trafficking di Dunia Maya: Perspektif Hukum Pidana Indonesia dalam Menjerat Rekrutmen Online dan Eksploitasi Digital

Authors

  • Dwi Mulyati Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Lampung
  • Erna Dewi Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Lampung
  • Fristia Berdian Tamza Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5604

Keywords:

Human trafficking, hukum pidana, rekrutmen online, eksploitasi digital, perlindungan korban.

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi modus operandi perdagangan manusia di ruang siber dari perspektif hukum pidana dengan pendekatan yuridis normatif. Dua rumusan utama dibahas: pertama, transformasi modus operandi melalui platform digital, media sosial, algoritma, dark web, dan enkripsi; kedua, bentuk perlindungan hukum ideal bagi korban rekrutmen/eksploitasi berani yang menghadapi risiko re-viktimisasi dan stigma akibat jejak digitalnya. Kajian memadukan norma Protokol Palermo 2000 dengan teori perlindungan HAM dan viktimologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa, digitalisasi trafficking memperluas jangkauan pelaku sekaligus menciptakan penderitaan baru bagi korban melalui eksploitasi konten digital permanen.

References

Ataullahjan, A., & Smith, D. (2024). Human trafficking, sexual exploitation and digital technologies. Trends in Organized Crime.

Council of Europe/GRETA. (2022). Online and technology-facilitated trafficking in human beings: Study and recommendations. Council of Europe.

Europol. (2020). The challenges of countering human trafficking in the digital era. Europol Publications.

Fadilla, N. (2016). Upaya perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana perdagangan orang. Jurnal Hukum dan Peradilan, 5(2).

Gallagher, A. T. (2010). The international law of human trafficking. Cambridge University Press.

International Organization for Migration (IOM) Indonesia. (2023). Counter trafficking. IOM Indonesia. https://indonesia.iom.int/counter-trafficking

Karmen, A. (2012). Crime victims: An introduction to victimology (8th ed.). Wadsworth Cengage Learning.

Lazarus, S., & Corcoran, T. (2025). Assessing human trafficking and cybercrime intersections through survivor narratives. Deviant Behavior.

Marzuki, P. M. (2011). Penelitian hukum (edisi revisi). Kencana Prenada Media Group.

Naibaho, N. (2023). Victim protection and the dynamic situation of human trafficking in Indonesia: A review of protection and punishment. Indonesian Journal of International Law, 20(4).

Nugroho, O. C. (2018). Tanggung jawab negara dalam penanganan tindak pidana perdagangan orang. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(4).

Obokata, T. (2006). Trafficking of human beings from a human rights perspective: Towards a holistic approach (International Studies in Human Rights, Vol. 89). Martinus Nijhoff Publishers.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Lembaran Negara RI Tahun 2007. https://peraturan.bpk.go.id

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara RI Tahun 2016. https://peraturan.bpk.go.id

Salsa, S. N. (2025). Perlindungan hukum bagi korban perdagangan orang melalui media sosial dalam perspektif UU No. 21 Tahun 2007. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(7).

Schaffmeister, D., Pohan, A., Sahetapy, J. E., Keijzer, N., & Sutorius, E. P. H. (2007). Hukum pidana. PT Citra Aditya Bakti.

Seftiniara, I. N., Bima, M. C., & Setiawan, D. (2024). Upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang berdasarkan UU 21 Tahun 2007 tentang perdagangan orang. Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik, 2(2).

Strycharz, J., & Bern, A. (2024). Algorithmic exploitation in social media human trafficking and strategies for regulation. Laws, 13(3).

Syahbana, F. (2019). Perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perdagangan orang dalam perspektif politik hukum pidana Indonesia. Restitusi: Jurnal Mahasiswa Ilmu Hukum, 1(1).

Thorn, M., & Rafferty, Y. (2022). Sex trafficking and technology: A systematic review of recruitment and exploitation. Journal of Human Trafficking, 10(3).

United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC). (2010). The globalization of crime: A transnational organized crime threat assessment. UNODC.

United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC). (2021, October). Traffickers abusing online technology, UN crime prevention agency warns. UN News. https://news.un.org/en/story/2021/10/1104392

United States Department of State. (2024). 2024 Trafficking in persons report: Indonesia. U.S. Department of State. https://www.state.gov/reports/2024-trafficking-in-persons-report/indonesia/

United States Department of State. (2025). 2025 Trafficking in persons report: Indonesia. U.S. Department of State. https://www.state.gov/reports/2025-trafficking-in-persons-report/indonesia/

Walk Free Foundation. (2023). Modern slavery in Indonesia: Global Slavery Index 2023. Walk Free. https://www.walkfree.org/global-slavery-index/country-studies/indonesia/

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Dwi Mulyati, Erna Dewi, & Fristia Berdian Tamza. (2026). Human Trafficking di Dunia Maya: Perspektif Hukum Pidana Indonesia dalam Menjerat Rekrutmen Online dan Eksploitasi Digital. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 2082–2091. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5604

Issue

Section

Articles